Sering Dikritik, Emery Justru Senang
Richard Andreas | 8 Februari 2019 09:00
Bola.net - - Unai Emery mengaku sudah terbiasa menghadapi kritik dan bekerja keras berdasarkan kritik tersebut. Bos Arsenal ini tidak keberatan dengan kritik yang menyerangnya dewasa ini, Emery justru mengaku sebagai kritikus terbesar pada dirinya sendiri.
Musim 2018/19 ini adalah musim pertama Emery menangani The Gunners. Sebenarnya dia sudah menjalani musim pertama ini cukup baik, mengingat pelatih mana pun pada umumnya cukup kesulitan di musim pertama. Pun demikian, dia tetap tak terhindar dari kritik.
Emery dinilai gagal mempertahankan performa Arsenal ketika bermain di kandang lawan. Kritik tersebut memang benar adanya, musim ini Arsenal sering kehilangan poin ketika bermain sebagai tim tamu, mereka tampil jauh lebih baik ketika jadi tuan rumah.
Mantan pelatih PSG ini mengakui performa timnya memang tak maksimal ketika bertandang. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kritik Diri Sendiri
Menurut Emery, kritik adalah hal bagus bagi perkembangan tim. Dia mengakui Arsenal harus tampil lebih baik saat bertandang, tapi itu tidak mudah. Emery menyadari ada masalah yang belum terselesaikan.
"Kritik pertama saya adalah diri saya sendiri. Saya bekerja berdasarkan kritik pada diri saya karena saya tahu bahwa pekerjaan saat ini bisa mengubah jalan kami. Ketika bermain kandang dan tandang, kami bekerja dengan kemungkinan untuk menembus empat besar," tegas Emery di laman resmi Arsenal.
"Namun, kami tahu itu tidak mudah. Sebulan yang lalu, kami berada di situasi yang sama, dan saya pikir kami kuat di kandang. Saya merasa kami harus tampil lebih baik saat bertandang."
Mengembalikan Kepercayaan Diri

Lebih lanjut, Emery menilai performa tandang Arsenal menurun karena kehilangan kepercayaan diri. Dia meyakini Arsenal sempat tampil apik ketika bermain di markas lawan pada awal musim ini, tapi performa mereka menurun setelah titik tertentu.
"Kami memulai laga tandang dengan sangat bagus, juga mengubah mentalitas kami untuk mendapatkan poin lebih banyak, tapi sekarang kami harus mengembalikan kepercayaan diri ini. Mengembalikan performa ini, dan kesempatan berikutnya adalah melawan Huddersfield Sabtu besok."
"Saya ingin melakukan hal yang sama melawan Huddersfield. Setelahnya, kami tahu kami bisa menang, tapi jika kami gagal menang, itu hal yang berbeda. Kami ingin percaya diri dan lebih percaya diri lagi untuk terus bekerja keras," tandasnya.
Berita Video
Berita video 5 hal penting yang bisa menentukan Liverpool atau Manchester City yang menjadi juara Premier League 2018-2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Liverpool vs Tottenham: Richarlison
Liga Inggris 16 Maret 2026, 01:42
-
Arti Penting Kemenangan Manchester United atas Aston Villa
Liga Inggris 15 Maret 2026, 23:50
LATEST UPDATE
-
Pesan Rooney untuk Manchester United: Singkat Saja, Permanenkan Carrick!
Liga Inggris 16 Maret 2026, 07:20
-
Ramai-ramai Mempertanyakan Masa Depan Arne Slot di Liverpool
Liga Inggris 16 Maret 2026, 06:28
-
AC Milan Tumbang di Kandang Lazio, Begini Penjelasan Massimiliano Allegri
Liga Italia 16 Maret 2026, 05:47
-
Man of the Match Lazio vs AC Milan: Gustav Isaksen
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:51
-
Luka Modric Siap Mengabdi di AC Milan Hingga 2027?
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:00
-
Inter Milan dan Chivu yang Kebingungan
Liga Italia 16 Maret 2026, 03:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54











