Statistik ini Buktikan William Saliba Punya Satu Kemampuan Spesifik yang Dibutuhkan Arsenal
Richard Andreas | 7 Mei 2020 06:00
Bola.net - Entah mengapa, lini belakang Arsenal seakan-akan dikutuk untuk terus gagal. Beberapa tahun terakhir fans Arsenal sudah biasa melihat blunder-blunder barisan bek Arsenal, yang masih terjadi sampai musim 2019/20 ini.
Masalah di lini belakang itu adalah salah satu yang langsung mencuri perhatian Mikel Arteta ketika pertama kali tiba di Emirates Stadium. Dia tahu barisan bek Arsenal tidak cukup kuat, perlu ada perombakan besar-besaran.
Sebenarnya Arsenal sudah mencoba memperbaikinya sebelum Arteta tiba, yakni saat masih ditangani Unai Emery. Musim panas ini, Emery mendatangkan David Luiz, Kieran Tierney, dan William Saliba dari Saint-Etienne -- meski Saliba baru tiba di Arsenal musim depan.
Di antara rekrutan Arsenal di lini belakang itu, Saliba merupakan salah satu yang paling menarik. Mengapa? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Mengenal Saliba
Saliba tidak terlalu banyak membela Saint-Etienne musim ini. Musim ini memang tidak terlalu bersahabat untuk Saint-Etienne, Bek asal Prancis itu juga kesulitan memulihkan diri dari cedera kambuhan.
Dikutip dari Squawka, musim ini Saliba hanya 11 kali jadi starter pada 12 penampilannya di Ligue 1, termasuk pada tujuh pertandingan terakhir sebelum akhirnya pihak liga memutuskan menuntup musim secara prematur.
Saint-Etienne jelas bermain buruk pada tujuh laga terakhir itu, mereka hanya bisa mengantongi dua poin. Biar begitu, Saliba sendiri sudah bermain cukup apik.
Tercatat, di antara semua pemain di lima liga top Eropa yang setidaknya telah menempuh 900 menit kesempatan bermain musim ini, hanya ada dua pemain yang lebih baik dari Saliba dalam hal pure tackle success rate.
Tekel Bersih
Pure tackle success rate mengukur bagaimana efektivitas tekel pemain dalam pertandingan. Dengan perhitungan yang kompleks, tekel sukses Saliba bisa mencapai 79,17%. Dia hanya kalah dari Federico Fazio (80%) dan Yerry Mina (82.22%).
Artinya, Saliba merupakan salah satu jagoan tekel dalam bertahan. Terlebih mungkin dialah satu-satunya pemain yang telah menempuh setidaknya 900 menit bermain di lapangan tanpa sekali pun melakukan pelanggaran dari percobaan tekel.
Rasio tekel sukses Saliba itu begitu tinggi, apalagi jika dibandingkan dengan rasio tekel sukses bek-bek Arsenal yang sekarang. Karena itulah Saliba seharusnya bisa jadi pembelian yang tepat untuk mengembangkan The Gunners.
Pure Tackle Success Rate
- William Saliba: 79,17%
- Calum Chambers: 66,67%
- Sokratis: 58,14%
- David Luiz: 57,14%
Meski kemampuan tekel Saliba dapat membuktikan kualitasnya sebagai bek bersih, mantan striker Arsenal, Kevin Campbell, meyakini bahwa Saliba bisa jadi salah satu pemain paling berani di lini pertahanan Arsenal nanti.
"Saliba akan jadi pemain fantastis, kami menginginkan dia. Kami menginginkan bek tengah tangguh," kata Campbell.
Menarik menanti bagaimana aksi Saliba di Arsenal nanti. Kira-kira akankah Saliba langsung dipercaya bermain di tim inti? Tulis jawabanmu di kolom komentar ya, Bolaneters!
Sumber: Squawka
Baca ini juga ya!
- Teken Kontrak Baru di RB Leipzig, Dayot Upamecano Bikin MU dan Arsenal Gigit Jari
- Mikel Arteta Langsung Tahu Masalah Utama Arsenal Ketika Pertama Kali Tiba Desember Lalu
- Ramsey Dianggap Terlalu Bagus untuk Duduk di Bangku Cadangan Juventus
- Bukan Juventus dan Bukan Arsenal, Ini Klub James Rodriguez Berikutnya
- Tolak Arsenal, Willian Pilih Gabung Tottenham
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


