Satu Hal Positif dari Hasil Imbang Chelsea: 'Kutukan Diego Costa' Berakhir?
Yaumil Azis | 17 Oktober 2020 23:51
Bola.net - Kisah Chelsea dalam laga lanjutan Premier League kontra Southampton hari Sabtu (17/10/2020) malam WIB tidak berakhir dengan indah. Tim asuhan Frank Lampard tersebut hanya mampu meraih satu poin di Stamford Bridge.
Chelsea sempat unggul dua gol lebih dulu melalui aksi sang penyerang anyar, Timo Werner, masing-masing pada menit ke-15 dan 28. Namun Southampton berhasil membalas lewat Danny Ings dan Che Adams di menit ke-43 dan 57.
Dua menit setelah Adams mencetak gol, the Blues langsung memberikan respon dengan gol Kai Havertz. Dewi Fortuna nampak berpihak kepada Chelsea, sampai Jannik Vestergaard menjebol gawang Kepa Arrizabalaga di masa injury time.
Hasil imbang ini membuat Chelsea bertengger di peringkat ke-6 dalam klasemen sementara Premier League, dan bisa berubah saat pekan ke-5 tuntas. Sementara Southampton berada di posisi ke-10.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Berkat Terselubung
Satu sosok yang menjadi sorotan dalam pertandingan kali ini adalah Kepa Arrizabalaga. Penjaga gawang asal Spanyol itu turut bertanggung jawab lantaran gagal mengatasi tembakan Vestergaard yang sebenarnya berada dalam jangkauannya.
Tetapi lini pertahanan Chelsea juga tidak boleh luput saat sedang mencari 'kambing hitam'. Kurt Zouma menciptakan masalah buat Kepa di depan gawang dengan memberikan 'backpass' yang setengah hati dan berujung pada gol kedua Southampton.
Ada banyak hal negatif yang bisa dipetik dari permainan the Blues pada malam ini. Namun, tentu saja, ada sisi positif yang patut untuk diperhatikan. Pertandingan ini menunjukkan seberapa garangnya lini depan Chelsea musim ini.
Sebelumnya, baik Timo Werner maupun Kai Havertz tidak mampu membubuhkan namanya di papan skor. Namun kali ini mereka kompak menjebol gawang lawan. Bahkan Werner sukses mengantongi dua gol pada pertandingan tersebut.
Juru Selamat Chelsea?
Setelah menunggu cukup lama, Werner akhirnya benar-benar membuktikan bahwa 45 juta pounds yang dikeluarkan Chelsea tidak sia-sia. Kedua golnya, bisa dibilang, lahir dari upayanya sendiri dalam mengoyak pertahanan lawan.
Tentu, jasa Ben Chilwell dan Jorginho tidak boleh dipandang sebelah mata. Meski begitu, kedua sosok tersebut hanya 'menyampaikan' bola dan Werner yang menuntaskan sisanya sendirian saat terkepung di kotak penalti.
Sudah cukup lama Chelsea menantikan sosok penyerang seperti ini. Terakhir, mereka memiliki bomber pekerja keras, bergairah, dan punya penyelesaian akhir di dalam diri Diego Costa. Orang yang dulunya tidak diinginkan Antonio Conte.
Tentang 'Kutukan Diego Costa'
Pada musim 2016/17, Costa menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Chelsea menjuarai Premier League. Ia bahkan mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak the Blues di musim tersebut.
Namun, bukannya dijadikan sebagai pemain reguler, oleh Conte statusnya dibekukan. Ia pun memutuskan kembali ke pelukan klub yang membesarkan namanya, Atletico Madrid.
Sepertinya Costa menanamkan kutukan sejak didepak oleh Chelsea. Sejak saat itu, sektor depan selalu mengecewakan. Sosok seperti Alvaro Morata, Gonzalo Higuain, hingga Olivier Giroud bahkan kesulitan untuk mengatasinya.
Timo Werner datang untuk mengatasi kutukan tersebut. Ia sempat menunjukkan aroma kegagalan pada beberapa laga. Namun dengan dua golnya, pemain berusia 24 tahun tersebut menunjukkan secercah harapan.
(Express)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

