Sadio Mane Spesial, Guardiola: Tapi Doyan Diving
Richard Andreas | 3 November 2019 09:20
Bola.net - Bos Manchester City, Pep Guardiola melontarkan komentar kontroversial untuk penyerang Liverpool, Sadio Mane. Dia mengakui Mane punya talenta spesial, salah satunya adalah diving.
Komentar Guardiola ini mengudara pasca kemenangan dramatis kedua tim. Man City menang tipis 2-1 atas Southampton usai tertinggal terlebih dahulu, Liverpool pun mengalami nasib serupa dalam lawatan ke kandang Aston Villa (2-1).
Mane merupakan penentu kemenangan Liverpool pada pertandingan tersebut. The Reds tertinggal 0-1 sampai Andrew Robertson menyamakan kedudukan pada menit ke-87. Lalu, Mane menuntaskannya dengan gol krusial di menit 90+4.
Guardiola mengakui kemenangan Liverpool itu membuktikan mentalitas mereka. Namun, dia sekaligus mengkritik talenta Mane. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Talenta Spesial Mane
Menang lewat gol krusial di pengujung laga adalah bukti kekuatan mental suatu tim. Man City punya mentalitas itu, Liverpool pun demikian. Mereka melakukannya berulang kali.
Mane merupakan salah satu pemain yang sering jadi penentu kemenangan Liverpool. Gol-golnya di menit akhir pertandingan bisa mengubah situasi.
"Itu [comeback] sudah terjadi beberapa kali, yang diperbuat Liverpool, dalam beberapa tahun terakhir, sebab Mane merupakan talenta spesial," kata Guardiola kepada BBC Sport.
"Terkadang dia diving, terkadang dia punya talenta hebat untuk mencetak gol krusial di menit akhir. Dia talenta hebat."
Karakter Spesial
Saat ini Man City tertinggal enam poin dari Liverpool di klasemen sementara. Kedua tim kuat ini bakal bertemu akhir pekan mendatang, sebelum jeda internasional. Duel ini bakal menentukan banyak hal.
"Jika itu [comeback] terjadi satu kali, dua kali, 'kami beruntung, kami beruntung'. Namun, itu terjadi berulang kali dalam dua musim terakhir - mereka [Liverpool] punya karakter spesial untuk melakukannya," lanjut Pep.
"Kami hanya melihat diri kami sendiri. Kami tahu lawan apa yang akan kami hadapi nanti," tandasnya.
Sumber: BBC Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59












