Ruben Amorim Kirim Pesan Keras ke Skuad Manchester United: Fans Suka Drama, Saya Tidak
Richard Andreas | 11 Oktober 2025 12:20
Bola.net - Ruben Amorim mulai menegaskan otoritasnya di ruang ganti Manchester United dengan pendekatan tegas. Menurut laporan The Sun, pelatih asal Portugal itu menyampaikan pesan khusus kepada skuadnya setelah kemenangan 2-0 atas Sunderland akhir pekan lalu.
Kemenangan tersebut menandai titik balik atmosfer di Old Trafford meski bukan penampilan spektakuler. Justru itulah yang diinginkan Amorim dari timnya ke depan.
Ia memuji skuadnya atas permainan yang "tenang, terorganisir, dan profesional", berbeda jauh dari gaya penuh kekacauan yang kerap membuat tim kehilangan konsentrasi. Sumber internal klub menyebutkan Amorim menyampaikan pandangan tegas soal drama di lapangan.
"Amorim mengatakan kepada pemain bahwa fans mungkin menyukai drama, tapi dia tidak," ujar sumber tersebut kepada The Sun. Pelatih berusia 40 tahun itu meminta timnya menjadikan performa melawan Sunderland sebagai standar baru: bermain dengan kedewasaan dan kontrol penuh.
Ia menilai gaya main penuh ketegangan dan comeback heroik selama ini justru menguras mental pemain dan menghambat konsistensi hasil. Pendekatan baru ini diharapkan mampu membawa stabilitas jangka panjang.
Dukungan Internal Mulai Menguat di Old Trafford
Meski tekanan dari luar klub masih tinggi, jajaran petinggi Manchester United tetap memberikan dukungan kepada Amorim. Sumber ESPN menyebutkan CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox telah melakukan perbincangan informal dengan sejumlah pemain senior.
Mereka termasuk kapten Bruno Fernandes untuk menilai suasana di ruang ganti secara langsung. Dari hasil perbincangan tersebut, suasana di Carrington dikabarkan mengalami perbaikan signifikan.
Para pemain merasa masih percaya dengan pendekatan yang dibawa Amorim meski hasil belum konsisten. Beberapa bintang seperti Matthijs de Ligt dan Mason Mount bahkan menunjukkan dukungan terbuka terhadap manajer mereka.
De Ligt menegaskan tanggung jawab di lapangan tetap berada di tangan para pemain, bukan semata pada sistem pelatih. "Mudah menyalahkan pelatih, tapi pada akhirnya kami yang bermain di lapangan," ujarnya tegas.
"Gol atau peluang yang kami berikan bukan karena sistem, tapi karena fokus dan konsentrasi yang hilang di momen penting," lanjut bek asal Belanda itu. Pernyataan tersebut menunjukkan kesadaran kolektif untuk memperbaiki performa.
Kemenangan Sunderland Jadi Titik Balik

Kemenangan atas Sunderland memberi napas segar setelah periode sulit, termasuk kekalahan 3-1 dari Brentford bulan lalu. Mason Mount mengakui laga tersebut menjadi momen penting untuk memulai kebangkitan tim.
"Kami 100 persen mendukung pelatih. Kami tahu hasil terakhir menyakitkan bagi semua orang, tapi kemenangan ini penting. Ini harus menjadi awal dari sesuatu," ucap Mount. Gelandang Inggris itu berharap momentum positif bisa terus dijaga.
"Setelah melawan Chelsea, kami pikir itu akan jadi awal kebangkitan, tapi kami tergelincir lagi. Sekarang kami harus melanjutkannya," tambahnya. Mount menekankan pentingnya konsistensi untuk mengejar posisi empat besar.
"Kami ingin menang dua kali beruntun, lalu tiga kali, dan terus menekan untuk posisi empat besar," lanjut pemain berusia 26 tahun itu. Target tersebut menjadi prioritas utama di paruh kedua musim.
Meski statistik menunjukkan Amorim baru meraih 20 kemenangan dari 50 laga dengan rasio menang hanya 40 persen, dukungan internal tampaknya tetap kokoh. Namun di luar klub, kritik dari legenda seperti Paul Scholes dan Wayne Rooney belum berhenti mengalir.
Scholes bahkan menilai Amorim "terlalu lama diberi waktu" untuk membuktikan diri. Kini Amorim tahu bahwa untuk membungkam kritik tersebut, ia tak butuh drama atau pertunjukan heroik, hanya kemenangan, dan banyak di antaranya.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Antony Ungkap Hubungannya yang Kurang Harmonis dengan Amorim di Man United
Pemain-Pemain yang Bersinar di Klub Baru Setelah Tinggalkan Manchester United: Fenomena Post United Bounce
Cara Brutal Jose Mourinho Usir Henrikh Mkhitaryan dari Manchester United: Teror WhatsApp Setiap Malam!
FA Jatuhkan Sanksi pada Arsenal untuk Pelanggaran 8 Bulan Lalu: Tak Sediakan Tiket Suporter Tandang Lawan MU
Duit Segepok Arab Saudi Tidak Luluhkan Kesetiaan Bruno Fernandes di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
