Seberapa Tajam Cavani? Doi Ternyata Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo
Aga Deta | 8 Oktober 2020 11:07
Bola.net - Manchester United berhasil mengamankan jasa Edinson Cavani pada bursa transfer musim panas 2020. Namun, kedatangan Cavani itu diiringi keraguan karena sang pemain dinilai tidak lagi muda dan kerap diganggu cedera.
Namun, jika dibedah lebih mendalam, Edinson Cavani merupakan salah satu predator yang sangat berbahaya di depan gawang lawan. Bahkan, catatan ketajamannya dalam urusan mencetak gol hanya kalah dari Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, jika dihitung sejak laga debutnya di liga-liga top Eropa.
Ia melakoni debut di tiga lima liga top Eropa sejak 13 tahun lalu, tepatnya pada 11 Maret 2007 ketika gabung Palermo. Jika dihitung sejak tanggal itu, Edinson Cavani menempati peringkat ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak, yaitu 250.
Seperti dilansir The Sun, Rabu (7/10/2020), dalam periode yang sama, superstar Juventus, Cristiano Ronaldo, mencetak 416 gol, sedangkan bintang Barcelona Lionel Messi berada di posisi teratas dengan 432 gol. Gol-gol yang dihitung hanya yang dicetak di ajang liga.
Namun, perbedaan kualitas Messi dan Ronaldo dibanding pemain-pemain lain, termasuk Cavani, memang cukup signifikan. Koleksi gol mereka yang sangat tajam diraih dengan jumlah pertandingan yang relatif lebih sedikit.
Edinson Cavani mencetak 250 gol dalam 413 pertandingan. Ronaldo membutuhkan 433 laga untuk mengukir 416 gol, sedangkan Messi mencapai 432 gol dalam 450 laga.
Paling Tajam di Napoli
Sejak 2007, Cavani telah mengelana di tiga klub berbeda. Setelah meninggalkan Palermo, ia gabung Napoli dan kemudian Paris Saint-Germain.
Kontraknya di PSG habis pada musim panas 2020. Dia akhirnya menerima pinangan Manchester United dengan status bebas transfer pada musim ini.
Gol terbanyak Cavani, yang kini berusia 33 tahun, datang ketika memperkuat PSG. Ia melesakkan 138 gol dalam 200 pertandingan.
Namun, ia paling tajam saat membela Napoli, pertama dengan status pinjaman selama semusim dan kemudian dipermanenkan.
Pemain yang mengaku menyukai balet dan ingin menjadi petani itu, mencetak 26 gol dalam 35 gol ketika dipinjamkan Palermo ke Napoli selama semusim. Cavani kemudian mencetak 52 gol dalam 69 pertandingan sejak gabung permanen pada 2011. Artinya ia mencetak 0,75 gol per laga di Napoli, dibanding hanya 0,69 gol per pertandingan di PSG.
Meskipun ketajamannya kalah dari Ronaldo dan Messi, Cavani ternyata lebih baik jika dibandingkan Sergio Aguero (Manchester City) dan Zlatan Ibrahimovic. Berikut perinciannya.
Pencetak Gol Terbanyak di 5 Liga Top Eropa Sejak Maret 2007
Lionel Messi: 432 gol (450 laga)
Cristiano Ronaldo: 416 gol (433 laga)
Edinson Cavani: 250 gol (413 laga)
Sergio Aguero: 248 gol (413 laga)
Zlatan Ibrahimovic: 245 gol (330 laga)
Disadur dari: Bola.com/Penulis Yus Mei Sawitri
Published: 8 Oktober 2020
Baca Juga:
Bukan Ben Chilwell Teratas, Ini 10 Bek Kiri dengan Nilai Transfer Termahal di Dunia
5 Kekalahan Menyakitkan Jurgen Klopp Sebagai Pelatih, Dibantai Aston Villa Paling Memalukan!
Cara Manchester United Perbaiki Lini Belakang: Beli 9 Bek dan Habiskan Rp7,1 Triliun
Fakta-fakta Menarik Facundo Pellistri, Pernah Dipoles Eks Manchester United Hingga Idolakan Messi
Waspada, Tottenham Berpotensi Juara Premier League karena 6 Alasan Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

