Sedang Bagus-bagusnya, Jadwal Mengerikan Menanti Arsenal!

Richard Andreas | 5 Februari 2026 21:43
Sedang Bagus-bagusnya, Jadwal Mengerikan Menanti Arsenal!
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta memberikan instruksi kepada pemainnya di laga melawan Leeds United. (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Ambisi Arsenal bersaing di semua kompetisi mulai menunjukkan konsekuensi nyata. Keberhasilan melaju jauh di berbagai ajang membuat kalender pertandingan mereka semakin padat, terutama memasuki Februari.

Situasi ini menjadi sorotan karena datang pada fase krusial musim. Setiap pertandingan kini memiliki bobot besar, baik dalam perburuan trofi maupun persaingan di papan atas liga.

Advertisement

Tekanan itu semakin terasa menjelang derbi London utara, dengan Arsenal harus menghadapi rangkaian laga berat dalam waktu yang sangat berdekatan.

1 dari 3 halaman

Final Carabao Cup dan Dampak ke Jadwal Liga

Final Carabao Cup dan Dampak ke Jadwal Liga

Selebrasi Kai Havertz bersama pemain Arsenal usai mencetak gol ke gawang Chelsea di semifinal Carabao Cup. (c) AP Photo/Ian Walton

Keberhasilan Arsenal menembus final Carabao Cup membawa euforia tersendiri. Kemenangan agregat 4-2 atas Chelsea di semifinal memastikan tiket ke Wembley pada 22 Maret.

Namun, pencapaian itu juga memicu masalah logistik. Karena final bertepatan dengan jadwal Premier League, laga tandang Arsenal ke Wolves pada 21 Maret terpaksa dipindahkan.

Perubahan tersebut mengacaukan rencana akhir musim. Pertandingan melawan Wolves kini diselipkan ke pertengahan Februari, menambah tekanan bagi skuad asuhan Mikel Arteta yang sedang berjuang di empat kompetisi sekaligus.

2 dari 3 halaman

Wolves Jadi Awal Mimpi Buruk Jelang Derbi

Wolves Jadi Awal Mimpi Buruk Jelang Derbi

Selebrasi penyerang Arsenal, Kai Havertz bersama William Saliba usai mencetak gol ke gawang Chelsea di leg 2 semifinal Carabao Cup, 4 Februari 2026. (c) AP Photo/Ian Walton

Laga tandang ke Molineux dijadwalkan ulang pada Rabu, 18 Februari. Penempatan ini dinilai sangat tidak menguntungkan karena jaraknya terlalu dekat dengan laga besar berikutnya.

Dengan jadwal tersebut, Arsenal dipaksa memainkan pertandingan tandang berintensitas tinggi hanya 96 jam sebelum salah satu duel terpenting musim ini. Waktu pemulihan dan persiapan pun menjadi sangat terbatas.

Situasi ini menciptakan dilema besar bagi Arteta. Ia harus memilih antara melakukan rotasi dan mempertaruhkan poin liga, atau menurunkan tim utama dengan risiko kelelahan.

3 dari 3 halaman

Tottenham Lebih Diuntungkan dalam Derbi

Derbi London utara dijadwalkan berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu, 22 Februari. Pertandingan ini selalu sarat tensi dan jelas tidak akan mudah bagi Arsenal.

Perbedaannya kali ini terletak pada kondisi fisik kedua tim. Tottenham memiliki hampir dua pekan penuh untuk bersiap setelah tersingkir dari Piala FA.

Sementara itu, Arsenal baru kembali dari Wolves pada Kamis dini hari. Kesenjangan waktu istirahat dan persiapan ini berpotensi menjadi faktor penentu dalam laga yang dikenal keras dan penuh duel fisik.

Dengan tambahan laga Wolves dan derbi London utara, Arsenal akan memainkan lima pertandingan dalam rentang 15 hari.

Rangkaian padat ini ditutup dengan derbi London lain melawan Chelsea pada 1 Maret, menandai periode yang benar-benar menguji kedalaman dan ketahanan skuad Arteta.

LATEST UPDATE