Saran Legenda Arsenal untuk Viktor Gyokeres: Berguru Sana ke Kai Havertz
Dimas Ardi Prasetya | 13 Maret 2026 02:43
Bola.net - Kehadiran Viktor Gyokeres di lini depan Arsenal langsung mencuri perhatian sejak ia didatangkan dari Sporting Lisbon pada musim panas lalu. Striker asal Swedia itu dibeli dengan nilai transfer sekitar £55 juta dan diproyeksikan menjadi ujung tombak baru dalam proyek Mikel Arteta.
Secara fisik, Gyokeres terbukti mampu merepotkan para bek di Premier League. Kekuatan, kecepatan, dan agresivitasnya membuatnya sering menjadi pusat serangan The Gunners.
Namun perjalanan Gyokeres di musim pertamanya tidak selalu berjalan mulus. Ia beberapa kali tampil dominan, tetapi tak jarang juga terlihat kesulitan beradaptasi dengan tempo cepat sepak bola Inggris.
Situasi itu membuat legenda Arsenal, Anders Limpar, memberikan pandangan jujur tentang perkembangan sang striker. Menurutnya, Gyokeres masih memiliki satu aspek penting yang harus segera diperbaiki jika ingin menjadi striker kelas dunia di Emirates Stadium.
Limpar Nilai Gyokeres Harus Memperbaiki Teknik Dasar

Gyokeres memang sudah menjadi titik fokus serangan Arsenal sepanjang musim ini. Akan tetapi, kontribusinya masih dianggap belum sepenuhnya stabil dalam skema permainan tim.
Dari total 39 penampilan di semua kompetisi musim ini, penyerang berusia 27 tahun itu mencetak 15 gol. Sepuluh gol di antaranya tercipta di Premier League, tetapi jumlah itu masih tertinggal dari beberapa striker rival seperti Hugo Ekitike, Joao Pedro, Antoine Semenyo, Igor Thiago, hingga Erling Haaland.
Limpar menilai persoalan utama Gyokeres bukan terletak pada naluri mencetak golnya. Menurut mantan pemain Arsenal itu, aspek teknik dalam menguasai dan mengolah bola masih perlu ditingkatkan agar ia bisa lebih efektif dalam sistem permainan tim.
"Kita terlalu sering melihat bola memantul darinya. Ia perlu meningkatkan sisi teknis permainannya. Menurut saya, Gabriel Jesus bahkan tidak mendekati Viktor dalam hal kemampuan mencetak gol, tetapi di sisi lain Viktor bahkan tidak mendekati Jesus dalam hal tekniknya," cetusnya pada Fruityking, via Goal.
"Ia sangat halus. Ia menerima bola dengan baik. Ia melibatkan orang lain dalam permainan. Kita telah melihat itu dari Jesus ketika ia dalam kondisi fit. Ia bisa luar biasa dalam mengontrol bola," pujinya.
Belajar dari Havertz dan Gabriel Jesus

Limpar kemudian secara khusus menyarankan pada Gyokeres untuk berguru ke Kai Havertz dan Gabriel Jesus. Sebab dua pemain itu dianggap memiliki kemampuan teknis lebih halus.
Menurut Limpar, Havertz memiliki kemampuan luar biasa dalam menjaga bola dan membuat aliran permainan tetap hidup. Hal itu menjadi kualitas penting bagi striker modern dalam sistem permainan seperti yang diterapkan Arteta.
"Viktor perlu memperhatikan Kai Havertz. Ketika bola diberikan kepada Havertz, ia tidak pernah kehilangan bola dan itu adalah pencapaian terbaik yang bisa dimiliki seorang pemain, dan itu adalah aset terbaik yang dimiliki Havertz, tetapi ia tidak secepat Viktor dan ia tidak memiliki insting mencetak gol seperti Viktor," terangnya.
"Jika Viktor dapat meningkatkan sisi teknis permainannya, fokus pada teknik setiap hari dalam latihan, pada menerima bola dan mempertahankannya serta lebih terlibat dalam permainan, ia bisa menjadi salah satu pemain hebat Arsenal," klaim Limpar.
Klasemen Liga Inggris
(Goal)
Baca Juga:
10 Tahun di Leverkusen, Kai Havertz Lukai Mantan Klub Lewat Penalti Telat
Ketika Arsenal Menunjukkan Mental Kuatnya
Arsenal Dituntut Berbenah Jika Mau Lolos ke Perempat Final Liga Champions 2025/2026
Madueke Mengubah Arah Pertandingan, Havertz Tenang di Titik Penalti
Petaka Wakil Inggris di Liga Champions: 6 Klub Gagal Menang, 3 Dibantai
Imbang di Kandang Leverkusen, Mikel Arteta: Permainan Arsenal Emang Kureng!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Comeback Lawan Atletico Madrid, Szoboszlai: Malam yang Gila!
Liga Champions 10 September 2026, 07:37
-
Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid, Andoni Iraola Acungi Perjuangan Liverpool
Liga Champions 10 September 2026, 06:42
-
Cetak Gol Lagi, Raphinha Makin Nyaman Jadi Ujung Tombak Barcelona
Liga Champions 10 September 2026, 05:40
-
Hajar Feyenoord, Hansi Flick Minta Barcelona Tetap Membumi!
Liga Champions 10 September 2026, 05:20
LATEST UPDATE
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05 -
KapanLagi Pensi Bareng 2026 Dimulai, SMAN 3 Jakarta Jadi Sekolah Pertama
Lain Lain 10 September 2026, 17:25
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 17:18
-
Melihat Barcelona Sebagai Tim Terbaik di Dunia
Liga Champions 10 September 2026, 17:13
-
Barcelona Menggila: 22 Gol dalam 5 Laga, Rekor 76 Tahun Akhirnya Pecah
Liga Champions 10 September 2026, 17:03
-
Sabian Fathul Ilmi Raih Poin Penting di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship Motegi
Otomotif 10 September 2026, 16:49
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



