Tidak Adil jika Liverpool Batal Juara Premier League 2019/2020
Asad Arifin | 17 Maret 2020 10:44
Bola.net - Pandit sepak bola Inggris, Jamie O'Hara, berpendapat Liverpool sangat layak untuk menjadi juara Premier League musim 2019/2020. Bakal menjadi ketidakadilan andai The Reds gagal menjadi juara.
Liverpool tampil sangat bagus pada musim 2019/2020. Dari 29 laga yang sudah dimainkan di Premier League, Liverpool hanya dua kali gagal menang. Diimbangi Manchester United dan kalah dari Watford.
Hasil gemilang tersebut membuat The Reds melaju sendirian di puncak klasemen. Liverpool meraih 82 poin, unggul 25 poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua. Liverpool selangkah lagi juara.
Namun, kini kelanjutan Premier League musim 2019/2020 sedang dalam situasi tidak pasti. Pandemi virus corona membuat kompetisi dihentikan sementara. Gelar juara Liverpool masih belum pasti.
Jamie O'Hara: Tidak Adil Kalau Liverpool tak Juara
Sampai saat ini, belum ada keputusan resmi terkait kelanjutan Premier League musim 2019/2020. Berkembang wacana klub-klub peserta sepakat jika Liverpool menjadi juara, walau nanti kompetisi tidak dilanjutkan.
"Ini akan menjadi hal yang paling tidak adil dalam olahraga jika Liverpool tidak dinobatkan menjadi juara. Liverpool harus dinobatkan sebagai juara," ucap Jamie O'Hara pada talkSPORT.
Jamie O'Hara menilai Liverpool sudah menunjukkan performa layaknya juara. Jarak poin yang begitu jauh dengan tim pesaing menjadi dalih sahih bahwa pasukan Jurgen Klopp sangat layak untuk dinobatkan menjadi juara.
"Itu akan mengejutkan [jika Liverpool tidak menjadi juara]. Tetapi, semua orang harus melakukan kompromi untuk situasi ini karena musim mungkin tidak berakhir, tidak sampai tuntas," ucap Jamie O'Hara.
Dukung Kompetisi Berakhir
Jamie O'Hara termasuk pihak yang mendukung kompetisi musim 2019/2020 dihentikan dan tidak dilanjutkan. Dia menilai, penanganan virus corona butuh upaya maksimal dari semua pihak dan sepak bola harus berhenti.
"Kami tidak akan memainkan sepak bola lagi musim ini," ucap Jamie O'Hara, mantan gelandang Tottenham.
"Kami tidak akan dapat menyesuaikan permainan dan kami perlu mengatasi virus ini dengan baik dan serius, dan itu tidak akan terjadi, 'mari kita mulai bermain lagi di bulan April," kata Jamie O'Hara.
Sumber: talkSPORT
Baca Ini Juga:
Karantina Berisiko, Arsenal Paketkan Alat Latihan Fisik ke Rumah Para Pemain
Andai Musim Dibatalkan, Arsenal yang Bakal ke Liga Champions Bukan MU
Bruno Fernandes: Cristiano Ronaldo? Idola Sejati dan Teladan
'Musim Depan Urusan Nanti, yang Penting Tuntaskan Musim Ini'
Mason Mount Abaikan Instruksi Karantina, Chelsea Ambil Tindakan Tegas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










