Soal Formasi Tim, Klopp Mengaku Akan Bersikap Fleksibel
Dimas Ardi Prasetya | 14 November 2018 23:40
Bola.net - - Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengatakan ia tak akan terus mempertahankan formasi 4-2-3-1 yang beberapa kali dipakainya belakangan ini.
Klopp lebih dikenal sebagai penganut formasi ofensif 4-3-3 di Liverpool. Akan tetapi belakangan ini sempat beberapa kali berganti ke formasi 4-2-3-1.
Taktik itu dipakainya karena sejumlah penggawa lini tengahnya bertumbangan karena cedera. Skema itu terakhir digunakannya saat Liverpool bermain melawan Fulham.
Saat itu, Mohamed Salah jadi penyerang tunggal. Sementara itu tiga pemain di belakangnya adalah Xherdan Shaqiri, Roberto Fimino dan Sadio Mane.
Tak Permanen
Ada yang menyebut bahwa Liverpool berada pada kondisi terbaik mereka saat menggunakan formasi ini. Namun Klopp mengatakan timnya akan terus menyesuaikan formasi tim tergantung pada situasi yang mereka hadapi.
“Kami memainkannya dari waktu ke waktu, kami tidak hanya memainkannya di awal ketika saya masuk. Kami memainkannya tahun lalu, saya pikir kami memainkannya di laga terakhir," ujarnya pada Premier League Productions.
"Kami memainkan sistem yang berbeda. Tetapi saya tidak terlalu memikirkan hal-hal seperti itu, saya selalu berada dalam situasi itu," sambung Klopp.
“Saya menggunakan pengalaman saya hanya dengan apa yang dapat saya ingat - saya tidak membaca catatan-catatan saya dan berpikir: 'Apa yang kami lakukan dalam situasi itu?' Saya cukup yakin kami memainkan formasi diamond (berlian) karena saya memainkannya selalu ketika saya memiliki kesempatan untuk melakukannya, memainkan dua striker dan hal-hal seperti itu," tandasnya.
Tergantung Pemain
Klopp lantas menjelaskan apa dasar pemilihan formasinya khususnya di Liverpool. Ia menyebut ia memilih formasi tertentu berdasarkan performa para pemainnya.
"Sistem kami, ketika kami bermain dengan tiga pemain di depan, adalah sesuatu seperti formati berlian; itu bisa 4-5-1, itu bisa 4-3-3. Tentu saja, 4-2-3-1 - 4-4-1-1, saya lebih suka di kebanyakan situasi untuk menamainya - adalah sistem yang bagus."
"Tapi ini bukan tentang sistem, ini semua tentang pemain. Tugas saya adalah membawa pemain ke posisi terbaik di mana mereka dapat membantu tim dengan hal-hal yang dapat mereka lakukan," terangnya.
Berita Video
Berita video wawancara singkat dengan Riko Simanjuntak soal laga Timnas Indonesia melawan Thailand pada laga ketiga Piala AFF 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match laga Liverpool vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 9 Mei 2026, 21:40
LATEST UPDATE
-
Chelsea Bangkit di Waktu yang Tepat
Liga Inggris 10 Mei 2026, 00:27
-
Jadwal Siaran Langsung Persija vs Persib: Tayang di TV Mana?
Bola Indonesia 10 Mei 2026, 00:11
-
Prediksi Milan vs Atalanta 11 Mei 2026
Liga Italia 9 Mei 2026, 23:37
-
Hasil Sunderland vs Man United: Tanpa Gol dari Stadium of Light
Liga Inggris 9 Mei 2026, 23:03
-
Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 9 Mei 2026, 22:03
-
Man of the Match laga Liverpool vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 9 Mei 2026, 21:40
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55












