Review: Koscielny - Walcott Beri Tiga Poin Bagi Arsenal
Editor Bolanet | 11 Februari 2015 04:37
- Arsenal memuaskan pendukungnya di Emirates Stadium saat menjamu Leicester City dalam rangkaian matchday 25, Rabu (11/02) dengan kemenangan 2-1. Mesut Ozil memainkan peran penting dalam kemenangan ini.
The Foxes melakukan kick off babak pertama dan pada menit kedua peluang sudah datang, namun sepakan Mahrez hanya menghasilkan tendangan sudut. Walaupun tuan rumah mulai mengembangkan permainan dengan ritme yang diinginkan, beberapa menit berikutnya Mahrez kembali mengancam setelah mendapat sodoran Cambiasso, kali ini tendangannya melebar.
Di menit 16 giliran Arsenal yang menghasilkan peluang, umpan terukur Cazorla diteruskan Walcott namun kiper veteran, Mark Schwarzer melakukan penyelamatan.
Saat pertandingan memasuki menit 27 kebuntuan pun pecah. Mesut Ozil melepas tendangan sudut, sementara di dalam kotak penalti Laurent Koscielny bergerak menyongsong bola dan dari jarak dekat ia mendorong bola dengan kakinya.
Tertinggal, beberapa kali Leicester menampilkan permainan keras, Alexis dan Cazorla menjadi korban walau masih bisa melanjutkan pertandingan. Pemain yang terlihat menonjol dari kubu Leicester, Riyad Mahrez sepertinya belum dinaungi keberuntungan, satu lagi tendangannya melebar. Empat menit menuju akhir babak pertama skor kembali berubah.
Tendangan keras Ozil dari luar kotak penalti diblok Schwarzer, dengan cepat Theo Walcott bergerak menyongsong rebound. Dengan skor 2-0, Arsenal ingin mencari gol ketiga yang akan mengakhiri perlawanan sang Leicester di awal babak kedua.
Namun sejumlah usaha yang dilakukan belum membuahkan hasil, justru Leicester memperkecil kedudukan. Di menit 61, wonderkid Kroasia, Andrej Kramaric melepaskan tendangan rendah setelah pertahanan Meriam London gagal membuang bola dengan sempurna.
Lewat dari menit 70, Mahrez kembali mempertontonkan kemampuannya, Ospina sudah tak bergerak tapi tendangan pemain Aljazair itu kembali tak menemui sasaran.
Bersemangat, Kramaric lepas di lini belakang Arsenal, hanya saja ia membuat keputusan yang salah dengan memilih untuk melakukan chip ball, dengan mudah bola dipetik Ospina. Leicester yang mampu menahan imbang pasukan Arsene Wenger di putaran pertama berusaha menekan dengan skuat tenaga pada 10 menit terakhir, walau beberapa kali tuan rumah terlihat panik, tiga poin berhasil diraih.
Susunan pemain
The Foxes melakukan kick off babak pertama dan pada menit kedua peluang sudah datang, namun sepakan Mahrez hanya menghasilkan tendangan sudut. Walaupun tuan rumah mulai mengembangkan permainan dengan ritme yang diinginkan, beberapa menit berikutnya Mahrez kembali mengancam setelah mendapat sodoran Cambiasso, kali ini tendangannya melebar.
Di menit 16 giliran Arsenal yang menghasilkan peluang, umpan terukur Cazorla diteruskan Walcott namun kiper veteran, Mark Schwarzer melakukan penyelamatan.
Saat pertandingan memasuki menit 27 kebuntuan pun pecah. Mesut Ozil melepas tendangan sudut, sementara di dalam kotak penalti Laurent Koscielny bergerak menyongsong bola dan dari jarak dekat ia mendorong bola dengan kakinya.
Tertinggal, beberapa kali Leicester menampilkan permainan keras, Alexis dan Cazorla menjadi korban walau masih bisa melanjutkan pertandingan. Pemain yang terlihat menonjol dari kubu Leicester, Riyad Mahrez sepertinya belum dinaungi keberuntungan, satu lagi tendangannya melebar. Empat menit menuju akhir babak pertama skor kembali berubah.
Tendangan keras Ozil dari luar kotak penalti diblok Schwarzer, dengan cepat Theo Walcott bergerak menyongsong rebound. Dengan skor 2-0, Arsenal ingin mencari gol ketiga yang akan mengakhiri perlawanan sang Leicester di awal babak kedua.
Namun sejumlah usaha yang dilakukan belum membuahkan hasil, justru Leicester memperkecil kedudukan. Di menit 61, wonderkid Kroasia, Andrej Kramaric melepaskan tendangan rendah setelah pertahanan Meriam London gagal membuang bola dengan sempurna.
Lewat dari menit 70, Mahrez kembali mempertontonkan kemampuannya, Ospina sudah tak bergerak tapi tendangan pemain Aljazair itu kembali tak menemui sasaran.
Bersemangat, Kramaric lepas di lini belakang Arsenal, hanya saja ia membuat keputusan yang salah dengan memilih untuk melakukan chip ball, dengan mudah bola dipetik Ospina. Leicester yang mampu menahan imbang pasukan Arsene Wenger di putaran pertama berusaha menekan dengan skuat tenaga pada 10 menit terakhir, walau beberapa kali tuan rumah terlihat panik, tiga poin berhasil diraih.
Susunan pemain
: Ospina, Bellerin, Mertesacker, Koscielny, Monreal, Coquelin, Rosicky, Walcott (Ramsey 73 / Flamini 82), Cazorla, Ozil, Alexis (Giroud (68)
Leicester : Schwarzer, Simpson, Huth, Morgan (Ulloa 81), Upson (Wasilewski 59), Konchesky, Mahrez, Cambiasso, James, Schlupp (Nugent 86), Kramaric.
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 17 (7) - 11 (4)
Tendangan sudut : 6 - 6
Pelanggaran : 13 - 15
Ball poss : 57 - 43. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukayo Saka Raih Socrates Award di Ballon d'Or 2026
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 07:19
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
Hasil BRI Super League: Bhayangkara FC Ditahan PSM Makassar
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:09
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persija Taklukkan Persik Kediri 2-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:04
-
Hasil Persebaya Surabaya vs Madura United: Bajul Ijo Menang 3-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 20:57
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







