Review: MU Kalah di Laga Testimonial Gary
Editor Bolanet | 25 Mei 2011 03:36
Skuad yang diturunkan MU hampir tak ada bedanya dengan skuad Class 92 yang diturunkan saat mereka merebut gelar Liga Champions 1999. David Beckham di kanan, Nicky Butt dan Paul Scholes di tengah, Ryan Giggs mengisi sayap kiri dan duo Neville bersaudara di posisi bek sayap.
Meski hanya berlabel persahabatan, kedua tim tetap bermain layaknya sebuah pertandingan resmi. MU yang terus menekan, pun mampu unggul melalui Wayne Rooney pada menit ke-21. Gol ini tak lepas dari umpan matang Ryan Giggs dari sisi kiri.
Bianconeri yang juga diperkuat Alessandro Del Piero tak mau kalah begitu saja. Mereka akhirnya mampu membalas melalui gol sundulan Simone Pepe di menit ke-38, memanfaatkan umpan crossing Milos Krasic dari sisi kanan. Skor pun berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Sir Alex Ferguson memberi kesempatan kepada kiper ketiga MU, Andres Lindegaard untuk menggantikan Tomasz Kuszczak. Bukan hanya itu, pun dimasukkan menggantikan Rooney.
Laga babak kedua baru berjalan tiga menit, Beckham menunjukkan kelasnya sebagai pengumpan terbaik. Sayang umpan crossing matangnya tidak mampu diselesaikan dengan baik oleh Bebe, sundulannya masih melambung di atas gawang Juve.
Beckham mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kebolehannya sebagai pengeksekusi tendangan bebas terbaik di dunia pada menit ke-68. Sayang tendangannya berjarak dua meter di depan kotak penalti Juve itu masih melenceng di kanan gawang lawan.
Justru pemain muda Juve, Manuel Giandonato yang sukses mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit ke-78. Gol ini cukup indah, sebab dicetak dari sudut sempit di sisi kanan pertahanan MU. Sempat membentur tiang, bola pun sukses masuk dan mengubah skor menjadi 1-2 untuk tim Italia itu.
Farewell Party pun tercipta saat Gary Neville ditarik keluar oleh Sir Alex pada menit ke-83. Old Trafford bergemuruh saat Mancunian memberikan standing applause kepada pemain yang sudah memutuskan gantung sepatu itu.
Hingga laga usai, skor 1-2 untuk Juventus tetap bertahan. Selamat jalan Gary! [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Saran untuk Lamine Yamal: Jangan Banyak Bicara
Liga Spanyol 17 April 2026, 09:45
-
Sudah Tersingkir dari UCL, Barcelona Masih Ajukan Protes ke UEFA
Liga Champions 17 April 2026, 09:15
-
Prediksi Inter vs Cagliari 18 April 2026
Liga Italia 17 April 2026, 09:08
-
Saran untuk Liverpool: Pecat Arne Slot dan Pilih Xabi Alonso
Liga Inggris 17 April 2026, 09:07
-
Man City vs Arsenal: Demi Juara, Arteta Diminta Cadangkan Viktor Gyokeres
Liga Inggris 17 April 2026, 08:45
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 17 April 2026, 08:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00




