Dari Gol Szoboszlai Hingga Pemilihan Taktik Arne Slot, Ini Pelajaran dari Duel Marseille vs Liverpool

Dari Gol Szoboszlai Hingga Pemilihan Taktik Arne Slot, Ini Pelajaran dari Duel Marseille vs Liverpool
Skuad Liverpool merayakan golnya ke gawang Marseille di Liga Champions, Kamis (22/01/2026). (c) AP Photo/Philippe Magoni

Bola.net - Liverpool pulang dari Prancis dengan senyum lebar setelah menaklukkan Marseille pada matchday 7 Liga Champions 2025/2026. Bermain di Orange Velodrome, Kamis (22/01/2026), The Reds menang meyakinkan dengan skor 3-0.

Kemenangan ini terasa istimewa karena Liverpool harus menghadapi tekanan besar dari tuan rumah. Marseille tampil cukup dominan dalam penguasaan bola, namun efektivitas menjadi pembeda utama di laga tersebut.

Liverpool mencetak gol lewat Dominik Szoboszlai di akhir babak pertama, sebelum diikuti gol bunuh diri Geronimo Rulli dan penyelesaian Cody Gakpo di masa injury time. Hasil ini membawa The Reds semakin dekat dengan tiket otomatis ke babak gugur.

Di balik skor telak itu, ada sejumlah pelajaran penting yang bisa dipetik dari permainan Liverpool. Mulai dari penampilan individu, kecerdikan bola mati, hingga kematangan taktik racikan Arne Slot.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 6 halaman

Joe Gomez Bersinar

Joe Gomez Bersinar

Aksi bek Liverpool, Joe Gomez berebut bola dengan pemain Sunderland, Reinildo Mandava, 3 Desember 2025. (c) AP Photo/Jon Super

Joe Gomez mendapat kepercayaan untuk menggantikan Ibrahima Konate yang absen karena alasan keluarga. Keputusan itu sempat memunculkan keraguan, mengingat minimnya menit bermain sang bek musim ini.

Namun, Gomez menjawabnya dengan performa solid sepanjang pertandingan. Ia tampil tenang, disiplin, dan hampir tak melakukan kesalahan saat menghadapi tekanan lini depan Marseille.

Bek asal Inggris itu memenangkan tiga dari lima duel, mencatatkan tiga pemulihan bola, serta melakukan tujuh sapuan penting. Akurasi umpannya juga sempurna dengan catatan 100 persen, memperlihatkan kualitasnya saat menguasai bola.

Penampilan ini menjadi pengingat mengapa Gomez telah mencatatkan begitu banyak penampilan untuk Liverpool selama bertahun-tahun. Andai mampu menjaga kebugaran, ia masih menjadi aset berharga di lini belakang.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 25 Januari 2026
Bournemouth Bournemouth
00:30 WIB
Liverpool Liverpool
Ligue 1 Ligue 1 | 25 Januari 2026
Marseille Marseille
03:05 WIB
Lens Lens
2 dari 6 halaman

Eksekusi Cerdik Szoboszlai

Eksekusi Cerdik Szoboszlai

Dominik Szoboszlai merayakan gol Liverpool ke gawang Marseille bersama Jeremie Frimpong di UCL, Kamis (22/01/2026). (c) AP Photo/Philippe Magoni

Dominik Szoboszlai kembali menunjukkan kelasnya lewat bola mati yang mematikan. Gol pembuka Liverpool lahir dari tendangan bebas cerdik yang memecah kebuntuan di Velodrome.

Szoboszlai dengan cermat menempatkan bola di antara celah pagar hidup Marseille. Bola meluncur mendatar ke sisi kiri bawah gawang tanpa mampu dihalau Geronimo Rulli.

Gol ini menegaskan kualitas Szoboszlai sebagai spesialis bola mati baru Liverpool. Kehadirannya perlahan mengurangi rasa kehilangan terhadap sosok Trent Alexander-Arnold yang lama menjadi andalan situasi set-piece.

3 dari 6 halaman

Tak Masalah Gagal Finis di Posisi Pertama

Tak Masalah Gagal Finis di Posisi Pertama

Para pemain Liverpool merayakan gol Dominik Szoboszlai dalam laga Liga Champions antara Marseille vs Liverpool di Stade Velodrome, 22 Januari 2026 (c) AP Photo/Philippe Magoni

Kemenangan di Prancis membawa Liverpool melesat ke posisi empat klasemen Liga Champions. Mereka kini mengoleksi 15 poin dari tujuh pertandingan dan berada di jalur aman menuju delapan besar.

Posisi ini sangat krusial karena memberi peluang lolos otomatis ke babak 16 besar. Liverpool kini menjadi salah satu dari empat wakil Inggris yang nasibnya masih berada di tangan sendiri.

Meski gagal jadi pemuncak klasemen namun Liverpool tak perlu kecewa. Sebab pengalaman musim lalu bisa menjadi pelajaran berharga. Saat itu, Liverpool finis sebagai pemuncak klasemen fase grup, namun justru bertemu lawan berat di babak 16 besar yakni PSG.

Mereka kemudian tersingkir lewat adu penalti. Kini, finis di delapan besar diyakini bisa membuat jalan Liverpool lebih bersahabat di fase knockout.

4 dari 6 halaman

Taktik Jitu Arne Slot

Taktik Jitu Arne Slot

Manajer Liverpool Arne Slot saat memimpin skuadnya di laga lawan Marseille di Liga Champions, Kamis (22/01/2026). (c) AP Photo/Philippe Magoni

Arne Slot pantas mendapat pujian atas pendekatan taktisnya di laga ini. Formasi 4-2-2-2 yang diterapkannya sukses meredam agresivitas Marseille.

Tim tuan rumah, yang telah mencetak lebih banyak gol dibanding PSG di Ligue 1 musim ini, dibatasi hanya pada 0,88 xG. Sebagian besar peluang mereka datang dari tembakan spekulatif luar kotak penalti.

Di sisi lain, Liverpool mampu mengalirkan bola dengan baik dari belakang ke depan. Mereka mencatatkan 11 tembakan dan 1,49 xG, angka yang bisa lebih besar dengan keputusan akhir di area pertahanan Marseille yang lebih bersih.

Perubahan posisi Ryan Gravenberch yang turun ke bek kanan demi memberi ruang bagi Jeremie Frimpong juga terbukti efektif. Ini menjadi salah satu penampilan taktis terbaik Slot musim ini.

5 dari 6 halaman

Slot dan Salah Sudah Berdamai?

Slot dan Salah Sudah Berdamai?

Ekspresi Mohamed Salah di laga Marseille vs Liverpool di Liga Champions, Kamis (22/01/2026). (c) AP Photo/Philippe Magoni

Sorotan lain tertuju pada Mohamed Salah yang kembali menjadi starter. Keputusan ini terasa signifikan setelah hubungan keduanya sempat memanas sebelum Piala Afrika.

Slot sebelumnya merasa Salah memberi dampak negatif dalam permainan tanpa bola. Hal itu membuat sang pemain sempat dicadangkan meski berstatus bintang utama.

Di Velodrome, Slot langsung menurunkannya sejak awal. Salah memang tak tampil eksplosif, hanya mencatatkan dua tembakan dan satu peluang tercipta.

Namun kontribusinya tanpa bola cukup untuk membenarkan kepercayaan sang pelatih. Gencatan senjata yang tampaknya telah disepakati ini diharapkan mampu bertahan demi kepentingan Liverpool.