Termasuk Ronaldo-Messi, Ini 8 Pemain yang Pernah Dapat Standing Ovation dari Suporter Lawan
Richard Andreas | 9 April 2020 12:00
Bola.net - Ketika pemain lawan menjebol tim kesayangan Anda, sering kali Anda merasa kesal, tidak menyukainya. Namun, terkadang ada momen-momen spesial ketika rivalitas itu dikalahkan oleh kekaguman yang lebih tinggi.
Terkadang suporter pun harus mengangkat topi jika menyaksikan satu pemain lawan yang tampil luar biasa selama 90 menit. Apresiasi ini bukan mengaku kalah, hanya sebagai bentuk respek dan kekaguman.
Sebab itu, hanya pemain-pemain spesial yang pernah mendapatkan penghormatan seperti itu. Ketika seisi stadion memberikan standing ovation untuk pemain lawan, momen itu langka dan patut diingat.
Squawka merangkum beberapa momen standing ovation yang paling diingat di dunia sepak bola. Apa saja?
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Ronaldinho vs Real Madrid (2005)
Santiago Bernabeu dikenal sebagai tempat yang keras, tapi fans Los Blancos garis keras pun rela mengangkat topi mereka untuk Ronaldinho.
Saat itu, pemain ajaib asal Brasil ini menyuguhkan performa ajaib, mencetak dua gol untuk membantu Barca memetik kemenangan 3-0 di kandang rival abadi mereka.
Madrid tidak berdaya menghadapi Ronaldinho yang tampil impresif pada pertandingan tersebut. Dengan senang hati, publik Bernabeu pun berdiri dan memberikan aplaus untuk magis Ronaldinho.
Alessandro Del Piero vs Real Madrid (2008)
Permainan terbaik Del Piero adalah suguhan yang menyenangkan untuk suporter tuan rumah. Saat itu, Del Piero mencetak gol indah dengan kaki kiri sebelum menambah koleksinya dengan gol tendangan bebas yang membawa Juventus memetik kemenangan 2-0.
Madrid tahu mereka sudah kalah dari Juventus. Publik Bernabeu pun dengan senang hati memberikan aplaus berdiri untuk Del Piero, yang ditarik keluar beberapa detik sebelum pertandingan berakhir.
Pada laga ini, bek-bek Madrid memahami langsung bagaimana kualitas Del Piero pada puncak kariernya. Kualitas kapten Juventus itu tidak bisa dipandang sebelah mata.
Steven Gerrard vs Chelsea (2015)
Rival tangguh, Gerrard dan fans Chelsea tidak bakal pernah berteman baik. Gelandang The Reds ini selalu diserang suporter The Blues epanjang kariernya, sebab mereka percaya Frank Lampard lebih baik dari Gerrard.
Namun, Gerrard terbukti bisa mencetak gol di Stamford Bridge pada laga-laga terakhirnya untuk Liverpool. Gol itu sudah cukup untuk membuat fans Chelsea berdiri, memberikan aplaus dengan kagum ketika Gerrard meninggalkan lapangan.
Gerrad, uniknya, memberikan respons berkelas untuk penghargaan fans Chelsea itu: "Saya tidak akan terbawa suasana dan mendoakan fans Chelsea yang terbaik. Rasanya menyenangkan melihat mereka berdiri satu kali hari ini."
Cristiano Ronaldo vs Juventus (2018)
Cristiano Ronaldo mencetak gol tendangan salto yang luar biasa ke gawang Juventus pada Liga Champions 2017/18. Uniknya, gol inilah yang justru membuat fans Juve jatuh cinta dengan Ronaldo -- cinta yang berbalas.
Gol ini luar biasa, bisa jadi salah satu gol indah di Liga Champions. Ronaldo melompat begitu tinggi, menendang bola dengan presisi tanpa melihat gawang. Buffon jelas tidak punya kesempatan.
Tepat ketika Ronaldo ingin melakukan selebrasi "Siuuuu" biasanya, dia mendapati sebagian besar fans Juve berdiri dan memberikan aplaus. Momen inilah yang juga membuat Ronaldo tertarik datang ke Juventus musim berikutnya.
Cristiano Ronaldo vs Liverpool (2014)
Ronaldo lagi, kali ini ke gawang Liverpool. Bintang Portugal ini pernah jadi musuh besar publik Anfield, khususnya selama dia membela Manchester United selama enam tahun.
Setiap kali Ronaldo menyentuh bola, fans Liverpool langsung bersiul mengkritik. Namun, setelah membantu Madrid memetik kemenangan 3-0, Ronaldo akhirnya mendapatkan aplaus langsung dari publik Anfield.
Terkadang Anda harus mengakui bahwa Anda kalah dari pemain yang lebih baik. Kala itu, Liverpool mengakui ketajaman Ronaldo.
Lionel Messi vs Atletico Madrid (2009)
Ronaldo pernah, Messi pun pernah. Sudah beberapa kali Messi mendapatkan pujian langsung dari rival, saat itu dari suporter Atletico Madrid.
Superstar Barca ini mencetak hattrick untuk membantu tim memetik kemenangan 3-1. Messi muda sudah memukai..
Mencuri hati fans Atletico Madrid bukan perkara mudah. Messi adalah satu dari segelintir pemain yang pernah mendapatkannya.
Lionel Messi vs Real Betis (2019)
Kisah yang relatif baru. Tahun lalu, Messi meluluhlantakkan pertahanan Real Betis. Dia mencetak hattrick ke gawang Betis yang tidak berdaya menghadapi keindahan permainan Messi.
Publik Benito Villamarin kecewa timnya kalah, tapi mereka mengaku kagum atas kehebatan Messi. Saat itu, Messi sendiri mengaku beruntung bisa mendapatkan aplaus berdiri.
"Saya tidak ingat pernah mengalami malam seperti ini [mendapatkan aplaus dari suporter lawan]. Saya sangat bersyukur atas respons fans lawan."
Ronaldo vs Manchester United (2003)
Mungkin ini merupakan standing ovation paling terkenal. Saat itu, Ronaldo Nazario memupus mimpi Manchester United untuk menjuarai liga Champions.
MU memetik kemenangan 4-3 pada pertandingan tersebut, tapi justru hattrick Ronaldo yang mencuri perhatian seiring Madrid melangkah dengan kemenangan agregat 6-5.
Old Trafford tahu mereka telah menyaksikan sesuatu yang spesial. Ronaldo El Fenomeno telah menyihir mereka.
Sumber: Squawka
Baca ini juga ya!
Ada Paul Pogba, Ini 3 Pemain Proyek Revolusi Raiola di Real Madrid
Mantan Jesse Lingard yang Cantik Jena Frumes Disebut Dekat dengan Jack Grealish, Benarkah?
Termasuk Cech Si Legenda Sejati, Ini 5 Kiper Chelsea dengan Clean Sheet Terbanyak
10 Potret Cantik Linda Morselli, Mantan Valentino Rossi yang Kini Jadi Pacar Fernando Alonso
Kilas Balik: Perjalanan Fabio Quartararo Menuju Status 'Superstar' MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

