Taktik Tiga Bek Tengah MU Dikritik, Van Gaal Membela Diri
Editor Bolanet | 17 Januari 2015 12:51
- Manajer Manchester United, Louis Van Gaal memberikan pembelaan diri terkait kritik yang diberikan publik mengenai taktik yang ia terapkan. Saat United dikalahkan 0-1 oleh Southampton di Old Trafford tersebut, fans mengeluhkan minimnya peluang yang dihasilkan MU di depan gawang lawan.
Mereka mempertanyakan kengototan Van Gaal untuk menerapkan taktik tiga bek tengah dalam formasi 3-5-2, yang disinyalir menjadi penyebab di balik minimnya kreativitas United dalam laga tersebut. Menghadapi tudingan tersebut, pria asal Belanda ini angkat bicara.
Baiklah, anda bisa melihat bahwa dalam tiga laga terakhir kami tak terlalu banyak menghasilkan peluang berbahaya. Namun perlu diingat bahwa saat menghadapi Tottenham, United memiliki enam peluang emas saat menggunakan taktik yang sama, ungkap Van Gaal seperti dilansir MUTV.
Hasil yang tidak sesuai keinginan sangat tergantung dengan lawan yang dihadapi. Namun harus saya akui bahwa pemain kami kurang kreatif saat memasuki fase akhir penyerangan dan gagal mendistribusikan umpan terakhir. Semoga saja hal serupa mampu kami perbaiki di laga terakhir.
Akhir pekan ini, Van Gaal akan ditantang membuktikan perkataannya tersebut saat membawa timnya melawat ke Loftus Road menghadapi tuan rumah QPR.[initial]
(mutv/mri)
Mereka mempertanyakan kengototan Van Gaal untuk menerapkan taktik tiga bek tengah dalam formasi 3-5-2, yang disinyalir menjadi penyebab di balik minimnya kreativitas United dalam laga tersebut. Menghadapi tudingan tersebut, pria asal Belanda ini angkat bicara.
Baiklah, anda bisa melihat bahwa dalam tiga laga terakhir kami tak terlalu banyak menghasilkan peluang berbahaya. Namun perlu diingat bahwa saat menghadapi Tottenham, United memiliki enam peluang emas saat menggunakan taktik yang sama, ungkap Van Gaal seperti dilansir MUTV.
Hasil yang tidak sesuai keinginan sangat tergantung dengan lawan yang dihadapi. Namun harus saya akui bahwa pemain kami kurang kreatif saat memasuki fase akhir penyerangan dan gagal mendistribusikan umpan terakhir. Semoga saja hal serupa mampu kami perbaiki di laga terakhir.
Akhir pekan ini, Van Gaal akan ditantang membuktikan perkataannya tersebut saat membawa timnya melawat ke Loftus Road menghadapi tuan rumah QPR.[initial]
Baca Juga
- Van Gaal Isyaratkan MU Tak Rekrut Pemain Lagi Januari Ini
- Green: De Gea Buktikan Dirinya 'Pemain Manchester United'
- Rooney Anggap Gol ke Gawang Liverpool Sebagai Yang Terbaik
- Pardew Ingin Bantu MU 'Reinkarnasikan' Zaha
- Inilah Sosok Bek Tengah Terbaik Versi Phil Jones
- Resmi, MU Lepas Henriquez Secara Permanen
- Keane: MU Tidak Pernah Mengusir Saya
- Van Gaal Tak Ingin Pengaruhi Wasit Seperti Fergie
- Scholes Khawatir MU Mulai Kalah Pamor Dari Man City
- Van Gaal Akui Dirinya Tak Lebih Baik Dari Moyes
- Koeman Sebut MU Tak Cocok Pakai Trio Bek Tengah
- Jones: MU Tak Ingin Posisi Empat, Kami Harus di Puncak
- Rooney Bangga Jadi Pemain Terbaik MU Bulan Desember
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















