Roman Abramovich dan Amarah Pada UEFA yang Tidak Pernah Padam
Asad Arifin | 21 April 2021 10:07
Bola.net - Pemilik Chelsea, Roman Abramovich, disebut sejak lama memendam amarah pada UEFA. Taipan asal Rusia tersebut dibuat jengkel dengan aturan Financial Fair Play [FFP] yang diterapkan oleh UEFA.
Chelsea menjadi salah satu klub inisiator European Super League [ESL]. Kompetisi yang disebut bakal jadi tandingan Liga Champions itu mencuat dalam 48 jam terakhir.
Namun, belum juga genap berisi 20 tim sesuai rencana,ESL rontok. Enam tim dari Premier League yang menjadi pilar ESL memilih mundur. Langkah serupa juga diambil oleh tiga klub dari Serie A.
Amarah Abramovich pada UEFA
Dikutip dari Express, keputusan Chelsea bergabung dengan ESL diyakini tidak lepas dari rasa marah Abramovich pada UEFA. Sang bos sejak lama kesal dengan UEFA karena Chelsea dirugikan dengan aturan FFP.
Chelsea beberapa kali mendapat hukuman FFP. Pada 2018 lalu, The Blues terancam mendapat sanksi larangan transfer selama 2 tahun. Chelsea juga sempat dijerat FFP saat mendatangkan Fernando Torres dari Liverpool.
Pada era Abramovich, Chelsea jadi klub yang doyan membeli pemain mahal. Hal tersebut tidak sesuai dengan aturan FFP di mana setiap klub harus punya keseimbangan finansial antara pemasukan dan pengeluaran.
Abramovich masih menyimpan amarah lamanya pada UEFA. Sebab, dia kini tidak lagi leluasa membeli pemain baru. Di sisi lain, UEFA juga dinilai tidak tegas dalam menerapkan aturan FFP pada kasus klub tertentu.
Mundur dari ESL
Abramovich sudah muak dengan UEFA dan punya kesempatan ambil jarak dengan ESL. Namun, Chelsea kemudian memutuskan menarik diri dari ESL. Ada beberapa alasan di balik keputusan Chelsea kembali ke 'pelukan' UEFA.
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, telah memberi dukungan pada Premier League untuk mengambil sikap. Johnson siap melakukan bantuan apa pun pada Premier League demi menghentikan ESL.
Selain kecaman dari pemerintah Inggris, desakan dari fans juga membuat Chelsea putar balik. Seperti diketahui, ratusan fans Chelsea turun ke jalanan London untuk protes tentang bergabungnya klub di ESL.
Sumber: The Express
Baca Ini Juga:
Cabut dari European Super League, 'Big Six' Masih Saja Kena Kritik Pedas
Keyakinan Presiden Juventus Sebelum 'Big Six' Cabut: Proyek ESL 100 Persen Sukses!
Inter Milan Sudah Tidak Tertarik dengan European Super League, Mau Mundur?
Gara-Gara European Super League, Chelsea Gagal Menang Lawan Brighton
AC MIlan Jadi Klub Italia Pertama yang Mundur dari European Super League?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















