Sekali Lagi Mourinho Benar, Kali Ini Soal Masalah Paul Pogba di MU vs Prancis
Richard Andreas | 18 November 2020 12:00
Bola.net - Komentar kontroversial Paul Pogba baru-baru ini membuktikan kebenaran pendapat mantan pelatihnya, Jose Mourinho. Pogba terang-terangan mengaku lebih bahagia di Timnas Prancis daripada di Manchester United.
Ya, Pogba lagi-lagi tenggelam dalam kesulitan yang sama. Dia sekarang lebih sering dicadangkan dan spekulasi perihal masa depannya pun menguat. Baru-baru ini, sepertinya Pogba kelepasan bicara soal perbandingan di Prancis dan di MU.
"Bermain bersama Prancis seperti membuka jendela. Rasanya seperti menghirup udara segar ketika Anda bermain di sini," kata Pogba.
"Ini bukan berarti kami tidak menikmati permainan di level klub, tapi di sini memang berbeda. Kami seperti keluarga yang sebenarnya."
Komentar ini membuat Pogba dikecam, pun mengingatkan kembali akan pendapat Mourinho saat masih melatih MU beberapa tahun lalu. Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
TIdak bahagia di MU
Sudah bertahun-tahun Pogba tidak terlihat bahagia saat bermain di lapangan untuk MU. Tekanan label pemain termahal sepertinya membuat dia kesulitan.
Talenta Pogba luar biasa, keterampilannya tinggi, tapi entah mengapa dia tampak jauh lebih baik saat membela Timnas Prancis daripada di MU. Seolah-olah ada dua Pogba.
Komentar Pogba di atas pun semakin menegaskan gagasan tersebut. Dia mengaku lebih bahagia di Prancis, bukan di MU. Dan hal ini sebenarnya sudah pernah dikatakan Mourinho.
Sempurna untuk Pogba
Mourinho memang dicap gagal sebagai pelatih MU, padahal faktanya dia masih bisa mempersembahkan trofi. Mourinho pun pernah berselisih dengan Pogba, dan dia terang-terangan menyoroti perbedaan Pogba di timnas dan di klub.
"Saya kira Piala Dunia adalah habitat yang sempurna untuk pemain seperti dia [Pogba] memberikan kemampuan terbaiknya. Mengapa? Sebab turnamen berjalan tertutup selama sebulan, dia hanya bisa berpikir soal sepak bola," kata Mourinho.
"Sedangkan sepanjang musim [di level klub], Anda bisa menghadapi tim besar, lalu tim yang lebih kecil, lalu yang lebih kecil lagi."
"Itu bisa membuat Anda kehilangan fokus, kehilangan konsentrasi, lalu pertandingan besar lainnya tiba," imbuhnya.
Bisakah Pogba bangkit?
Artinya, melihat pengakuan Pogba dan pendapat Mourinho di atas, jelas masalah gelandang 27 tahun ini terletak pada fokus dan konsentrasi dari pekan ke pekan.
Pogba tidak bisa konsisten, padahal seharusnya dia bisa jadi pemain terbaik MU. Pertanyaannya, haruskah MU menunggu Pogba bangkit atau menjualnya dengan segera?
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
Inginkan Jadon Sancho, MU Mungkin Harus Tiru Siasat Transfer Chelsea
Kena Nutmeg Pemain 18 Tahun, Donny van de Beek Jadi Tertawaan di Timnas Belanda
12 Gol Pemain Chelsea di Jeda Internasional: Lampard Senyum Saat Klopp Murung
Masih Ingat Adnan Januzaj? MU Ingin Pulangkan Doi ke Old Trafford
Diam-Diam, Frank Lampard Dukung Ross Barkley di Aston Villa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















