
Bola.net - Spanyol harus puas berbagi poin pada laga pertama mereka di Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang Cape Verde. Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar di awal turnamen, mengingat status La Roja sebagai salah satu favorit juara.
Sepanjang pertandingan, Spanyol tampil dominan dan terus menekan pertahanan lawan. Namun, berbagai peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol berkat penampilan solid Cape Verde, terutama dari penjaga gawang mereka, Vozinha.
Usai laga, gelandang Spanyol Rodri memberikan pandangannya mengenai jalannya pertandingan. Pemain yang meraih Ballon d'Or 2024 itu menilai timnya kesulitan menghadapi pendekatan permainan yang diterapkan lawan.
Rodri Soroti Pertahanan Rapat Cape Verde

Spanyol mencatatkan 27 tembakan sepanjang pertandingan, dengan delapan di antaranya mengarah tepat ke gawang. Meski begitu, mereka gagal menembus pertahanan Cape Verde dan harus mengakhiri laga dengan skor 0-0.
Cape Verde sendiri lebih banyak bertahan dan mengandalkan organisasi permainan di area pertahanan. Tim asal Afrika itu bahkan nyaris mencuri kemenangan pada akhir pertandingan melalui peluang Diney Borges dari situasi sepak pojok, meski akhirnya mampu diamankan oleh Unai Simon.
Menurut Rodri, Spanyol sebenarnya telah memperkirakan pertandingan akan berjalan sulit. Ia menilai lawannya bermain sangat dalam dan cepat kembali ke area pertahanan setiap kali kehilangan bola.
"Pertandingan ini memang tidak terjadi sesuai yang kami harapkan. Tidak banyak yang bisa dikeluhkan. Kami tahu ini adalah pertandingan yang membutuhkan kesabaran," ujar Rodri.
"Mereka bertahan sangat dalam dan sangat cepat kembali ke belakang. Kami tidak bisa memasukkan bola. Kami menciptakan peluang, tetapi tidak bisa menyelesaikannya."
Kritik Rodri terhadap Gaya Bermain Lawan

Selain menyoroti penyelesaian akhir timnya, Rodri juga mengomentari pendekatan permainan yang digunakan Cape Verde. Menurutnya, lawan lebih fokus bertahan dibandingkan membangun serangan.
"Itulah cara mereka bermain. Mereka tidak melewati garis tengah lapangan," sambung Rodri. "Ini adalah persoalan untuk meningkatkan penyelesaian akhir kami."
Cape Verde hanya mencatatkan enam tembakan sepanjang pertandingan. Mereka juga memiliki enam sentuhan di dalam kotak penalti lawan, jauh lebih sedikit dibandingkan dominasi yang diperlihatkan Spanyol.
Meski demikian, pendekatan tersebut terbukti efektif dalam mengamankan satu poin penting. Hasil itu semakin istimewa karena Vozinha tampil gemilang dan menjadi pemain terbaik pertandingan setelah menggagalkan berbagai peluang Spanyol.
Jangan Lewatkan!
- Hasil Arab Saudi vs Uruguay: Duel Sengit Berakhir Imbang, Grup H Makin Panas
- Membedah Alasan Belanda Gagal Menang Lawan Jepang: Salah Ronald Koeman?
- Tangisan Kiper 40 Tahun yang Bikin Spanyol Frustrasi, Vozinha Pahlawan Cape Verde
- Virgil van Dijk Kritik Aturan Water Break di Piala Dunia 2026, Apa Masalahnya?
- Efek Instan dalam 23 Detik, Romelu Lukaku Bantu Belgia Paksa Hasil Imbang dengan Mesir
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 24 September 2026 16:32Aneh Tapi Nyata! Pemain Sejago Raphinha Tidak Masuk 30 Besar Ballon d'Or 2026
-
Liga Spanyol 24 September 2026 15:40Rodri akui Tergoda Bujuk Rayu Jose Mourinho dan Real Madrid
-
Liga Spanyol 24 September 2026 13:40Rodri Ungkap Perbedaan Besar Dilatih Hansi Flick dan Pep Guardiola, Apa Itu?
-
Liga Spanyol 23 September 2026 21:15Rodri Langsung Jadi Pilar Barcelona, Real Madrid-pun Frustrasi
-
Liga Spanyol 22 September 2026 16:13Luis De La Fuente Mengaku 'Kecele' Rodri Gabung Barcelona dan Bukannya Real Madrid!
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 25 September 2026 00:17Jalan Juventus Mendapatkan Alisson Becker Makin Lapang
-
Voli 24 September 2026 22:33Target Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026: Medali Perunggu
-
Tim Nasional 24 September 2026 20:48Link Siaran FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Singapura
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 September 2026 17:23Skuad Timnas Inggris untuk Nations League: Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold Kembali
-
piala dunia 5 September 2026 19:30Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
-
piala dunia 3 September 2026 14:14Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
-
piala dunia 3 September 2026 13:133 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
-
piala dunia 1 September 2026 05:12Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina
SOROT
-
Liputan6 25 September 2026 00:49
Momen Prabowo Beri Selamat Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas
-
Liputan6 24 September 2026 20:16Prabowo Bentuk Lembaga Baru untuk Cegah Kebakaran Hutan
-
Liputan6 24 September 2026 19:50Perpres Koperasi Desa Segera Disosialisasikan Setelah Diteken Prabowo
-
Liputan6 24 September 2026 19:39Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Islam di Bekasi, Polisi Turun Tangan
-
Liputan6 24 September 2026 18:17Hotspot di Riau Nol, Menhut Waspadai Lonjakan Kebakaran Hutan di Kalimantan
-
Liputan6 24 September 2026 18:02Ada Simulator Golf, Gym hingga Kolam Renang di Lapas Cibinong
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357543/original/088626600_1790255772-IMG_8795.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6292342/original/077192000_1779166940-1000322202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4787049/original/045345800_1711578661-penganiayaan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5590630/original/062506000_1778146743-fd3f2bdd-27fe-4ded-904c-7608f5bd15d8.jpeg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357393/original/011247200_1790244798-ChatGPT_Image_Sep_24__2026__04_53_14_PM.jpg)
