Terungkap! Alasan Chelsea Pecat Thomas Tuchel Bukan Karena Kalah, Tapi Karena Tidak Satu Visi
Abdi Rafi Akmal | 15 September 2022 14:25
Bola.net - Dugaan bahwa Thomas Tuchel dipecat gara-gara kalah dari Dinamo Zagreb pada laga perdana Grup E Liga Champions 2022/2023 ternyata salah. Pemilik Chelsea Todd Boehly yang langsung mengonfirmasinya bahwa sang manajer tidak satu visi dengan pemilik baru.
Manajemen Chelsea memang secara mengejutkan memecat Tuchel, tidak sampai sehari setelah Chelsea tumbang 0-1 dari Dinamo Zagreb. Banyak yang menduga pemecatan itu karena hasil buruk yang diraih tim.
Kendati begitu, tidak sedikit yang kaget atas keputusan super cepat yang diambil Chelsea. Apalagi sebelum pertandingan itu, Tuchel sempat diwawancarai oleh klub soal pertandingannya yang ke-100 bersama Chelsea.
Chelsea tidak pernah terbuka di balik alasan pemecatan tersebut. Tuchel sendiri sempat mengungkapkan kesedihannya karena harus pergi dari The Blues. Tidak lama setelahnya, giliran Boehly yang buka suara langsung.
Bukan Hanya Soal Kekalahan

Boehly menjelaskan pemecatan itu tidak semata-mata karena kalah dari Zagreb. Ada hal lain yang mendasari keputusan itu harus diambil secepat mungkin.
"Realitasnya saat ini kami tidak yakin Thomas [Tuchel] melihat hal-hal dengan cara yang sama seperti yang kami lakukan. Tidak ada yang benar atau salah, kami hanya tidak memiliki visi yang sama untuk masa depan," ujar dia dilansir dari Foot Mercato.
"Ini bukan hanya tentang pertandingan di Zagreb, ini tentang visi bersama tentang seperti apa tampilan Chelsea yang kami inginkan."
Berbakat, Tapi Tak Selaras

Boehly mengungkapkan bahwa sejak kedatangannya sebagai pemilik Chelsea, hal pertama yang ingin dipastikannya adalah orang-orang di dalam klub selaras dengan visi yang dibangunnya.
Di samping prestasi dan kegemilangan Tuchel sebagai pelatih, Boehly melihat Tuchel bukanlah orang yang selaras dengannya. Ini jadi alasan awal pemecatan Tuchel.
"Tuchel jelas sangat berbakat dan jelas seseorang yang telah meraih banyak kesuksesan bersama Chelsea. Tapi ketika Anda mengambil alih sebuah perusahaan, Anda harus memastikan Anda selaras dengan orang-orang di perusahaan," ucap dia.
Manajer Harus Satu Visi

Dengan kata lain, Boehly ingin manajer tim satu visi dengan dirinya. Hal itu yang tidak ditemukan pada diri Tuchel, sedangkan Graham Potter dianggapnya satu visi.
“Visi kami untuk klub adalah menemukan manajer yang benar-benar ingin bekerja dengan kami," ungkap dia.
"Visi kami untuk klub adalah menemukan manajer yang benar-benar ingin berkolaborasi dengan kami, pelatih yang benar-benar ingin berkolaborasi."
Klasemen Premier League 2022/2023
Sumber: Foot Mercato
Bacaan Menarik Lainnya:
Graham Potter Singgung Soal Peluang Chelsea Lolos Fase Grup Liga Champions 2022/2023, Wajib Menang D
Fakta dan Statistik Pralaga Premier League 2022/2023 Pekan Ini
Memuji Kejeniusan Graham Potter yang Otak-atik Taktik di Sisi Kiri Chelsea
Respons Graham Potter Saat Chelsea Ditahan Imbang Salzburg: Ya, Kecewa dan Frustasi, Lah!
5 Pelajaran Laga Perdana Chelsea Bersama Graham Potter: Masalah di Brighton Juga Jadi Masalah di Che
Highlights Liga Champions: Chelsea Main Imbang 1-1 dengan Salzburg
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

