Sindiran Rangnick untuk MU: Habiskan 750 Juta Poundsterling tapi Makin Terpuruk!
Editor Bolanet | 3 Mei 2025 04:21
Bola.net - Ralf Rangnick tak segan menyoroti stagnasi yang dialami Manchester United sejak kepergiannya tiga tahun lalu. Mantan pelatih MU itu menilai klub tak menunjukkan perkembangan berarti meski sudah menghabiskan dana besar untuk transfer pemain.
Sang pelatih asal Jerman ini juga secara halus meragukan kesesuaian Ruben Amorim sebagai kandidat pelatih MU. Kritik pedasnya ini disampaikan tepat sebelum MU menang 3-0 atas Athletic Bilbao dalam laga semifinal Liga Europa.
Rangnick yang pernah menjabat sebagai pelatih interim di akhir 2021 ini dikenal dengan analisis tajamnya tentang masalah struktural di Old Trafford. Kali pun ia kembali mengingatkan perlunya perubahan mendasar di tubuh Setan Merah.
Rangnick Soroti Stagnasi MU

Selama wawancara dengan CANAL+ Austria, Rangnick dengan tegas menyatakan MU tidak menunjukkan kemajuan berarti. Ia mencatat klub justru terpuruk lebih dalam di klasemen meski telah menghabiskan dana transfer sekitar £750 juta.
Pelatih 65 tahun itu juga menyoroti ketidaksesuaian sistem permainan dengan komposisi skuad. Menurutnya, MU saat ini seperti tim yang tidak memiliki identitas permainan yang jelas.
"Beberapa hal dasar perlu diubah, dan sejak itu £700 atau jika bukan £750 juta telah dihabiskan untuk pemain baru. Dan di klasemen mereka bahkan jauh lebih buruk daripada saat itu (ketika dia ambil alih)" tegas Rangnick.
Peluang MU di Liga Europa
Rangnick mengakui MU masih memiliki kesempatan untuk menyelamatkan musim ini. Kemenangan di Liga Europa bisa menjadi tiket masuk ke Liga Champions musim depan.
Namun ia mengingatkan bahwa pencapaian di bawah itu akan menjadi kekecewaan besar. Terutama mengingat besarnya investasi yang sudah dikeluarkan klub.
"Mereka sebenarnya bisa, dengan kemenangan di Liga Europa, masih menyelamatkan musim ini. Karena kemudian mereka akan berada di Liga Champions," jelas mantan direktur olahraga RB Leipzig itu.
Kritik Penunjukan Amorim

Rangnick secara khusus menyoroti masalah taktis yang dihadapi MU. Ia mempertanyakan keputusan merekrut pelatih dengan sistem tiga bek di tengah musim, sementara skuad dibangun untuk formasi empat bek.
Menurut pengamatannya, masalah ini sangat terlihat dalam laga-laga Premier League. MU kerap kesulitan menghadapi tim-tim yang seharusnya bisa dikalahkan.
"Mereka telah mendatangkan pelatih di pertengahan musim yang bermain dengan tiga atau lima bek, dan skuad dibangun berdasarkan sistem empat bek. Ini yang Anda lihat ketika melihat mereka bermain, terutama dalam pertandingan Premier League melawan lawan-lawan yang biasanya harus dimenangkan Manchester United," papar Rangnick.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Pesan Ruben Amorim untuk Luke Shaw: Ayo, Kamu Bisa Lebih Baik dari Ini!
- Puja-puji Ruben Amorim untuk Casemiro: Tidak Ada yang Sia-sia dari Sebuah Kerja Keras!
- Manchester United Diminta Lupakan Kemenangan 3-0 Melawan Athletic Bilbao, Kenapa Begitu?
- Dampak Kemenangan Manchester United atau Tottenham di Liga Europa terhadap Tiket Liga Champions
- Kian Bersinar di Real Betis, Atletico Madrid Siap Bayar Mahal untuk Antony
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lewandowski hingga Donnarumma, 6 Bintang Top Absen di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 19:28
-
Tangis Lewandowski dan Mimpi Piala Dunia yang Terhenti
Piala Dunia 1 April 2026, 17:24
LATEST UPDATE
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
-
Final Four Proliga 2026 Memasuki Fase Krusial
Voli 1 April 2026, 19:28
-
Lewandowski hingga Donnarumma, 6 Bintang Top Absen di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 19:28
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45















