Review: Sunderland Cakar Ambisi Chelsea
Editor Bolanet | 20 April 2014 01:35
- Ambisi menjuarai Premier League musim ini mendapat cakaran perih dengan kekalahan 1-2 dari kucing-kucing hitam di Stamford Bridge (19/4).
Tampil di depan publik sendiri, The Blues bernafsu meraih kemenangan demi memberi tekanan pada sang pemuncak klasemen, yang baru bermain besok (20/4) di rumah Norwich City. Meski Jose Mourinho melakukan sejumlah rotasi, pasukan London biru tetap serius menebar ancaman sejak peluit mula.
Kendati demikian, peluang pertama justru jatuh di kaki tim tamu saat Fabio Borini melepas tembakan dari luar kotak penalti di menit ketujuh, namun sayang bola masih melebar di sisi kiri gawang Chelsea yang kali ini dikawal Mark Schwarzer.
Setelahnya kendali permainan diambil oleh tuan rumah disertai tiga peluang beruntun dari Nemanja Matic, hingga , tetapi tak ada yang berbuah gol. Chelsea baru memetik buah serangan mereka di menit 12 kala tembakan jarak dekat Samuel Eto'o menerima crossing Willian dari situasi sepak pojok, gagal dibendung kiper Vito Mannone.
Namun tak butuh waktu lama untuk The Black Cats menyamakan kedudukan. Dari situasi sepak pojok di menit 18, bola diterima Marcos Alonso dan diteruskan dengan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang gagal dihalau sempurna Schwarzer, sebelum bola rebound disambut sontekan Connor Wickham di dalam kotak penalti.
Tersengat gol tersebut, Chelsea pun kalap dan menggempur pertahanan Sunderland. Namun hilangnya Eden Hazard nampak memberi dampak pada permainan Chelsea di sepertiga terakhir lapangan, sementara Oscar yang memikul tugas tersebut gagal menjalankan perannya dengan baik dan membuang banyak peluang emas Chelsea.
Sementara Sunderland pun kendati hanya menanti momen serangan balik nan sporadis, mampu memberi perlawanan berarti dan balik mengancam di beberapa kesempatan langka. Namun hingga babak pertama diakhiri, kedudukan 1-1 tak berubah.
Saat kedua tim memasuki lapangan kembali di babak kedua, Chelsea meneruskan upaya mereka mencetak gol kemenangan. Namun lagi-lagi upaya mereka tak membuahkan hasil, terutama karena permainan cemerlang Mannone di bawah mistar gawang Sunderland.
Gemas dengan buntunya lini depan, Mourinho memasukkan para pemain ofensifnya - Demba Ba menggantikan Oscar, disusul Andre Schurrle menggantikan Mohamed Salah, hingga Fernando Torres menggantikan Samuel Eto'o di menit akhir. Namun semuanya tak membuahkan hasil.
Bahkan petaka hadir untuk tuan rumah di menit 82. Pelanggaran Cesar Azpilicueta pada Jozy Altidore memaksa wasit menunjuk titik putih. Fabio Borini yang maju menjadi algojo tak menyia-nyiakan peluang tersebut dan mengecoh Schwarzer untuk membawa Sunderland berbalik unggul 2-1.
Pasukan Gustavo Poyet kemudian dihantam segudang serangan Chelsea di sisa waktu pertandingan, namun mereka sukses melaluinya hingga laga usai dan pulang dengan tripoin penting. Sementara Chelsea kehilangan tiga poin krusial dan kian sulit mengejar The Reds di puncak klasemen.
Susunan Pemain Chelsea:
Tampil di depan publik sendiri, The Blues bernafsu meraih kemenangan demi memberi tekanan pada sang pemuncak klasemen, yang baru bermain besok (20/4) di rumah Norwich City. Meski Jose Mourinho melakukan sejumlah rotasi, pasukan London biru tetap serius menebar ancaman sejak peluit mula.
Kendati demikian, peluang pertama justru jatuh di kaki tim tamu saat Fabio Borini melepas tembakan dari luar kotak penalti di menit ketujuh, namun sayang bola masih melebar di sisi kiri gawang Chelsea yang kali ini dikawal Mark Schwarzer.
Setelahnya kendali permainan diambil oleh tuan rumah disertai tiga peluang beruntun dari Nemanja Matic, hingga , tetapi tak ada yang berbuah gol. Chelsea baru memetik buah serangan mereka di menit 12 kala tembakan jarak dekat Samuel Eto'o menerima crossing Willian dari situasi sepak pojok, gagal dibendung kiper Vito Mannone.
Namun tak butuh waktu lama untuk The Black Cats menyamakan kedudukan. Dari situasi sepak pojok di menit 18, bola diterima Marcos Alonso dan diteruskan dengan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang gagal dihalau sempurna Schwarzer, sebelum bola rebound disambut sontekan Connor Wickham di dalam kotak penalti.
Tersengat gol tersebut, Chelsea pun kalap dan menggempur pertahanan Sunderland. Namun hilangnya Eden Hazard nampak memberi dampak pada permainan Chelsea di sepertiga terakhir lapangan, sementara Oscar yang memikul tugas tersebut gagal menjalankan perannya dengan baik dan membuang banyak peluang emas Chelsea.
Sementara Sunderland pun kendati hanya menanti momen serangan balik nan sporadis, mampu memberi perlawanan berarti dan balik mengancam di beberapa kesempatan langka. Namun hingga babak pertama diakhiri, kedudukan 1-1 tak berubah.
Saat kedua tim memasuki lapangan kembali di babak kedua, Chelsea meneruskan upaya mereka mencetak gol kemenangan. Namun lagi-lagi upaya mereka tak membuahkan hasil, terutama karena permainan cemerlang Mannone di bawah mistar gawang Sunderland.
Gemas dengan buntunya lini depan, Mourinho memasukkan para pemain ofensifnya - Demba Ba menggantikan Oscar, disusul Andre Schurrle menggantikan Mohamed Salah, hingga Fernando Torres menggantikan Samuel Eto'o di menit akhir. Namun semuanya tak membuahkan hasil.
Bahkan petaka hadir untuk tuan rumah di menit 82. Pelanggaran Cesar Azpilicueta pada Jozy Altidore memaksa wasit menunjuk titik putih. Fabio Borini yang maju menjadi algojo tak menyia-nyiakan peluang tersebut dan mengecoh Schwarzer untuk membawa Sunderland berbalik unggul 2-1.
Pasukan Gustavo Poyet kemudian dihantam segudang serangan Chelsea di sisa waktu pertandingan, namun mereka sukses melaluinya hingga laga usai dan pulang dengan tripoin penting. Sementara Chelsea kehilangan tiga poin krusial dan kian sulit mengejar The Reds di puncak klasemen.
Susunan Pemain Chelsea:
Schwarzer; Azpilicueta, Terry, Cahill, Ivanovic; Matic, Ramires; Willian, Oscar (Demba Ba 59'), Salah (Schurrle 66'); Eto'o (Torres 74')
Susunan Pemain Sunderland:
Mannone; Alonso, Brown, O'Shea, Vergini; Cattermole; Borini, Colback, Larsson (Celustka 90'), Johnson (Giaccherini 66'); Wickham (Altidore 66')
(bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








