Sejak di Metz, Sadio Mane Sudah Jadi Pemain yang Fenomenal
Dimas Ardi Prasetya | 6 Februari 2020 22:44
Bola.net - Mantan rekan setim Sadio Mane di Metz, Gaetan Bussman, mengungkapkan bahwa pemain asal Senegal itu sejak awal sudah menunjukkan bahwa ia adalah pemain yang fenomenal.
Sadio Mane saat ini adalah salah satu penyerang terbaik di dunia. Ia mengukuhkan status itu bersama dengan Liverpool.
Mane dikenal sebagai pemain yang sangat gesit dan kuat secara fisik. Ia juga seorang predator yang haus gol.
Banyak orang yang terkesan dengannya sejak ia gabung Liverpool. Namun bagi Bussman, ia sudah terkesan dengan Mane begitu ia menginjakkan kakinya di Eropa.
Fenomenal
Metz adalah klub pertama Sadio Mane di Eropa. Di sini lah, Gaetan Busmann bertemu dengan Mane.
Busmann awalnya tidak mengetahui seperti apa Mane. Namun setelah bertemu dengannya dan berlatih bersamanya, ia langsung mengetahui potensi besar yang dimiliki Mane.
“Olivier Perrin telah memberi tahu kami bahwa seorang pemain fenomenal akan datang ke Metz. Tetapi kami tidak tahu bahwa ia sebagus itu," bukanya pada FourFourTwo.
“Ia agak pendiam, tapi saya ingat betapa ia sepertinya terlihat selalu merasa bahagia - sepertinya ia tidak pernah merasakan tekanan," ujarnya.
"Ini musim dingin Prancis pertamanya. Ia sangat, sangat kedinginan tetapi kami tertawa tentang hal itu,” imbuhnya.
Eksplosif
Gaetan Bussmann pun mengamati performa Sadio Mane saat ini bersama dengan Liverpool. Menurutnya permainan Mane nyaris sama persis seperti saat masih bermain di Metz dulu.
Akan tetapi ada satu perbedaan besar yang membedakannya antara saat ini dengan Mane tahun 2011 silam. Menurutnya saat ini kekautan fisiknya membuatnya lebih sulit dihentikan pemain lawan.
"Ia bermain sama sekarang seperti ketika ia tiba di Prancis. Secara fisik ia lebih berkembang, tentu saja, dan ia bisa bermain 90 menit dengan intensitas penuh."
“Namun, perbedaan terbesarnya adalah seberapa eksplosifnya dirinya di lapangan, terutama dalam situasi satu lawan satu," terangnya.
Pemain Andalan
Gaetan Bussman menambahkan, di Metz Sadio Mane langsung menjadi pemain andalan pelatih. Ia mengatakan Mane punya kemampuan untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan sendirian saja.
“Saya ingat satu pertandingan cadangan melawan Jura Sud pada November 2011 - cuaca sangat dingin dan berkabut sehingga Anda tidak dapat melihat 20 meter di depan Anda. Pertandingan itu hampir dibatalkan," tuturnya.
“Mane duduk di bangku dan ia masuk ke lapangan. Kami tidak bisa melihat lawan dengan benar; kami hanya berkata, 'Berikan bola ke Sadio.' Kami ingin ia menggiring bola melewati lawan dan mencetak gol," kenangnya.
"Ia tidak mencetak gol pada akhirnya, tetapi ia menyebabkan kekacauan. Kami akhirnya menang 2-1," tutupnya.
Sadio Mane hanya setengah musim saja membela Metz. Ia kemudian pindah ke RB Salzburg, sebelum akhirnya pindah ke Southampton pada musim panas 2014. Dua tahun kemudian, ia pindah ke Liverpool.
(fourfortwo)
Baca Juga:
- Mane, Salah, dan Firmino Kini Jadi Panutan Bagi Pemain Lain di EPL
- Liverpool Junior Berjuang di FA Cup, Senior Berlibur di Amerika Serikat
- Ronaldo, Aguero, Messi, Mbappe, Semua di Bawah Ciro Immobile
- 10 Pemain Liverpool Ini Tak Pernah Cicipi Kekalahan di Anfield
- Gabung Arsenal, Pablo Mari Justru Bicarakan Mane dan Salah
- Jurgen Klopp Pastikan Sadio Mane Absen Sampai Jeda Musim Dingin
- Legenda Liverpool: Salah Atau Mane Bisa Tergoda Pindah ke Madrid Atau Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
LATEST UPDATE
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
Jadwal Liga Champions Inter vs Arsenal: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:07
-
Battle of WAGs Liga Champions 2025/2026: Inter vs Arsenal
Bolatainment 20 Januari 2026, 15:07
-
Inter Milan Ingin Hapus Kutukan Laga Besar saat Hadapi Arsenal di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:03
-
Christian Chivu Tegaskan Inter Milan Tahu Cara Hadapi Arsenal
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:49
-
3 Pemain Arsenal Absen Lawan Inter Milan, Siapa Saja?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 14:40
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Pekan Ketiga Putaran I di Bandung, 22-25 Januari 2026
Voli 20 Januari 2026, 14:35
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
-
Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






