Terungkap, Ini Penyebab Jurgen Klopp Lebih Suka Pakai Setelan Training Saat Pertandingan
Serafin Unus Pasi | 22 Mei 2020 12:40
Bola.net - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp membeberkan kisah di balik kegemarannya menggunakan pakaian training. Klopp menyebut bahwa ia sebenarnya tidak sengaja memiliki style berpakaian seperti itu.
Klopp yang namanya melejit saat menangani Borussia Dortmund memiliki gaya berbusana yang khas. Ia gemar menggunakan celana dan jacket training, plus kacamata dan topi sementara manajer-manajer lain biasanya mengenakan setelan yang lebih formal.
Cara berpakaian itu melekat pada sosok Klopp. Ia bahkan masih mempertahankan gaya itu saat menangani Liverpool sejak tahun 2015 yang lalu.
Klopp mengakui bahwa gaya berpakaiannya itu sebenarnya merupakan ketidaksengajaan. "Saya dahulu masih menjadi pemain dan keesokan harinya saya sudah menjadi manajer," buka Klopp kepada The Guardian.
Baca pengakuan lengkap Klopp di bawah ini.
Merasa Nyaman
Klopp menyebut bahwa gaya berpakaian itu ia mulai saat menangani Mainz dan ia kemudian merasa nyaman dengan gaya bermain tersebut.
"Di ruang ganti saya, hanya ada setelan training dari manajer tim sebelumnya, bahkan setelan itu sebenarnya tidak muat di saya. Namun saya hanya fokus untuk pertandingan dan saya cuek dengan penampilan saya."
"Saya tahu gaya berpakaian saya ini tidak keren karena kita bekerja di sektor publik. Ketika saya pindah ke Borussia Dortmund, saya sempat berpikir untuk mengubah gaya berpakaian saya. Saya sempat mengenakan celana jins dan kemeja, namun saya tidak merasa nyaman dengan gaya itu."
Puji Guardiola
Pada kesempatan ini, Klopp memberikan pandangannya terkait siapa manajer yang memiliki gaya berbusana yang paling apik.
Ia mengakui bahwa Pep Guardiola adalah manajer yang paling modis saat ini.
"Saya rasa manajer yang paling modis adalah Pep Guardiola. Semua busana yang ia kenakan terlihat cocok dengannya. Ia jarang memakai jas tapi memakai pakaian casual. Namun itu terlihat bagus di dirinya." ujarnya.
Nyaris Juara
Klopp sendiri saat ini nyaris membuat prestasi baru bersama Liverpool.
Ia hanya berjarak enam poin lagi dari gelar juara EPL musim 2019/20.
(The Guardian)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
LATEST UPDATE
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
Jadwal Liga Champions Inter vs Arsenal: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:07
-
Battle of WAGs Liga Champions 2025/2026: Inter vs Arsenal
Bolatainment 20 Januari 2026, 15:07
-
Inter Milan Ingin Hapus Kutukan Laga Besar saat Hadapi Arsenal di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:03
-
Christian Chivu Tegaskan Inter Milan Tahu Cara Hadapi Arsenal
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:49
-
3 Pemain Arsenal Absen Lawan Inter Milan, Siapa Saja?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 14:40
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Pekan Ketiga Putaran I di Bandung, 22-25 Januari 2026
Voli 20 Januari 2026, 14:35
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
-
Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








