Tampak Menjanjikan, MU Permanenkan Formasi 3-4-1-2?
Richard Andreas | 23 Oktober 2020 06:45
Bola.net - Manchester United memetik kemenangan mengejutkan dalam lawatan ke markas PSG pada duel Liga Champions beberapa hari lalu. Tak ada yang menduga Setan Merah bisa menang 2-1.
Ada banyak faktor elemen penyebab kemenangan MU, salah satunya formasi 3-4-1-2 pilihan Ole Gunnar Solskjaer. Ini bukan kali pertama formasi itu digunakan Solskjaer, dan sepertinya bakal lebih sering digunakan lagi musim ini.
Sebelumnya MU lebih sering memainkan formasi 4-3-3, standar sepak bola modern. Namun, performa di Paris kemarin mungkin bakal membuat Solskjaer berpikir ulang.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tangguh dalam tiga bek
Pertahanan MU jadi titik lemah pada beberapa pertandingan terakhir. Mereka kebobolan tiga gol kontra Crystal Palace, kebobolan dua gol lawan Brighton, dan kebobolan enam gol saat menjamu Tottenham.
Meski begitu, dengan formasi tiga bek, MU justru tampak lebih meyakinkan menahan gempuran lawan. Sebagian besar karena performa Axel Tuanzebe, yang berulang kali membungkam Neymar dan Kulian Mbappe.
Kebangkitan Tuanzebe ini diyakini bisa mendorong Solskjaer untuk menerapkan formasi tiga bek jadi permanen.
Duet Tuanzebe-Maguire-Lindelof sebagai tiga bek tengah diyakini bakal membuat MU semakin tangguh dan aman.
Juga saat menyerang
Formasi tiga bek itu tidak hanya tangguh bertahan, juga berbahaya saat menyerang. Alasannya ada pada pemain baru bersama Alex Telles.
Telles merupakan tipe full-back yang doyan menyerang, menyisir sayap lalu melepas umpan silang ke kotak penalti. Pemain seperti inilah yang sudah lama dibutuhkan MU.
Lalu ada Aaron Wan-Bissaka di sisi kanan, memang tidak terlalu baik saat menyerang, tapi energinya luar biasa sepanjang 90 menit.
Formasi ini lebih stabil, aman, dan tidak ada alasan bagi Solskjaer untuk tidak menggunakannya lagi.
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
Ozil Dukung Tim Lewat Twitter, Arteta: Itu Bagus!
Pengakuan Striker Watford: Di Dalam dan Luar Lapangan, Van Dijk Berbeda
Pencoretan Ozil Adalah Sebuah Ironi Bagi Arsenal, Kenapa?
Apa Salah Ozil Hingga Ditolak Arteta Masuk Skuat Arsenal?
Kondisi Membaik, Hakim Ziyech Ingin Segera Jadi Starter di Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Yunani vs Italia: Main Dengan 10 Pemain, Azzuri Tetap Menang
Piala Dunia 8 Juni 2026, 05:23
-
Bernardo Silva Belum Memilih Klub Baru, Barcelona Harus Menunggu
Liga Inggris 8 Juni 2026, 03:29
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













