Tenaga Tak Terbatas, Martinelli Ibarat Baterai-nya Arsenal
Yaumil Azis | 10 Desember 2019 11:34
Bola.net - Pujian dilontarkan pelatih interim Arsenal, Freddie Ljungberg, kepada Gabriel Martinelli usai menjalani laga kontra West Ham hari Selasa (10/12/2019). Ia menganggapnya seperti sebuah baterai yang tidak ada habisnya.
Martinelli turut membubuhkan namanya di papan skor dalam kemenangan Arsenal atas West Ham dalam ajang Premier League. Golnya tercipta pada menit ke-60 usai mendapatkan assist dari Sead Kolasinac.
Perlu diketahui bahwa the Gunners memenangi pertandingan tersebut dengan skor meyakinkan 3-1. Selain Martinelli, Nicolas Pepe dan Pierre-Emerick Aubameyang juga turut mencetak gol di laga tersebut.
Jelas, ini adalah kemenangan yang sangat penting bagi the Gunners. Pasalnya, sebelum ini, mereka selalu gagal meraih kemenangan dalam sembilan pertandingan di semua ajang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pujian untuk Martinelli
Pemain berkebangsaan Brasil tersebut menjadi pembuka keran gol Arsenal. Itulah sebabnya pelatih interim Arsenal, Freddie Ljungberg, menyematkan pujian khusus kepadanya.
"Martinelli bermain dengan luar biasa. Dia seperti sebuah baterai Duracell, dia terus berlari," ujar Ljungberg saat ditemui BBC Sport usai pertandingan.
Ljungberg juga membagikan pujian kepada seluruh anak asuhnya yang sudah tampil apik selama 90 menit. Mereka berhasil memanfaatkan kelelahan yang sedang melanda pemain West Ham di babak kedua.
"Para pemain memiliki kepercayaan dan menggerakkan bola dengan tempo yang lebih cepat. West Ham kelelahan. Pemain berlari dan berjuang. Saya percaya kepada mereka," lanjutnya.
Soal Lacazette yang Dicadangkan
Keputusan memainkan Martinelli sejak awal sendiri membuat publik mengernyitkan dahi. Pasalnya, Arsenal masih memiliki penyerang berkualitas di dalam diri Alexandre Lacazette. Pria asal Prancis itu sendiri hanya duduk di bangku cadangan.
Ljungberg menjelaskan bahwa keputusan mencadangkan Lacazette sendiri tidaklah mudah untuk diambil. Namun demi meraih kemenangan, ia dengan sangat terpaksa melakukannya.
"Laca adalah pemain yang luar biasa, tapi saya harus memuat keputusan yang berat," tambah pria berkebangsaan Swedia tersebut.
"Kami punya banyak hal yang harus dikerjakan. Nanyak hal yang harus diperbaiki. [Tim] mengalami tekanan besar tapi mereka punya kekuatan mental untuk menang. Saya coba untuk tetap tenang dan melihat apa yang akan terjadi," tutupnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Arsenal dan Kemenangan yang Sangat Berarti dari Markas West Ham
- Statistik Laga West Ham United vs Arsenal: Martinelli Capai Rekor Cesc Fabregas
- Arsenal Siap Bajak Chris Smalling dari Manchester United
- Man of the Match West Ham vs Arsenal: Pierre-Emerick Aubameyang
- Analisis: Malfungsi Lini Tengah Arsenal Lebih Buruk dari Pertahanan Rapuh?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















