Silva: Ruang Ganti City Penuh Amarah
Editor Bolanet | 29 Desember 2012 22:00
- Gelandang Manchester City, David Silva mengungkapkan jika ruang ganti tim diliputi amarah menyusul performa kurang meyakinkan belakangan ini.
City terseok tujuh poin di belakang Manchester United pada papan klasemen Premier League setelah ditekuk 0-1 pada partai Boxing Day. Dan Silva mendesak rekan-rekannya untuk segera bangkit lawan Norwich pekan ini jika tak ingin tertinggal lebih jauh.
Kekalahan dari Sunderland adalah pukulan telak untuk kami. Tak seorang pun percaya kami akan kalah. Sebagai tim, kami punya hasrat untuk mengulangi sukses juara kami. Namun sebagaimana kami tahu, Premier League sangat terbuka dan jika Anda membuang peluang maka Anda akan kalah, ujar maestro asal Spanyol itu.
Eks gelandang berusia 26 tahun itu menambahkan, Meski begitu, ada banyak kemarahan di ruang ganti - dan tak hanya dari pelatih. Tiga poin itu sangat penting dalam situasi kami karena itu bisa memberi perbedaan antara juara dan pecundang.
Silva merasa kegagalan mereka meraup poin sempurna lebih disebabkan para rival mereka kini lebih siap memberikan perlawanan. Ia juga merasa persaingan menuju gelar juara masih panjang, namun mereka tak boleh lagi memberikan keuntungan pada pasukan Sir Alex Ferguson di laga tersisa. (sun/row)
City terseok tujuh poin di belakang Manchester United pada papan klasemen Premier League setelah ditekuk 0-1 pada partai Boxing Day. Dan Silva mendesak rekan-rekannya untuk segera bangkit lawan Norwich pekan ini jika tak ingin tertinggal lebih jauh.
Kekalahan dari Sunderland adalah pukulan telak untuk kami. Tak seorang pun percaya kami akan kalah. Sebagai tim, kami punya hasrat untuk mengulangi sukses juara kami. Namun sebagaimana kami tahu, Premier League sangat terbuka dan jika Anda membuang peluang maka Anda akan kalah, ujar maestro asal Spanyol itu.
Eks gelandang berusia 26 tahun itu menambahkan, Meski begitu, ada banyak kemarahan di ruang ganti - dan tak hanya dari pelatih. Tiga poin itu sangat penting dalam situasi kami karena itu bisa memberi perbedaan antara juara dan pecundang.
Silva merasa kegagalan mereka meraup poin sempurna lebih disebabkan para rival mereka kini lebih siap memberikan perlawanan. Ia juga merasa persaingan menuju gelar juara masih panjang, namun mereka tak boleh lagi memberikan keuntungan pada pasukan Sir Alex Ferguson di laga tersisa. (sun/row)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Alaves vs Barcelona: Nahuel Tenaglia
Liga Spanyol 14 Mei 2026, 06:29
-
Man of the Match Lazio vs Inter: Denzel Dumfries
Liga Italia 14 Mei 2026, 06:18
-
Man of the Match Man City vs Palace: Phil Foden
Liga Inggris 14 Mei 2026, 06:05
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 14 Mei 2026, 05:57
-
Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
Liga Eropa Lain 14 Mei 2026, 05:21
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24









