Salah Mandul, Untung Ada Sadio Mane
Dimas Ardi Prasetya | 11 Maret 2019 22:27
Bola.net - - Salah satu legenda Liverpool Steve Nicol menyebut The Reds beruntung memiliki Sadio Mane saat mesin gol Mohamed Salah sedang macet.
Liverpool memiliki trio penyerang berbahaya di lini depan. Namun demikian ujung tombak utamanya adalah Salah.
Ia jadi andalan Jurgen Klopp untuk jadi penggedor gawang lawan. Sayangnya belakangan ini pemain asal Mesir itu kesulitan untuk bisa mencetak gol secara reguler.
Dalam 10 pertandingan terakhir di semua ajang kompetisi, Salah hanya bisa mengemas empat gol. Ia terakhir kali menjebol gawang lawan di pertandingan melawan Bournemouth pada awal Februari lalu.
Pengaruhi Mental
Menurut Nicol, Salah memang terlihat baru-baru ini saja mengalami kesulitan. Akan tetapi ia sebenarnya sudah sejak tengah musim lalu mengalami penurunan performa.
Ia juga mengatakan bahwa Salah sepertinya sudah kehilangan magisnya untuk mencetak gol. Ia yakin hal itu akan mempengaruhi mental eks pemain AS Roma tersebut.
“Ini adalah waktu yang penting musim ini sehingga hal ini perlu diselesaikan dengan cepat. Saya tahu ia mencetak gol pada bulan Februari tetapi, bagi saya, sejak Natal, ia sudah sangat kesulitan," cetusnya pada ESPN FC.
“Yang terburuk adalah sentuhannya. Sentuhannya telah meninggalkannya," sambung Nicol.
“Saat sentuhan anda menghilang, itu mulai menggigit rasa percaya diri Anda juga. Bagi saya, benar-benar sejak Natal, ia telah mengalami kesulitan," tegasnya.
Untung Ada Mane
Di saat Salah mandul, Liverpool tetap bisa mencetak gol. Dan gol-gol itu sering berasal dari Mane.
Sejauh ini pemain asal Senegal tersebut telah mengemas delapan gol dari 10 pertandingan terakhirnya di semua ajang kompetisi.
“Untungnya bagi Liverpool, khususnya [Sadio] Mane adalah orang yang telah mencetak banyak gol," tutur Nicol.
“Senang melihat [Roberto] Firmino mendapatkan beberapa gol [melawan Burnley], yang seharusnya membuatnya bisa mencetak banyak gol lagi," pungkasnya.
Berita Video
Berita video Juventus menang 4-1 atas Udinese di Serie A 2018-2019 tetapi bukan karena peran Cristiano Ronaldo melainkan striker 19 tahun, Moise Bioty Kean.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match West Ham vs Manchester City: Konstantinos Mavropanos
Liga Inggris 15 Maret 2026, 05:49
-
Baru 16 Tahun, Max Dowman Ukir Rekor Pencetak Gol Termuda di Premier League
Liga Inggris 15 Maret 2026, 05:45
-
Man of the Match Arsenal vs Everton vs Max Dowman
Liga Inggris 15 Maret 2026, 03:56
-
Man of the Match Chelsea vs Newcastle: Anthony Gordon
Liga Inggris 15 Maret 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Jadon Sancho dan Kisah yang Tak Pernah Tuntas di Manchester United
Liga Inggris 15 Maret 2026, 06:55
-
Man of the Match West Ham vs Manchester City: Konstantinos Mavropanos
Liga Inggris 15 Maret 2026, 05:49
-
Baru 16 Tahun, Max Dowman Ukir Rekor Pencetak Gol Termuda di Premier League
Liga Inggris 15 Maret 2026, 05:45
-
Man of the Match Real Madrid vs Elche: Federico Valverde
Liga Spanyol 15 Maret 2026, 05:32
-
Man of the Match Udinese vs Juventus: Kenan Yildiz
Liga Italia 15 Maret 2026, 05:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54











