Sudah Dibelikan Pemain, Frank Lampard Harus Siap Dipecat
Richard Andreas | 28 Agustus 2020 10:00
Bola.net - Bulan madu Frank Lampard bersama Chelsea sudah selesai. Musim 2020/21 mendatang, tidak ada lagi pengampunan jika Lampard gagal memenuhi ekspektasi.
Musim depan adalah musim kedua Lampard sebagai bos The Blues. Dia tampil cukup baik di musim 2019/20 lalu, berhasil memenuhi harapan finis empat besar.
Meski begitu, Chelsea tetap gagal meraih trofi dan beberapa kali tampil tidak konsisten . Untungnya kegagalan ini dimaafkan karena musim pertama Lampard berjalan dalam kondisi tak biasa, di tengah embargo transfer dan pasca kepergian Eden Hazard.
Sayangnya, Lampard tak akan dimaafkan semudah itu jika musim depan kembali gagal. Dia sudah dibelikan sejumlah pemain musim panas ini, yang berarti ekspektasi terhadapnya pun akan meningkat.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tak ada sentimen
Perubahan situasi Lampard ini diamati oleh analis Premier League, Craig Burley. Menurutnya, pimpinan Chelsea, Roman Abramovich, masih tetap bos bertangan dingin yang sama. Abramovich tak pernah segan memecat pelatih, Lampard tidak akan terus mendapat perlakuan istimewa.
"Ya, dia [Lampard] semua harus meningkatkan ekspektasi jika tidak mau dipecat. Dia dikagumi oleh fans Chelsea karena dia pernah sukses besar di sana, tapi Abramovich bukanlah bos yang sentimental, dan dia pun sudah mendukung Lampard," ungkap Burley kepada ESPN FC.
"Frank Lampard tahu bahwa sekarang dia harus membuktikan kualitasnya. Saya kira tahun lalu kita sudah cukup melihat bagaimana timnya bermain, ada banyak harapan di sana."
"Saya kira ada keraguan soal pertahanan timnya pada beberapa kesempatan dan itu adalah satu masalah yang harus dia bereskan," imbuhnya.
Pangkas jarak
Paling tidak, andai gagal juara, Lampard harus menunjukkan progres kepada Abramovich. Empat besar saja tidak akan cukup, khususnya setelah Lampard dibelikan pemain-pemain top seperti Hakim Ziyech, Timo Werner, Ben Chilwell, dan beberapa nama lain yang segera diresmikan.
"Yang paling buruk, andai mereka tidak bisa jadi juara, saya kira setidaknya dia harus bisa menunjukkan kemampuan memangkas selisih poin dari dua tim papan atas," sambung Burley.
"Dia tidak bisa hanya finis di peringkat keempat tahun depan, dengan jarak 33 atau 32 poin dari pemuncak klasemen, itu tidak cukup."
"Jadi selama ada progres, saya kira dia akan mendapatkan waktu," tutupnya.
Sumber: ESPN FC
Baca ini juga ya!
Sudah Tes Medis, Thiago Silva Segera Gabung Chelsea
Persiapan Pra Musim Chelsea Terganggu, Empat Pemain Dikabarkan Positif Corona
Malang Sarr Merapat ke Chelsea, Netizen: Tolong Stop Belanjanya!
Chelsea Resmikan Transfer Malang Sarr
Jurgen Klopp: Liverpool Tidak Bisa Foya-Foya di Bursa Transfer Seperti Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
-
Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 7 Juni 2026, 17:14
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 17:05
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










