Reaksi Keras Alan Shearer Lihat Kinerja Wasit di Laga Newcastle vs Man City: Itu Sampah!
Afdholud Dzikry | 14 Januari 2026 07:46
Bola.net - Legenda Newcastle United, Alan Shearer, justru murka melihat keputusan VAR yang menguntungkan timnya. Momen ini terjadi saat The Magpies ditekuk Manchester City di Carabao Cup.
Newcastle menyerah 0-2 di St James' Park pada leg pertama semifinal Piala Liga Inggris, Rabu (14/1/2026) dini hari. Kekalahan ini membuat langkah pasukan Eddie Howe makin berat menuju final.
Namun, sorotan utama bukan hanya pada skor akhir laga krusial tersebut. Drama VAR berdurasi empat menit menjadi bumbu pedas yang memicu perdebatan panas.
Shearer tak sungkan menyebut proses pengambilan keputusan wasit sebagai "sampah". Ia menilai standar VAR saat ini makin tidak jelas arahnya dan merusak laga.
VAR Bikin Frustrasi

Insiden bermula saat gol kedua Antoine Semenyo untuk Man City dianulir wasit Chris Kavanagh. Erling Haaland dianggap berada dalam posisi offside tipis sebelum gol terjadi.
Proses pengecekan memakan waktu sangat lama hingga membuat tempo permainan rusak parah. Jurnalis senior Henry Winter mengkritik keras lambatnya kinerja teknologi tersebut di media sosial.
"VAR harus lebih cepat. Tidak bisa se-forensik dan memakan waktu seperti ini," tulis Winter di X.
Shearer langsung merespons cuitan tersebut dengan nada setuju namun sangat emosional. Ia mengaku akan gila jika keputusan lambat itu justru merugikan Newcastle.
"Setuju. Saya akan jadi gila jika itu terjadi pada Newcastle," tegas Shearer.
"Itu sampah dan mereka salah besar. Alasan 5cm minggu ini, minggu depan tidak ada 5cm," kecam sang legenda.
Misi Mustahil di Etihad

Terlepas dari drama VAR, Manchester City tampil dominan dengan serangan yang sangat efektif. Gol pembuka lahir dari aksi klinis Antoine Semenyo di menit ke-53.
Umpan silang mendatar Jeremy Doku berhasil dibelokkan Bernardo Silva ke jalur sang winger. City lantas menggandakan keunggulan secara dramatis di masa injury time.
Rayan Cherki sukses menuntaskan operan Rayan Ait-Nouri untuk membunuh perlawanan tuan rumah. Manajer Eddie Howe mengakui timnya kini menghadapi tembok tebal untuk lolos.
"Saya pikir kami telah memberikan tugas berat bagi diri kami sendiri," ujar Howe pasrah.
"Saya pikir ini kekalahan yang sulit bagi kami karena anak-anak benar-benar memberikan segalanya," tambahnya.
Kelelahan Jadi Biang Kerok
Howe menilai skor 0-2 terasa sangat menyakitkan dibanding hanya kalah dengan selisih satu gol. Ia menyayangkan ketidakmampuan timnya bertahan fokus di detik-detik akhir laga.
Faktor fisik disebut sebagai penyebab utama runtuhnya konsentrasi The Magpies melawan sang juara bertahan. Jadwal padat membuat kaki para pemain terasa berat.
"Saya merasa kelelahan memainkan peran, secara umum bagi kami hari ini," dalih Howe.
"Saya pikir ini adalah tim terburuk untuk dihadapi saat lelah karena mereka menguasai bola dengan sangat baik," tutup pelatih asal Inggris itu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Fix Beli Bek Kiri Baru, Ini Target Utamanya
Liga Inggris 22 Juni 2026, 22:13
-
MU PHP, Sandro Tonali Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 17:20
-
Bye! MU Mantap Mundur dari Transfer Sandro Tonali
Liga Inggris 15 Juni 2026, 21:30
LATEST UPDATE
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
-
Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
Piala Dunia 21 Juli 2026, 11:46
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
-
Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
Piala Dunia 21 Juli 2026, 11:00
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 10:30
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











