Tenang dan Mematikan, Aubameyang Memang Jagonya Mencetak Gol
Richard Andreas | 2 Oktober 2019 13:30
Bola.net - Pierre-Emerick Aubameyang terus dipuji sebagai salah satu striker paling mematikan di Premier League. Kali ini, pujian itu datang dari mantan pemain Manchester United, Ryan Giggs.
Aubameyang menjadi pembeda dalam duel MU vs Arsenal di Premier League akhir pekan lalu. Setan Merah unggul terlebih dahulu lewat gol Scott McTominay di ujung babak pertama, lalu Arsenal menyamakan kedudukan lewat gol Aubameyang di menit ke-58.
Gol tersebut menambah pundi-pundi Aubameyang menjadi tujuh gol dari tujuh pertandingan Premier League, torehan impresif. Juga, gol itu jelas membuktikan ketajaman Aubameyang sebagai striker.
Dia tenang, melihat situasi, dan berhasil mengecoh David De Gea. Inilah sebabnya Giggs merasa kagum. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Eksekusi Mematikan
Proses gol Aubameyang cukup unik, juga sempat dianggap offside. Bukayo Saka melepaskan umpan apik, lalu Aubameyang berhadapan satu lawan satu dengan De Gea. Dengan dingin, Auba menjebol gawang Setan Merah.
"Itu umpan yang bagus dari pemain muda, Saka, tepat di jalur lari Aubameyang dan saya kira itu eksekusi luar biasa dengan kaki kirinya," buka Giggs kepada Optus Sport via Metro.
"Dia berpikir cepat, itu adalah eksekusi dari pencetak gol hebat. Dia tidak panik, dia tetap tenang padahal melawan David De Gea yang merupakan salah satu kiper terbaik di dunia."
"Eksekusi itu brilian. De Gea sudah berusaha menjaga posisinya, tapi tidak mudah menahan bola itu," lanjutnya.
Perubahan Arsenal
Lebih lanjut, pada pertandingan tersebut, Giggs mengamati bahwa Aubameyang bisa bermain lebih bebas ketika didukung Dani Ceballos di belakangnya. Keputusan ini berisiko, tapi Giggs yakin peluang menang Arsenal lebih besar dengan adanya Ceballos di lapangan.
"Ketika Dani Ceballos bermain, jelas tampak ada perbedaan besar tetapi mungkin mereka tidak lagi solid saat bertahan," sambung Giggs.
"Namun, perihal menyerang, jika Anda adalah striker dan melihat ada Ceballos di belakang, Anda tahu Anda akan mengontrol pertandingan lebih baik dan lebih banyak banyak peluang," tutupnya.
Sumber: Metro
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















