Sebab Politik, Ranieri Hampir Berhenti Melatih
Editor Bolanet | 8 Mei 2016 11:52
Pada awalnya, Ranieri melatih klub amatir yaitu Vigor Lamezia dan Puteolana. Selama hampir 25 tahun, akhirnya ia sukses mengantarkan timnya sekarang Leicester, menjadi juara.
Pada awalnya di Puteolana dan Lamezia saya berada di papan atas liga karena tak pernah kalah tapi ada sesuatu yang tak saya sukai. Saya tak ingin menceritakan, kata Ranieri.
Pada tahun kedua hampir sama. Saya melatih tim kecil [Puteolana] di Serie C tanpa pemain: saya pernah menjalani satu pertandingan dengan 10 orang, saya masih ingat betul, bukan 11.
Tapi kemudian sesuatu yang aneh muncul dan mereka memecat saya. Ini bukan pekerjaan saya, saya suka di atas lapangan, saya suka sepakbola tapi banyak politik terlibat dan saya bukan orang politik, papar pelatih dari Italia tersebut.
Namun setelah itu, pelatih 64 tahun tersebut menjelaskan kembali melatih setelah klub melakukan perombakan manajemen. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















