Seni Gelap untuk Hentikan Romelu Lukaku dan Chelsea: Bola Boleh Lewat, Orang Jangan!
Asad Arifin | 19 September 2021 14:44
Bola.net - Ron Walker, jurnalis Sky Sports, membuat analisis cara menghentikan Romelu Lukaku dan Chelsea. Selain mengandalkan taktik dan kemampuan individu, Ron Walker juga menyarankan cara gelap yakni membuat pelanggaran.
Lukaku telah berkembang pesat bersama Inter Milan dalam dua musim terakhir. Setelah menahbiskan diri sebagai King of Milan, Lukaku kemudian menyusuri jejak masa lalunya di Chelsea.
Lukaku kembali ke Chelsea awal musim 2021/2022 ini. Pemain 28 tahun itu ingin menebus kegagalan pada kesempatan pertama bersama The Blues. Dan, sejauh ini, Lukaku memberi dampak besar bagi klub asal London Barat.
Cara Hentikan Lukaku
Lukaku dan Chelsea adalah kombinasi yang tepat. Chelsea, di bawah Thomas Tuchel, adalah tim yang solid. Namun, musim lalu mereka tidak punya mesin gol yang bisa menjadi penentu kemenangan ketika laga tidak berjalan mudah.
Kini, mesin gol itu hadir pada sosok Lukaku. Mereka langsung nyetel. Lukaku tak butuh waktu lama untuk masuk dalam skema permainan Chelsea dan langsung memahami cara bermain rekan satu timnya yang bagus.
Lukaku adalah pemain yang lengkap. Dia punya kemampuan teknis dan kekuatan fisik. Namun, bukan berarti Lukaku tidak bisa dihentikan.
Ron Walker mencatat ada beberapa cara untuk menghentikan Lukaku. Analisis Walker berdasar pertandingan Lukaku bersama Inter di Serie A musim 2020/2021 lalu. Secara khusus, dia mengambil sempel pada tiga laga: lawan Atalanta, Hellas Verona, dan Udinese.
Bola Lewat, Pemain Jangan!
Ron Walker menyebut menghentikan Lukaku bukan perkara mudah. Harus ada pemain yang secara khusus menjaganya dan permainan kolektif. Skema tiga bek sejajar bisa lebih efektif karena akan menang jumlah pemain.
Selain dari sisi teknis, Ron Walker juga menyarankan seni gelap untuk hentikan Lukaku yakni membuat pelanggaran.
"Pada laga lawan Verona, di mana Lukaku gagal mencatatkan satu tembakan dan hanya membuat tujuh operan sepertiga akhir, ia dilanggar lima kali, tertinggi satu musim. Empat di antaranya berasal dari bek tengah Giangiacomo Magnani," kata Ron Walker.
Resikonya Besar
Melakukan pelanggaran teknis tentu butuh skill khusus. Seperti yang dilakukan Giorgio Chiellini pada Bukayo Saka di final Euro 2020. Ron Walker menyebut hal yang sama harus dipelajari bek-bek yang akan berjumpa Lukaku.
"Saat Inter ditahan imbang Udinese, bek Samir mendapat kartu kuning setelah menyadari bahwa dia akan digocek, lalu menyeret Lukaku ke tanah. Alternatifnya mungkin jauh lebih menyakitkan daripada kartu kuning," kata Ron Walker.
"Chelsea hanya mencetak tiga gol dari tendangan bebas sejak awal musim lalu," tegas Ron Walker.
Sumber: Sky Sports
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Dean Henderson Pulih, David De Gea Bakal Duduk di Bangku Cadangan Lagi?
- Manchester City 0-0 Southampton: Finishing Buruk Jegal Ambisi City
- Jadwal Liga Inggris Hari Ini Live di SCTV, Minggu 19 September 2021
- Cetak Gol ke-100 di Liverpool, Mane Dapat Pujian dari Klopp
- Tumpas Crystal Palace, Sadio Mane Cetak Gol ke-100 untuk Liverpool
- Prediksi Tottenham vs Chelsea 19 September 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






