Tottenham Buruk dan Conte Bukan Pesulap!
Richard Andreas | 26 November 2021 09:00
Bola.net - Antonio Conte menegaskan ada banyak hal yang perlu diperbaiki untuk mengembalikan Tottenham ke level top seperti sedia kala. Menurutnya tim yang sekarang tidak cukup bagus.
Jumat (26/11/2021), Tottenham menelan kekalahan mengejutkan dari Mura di ajang UEFA Conference League. Bermain tandang, Spurs takluk dengan skor 1-2.
Hasil ini jadi tamparan tersendiri bagi Spurs. Betapa tidak, NS Mura adalah tim asal Slovenia, ranking terendah di kompetisi UEFA Conference League.
Mura selalu kalah dalam empat pertandingan sebelumny, tapi mereka justru menang mengejutkan saat menjamu Spurs.
Setelah tiga pekan
Kekalahan ini jadi tamparan tersendiri bagi Antonio Conte. Bagaimanapun, dia ditunjuk menggantikan Nuno Espirito Santo dengan harapan bisa mengembalikan Spurs ke level top seperti sedia kala.
Masalahnya, ada banyak hal yang harus dilakukan di Tottenham. Conte mengakui timnya sedang tidak dalam kondisi bagus.
"Setelah tiga setengah pekan, saya senang bertahan di sini, tapi di saat yang sama saya juga harus jujur bahwa ada banyak hal yang harus dilakukan untuk memperbaiki kualitas skuad," ujar Conte di Sky Sports.
"Kami adalah Tottenham dan dengan kondisi Tottenham yang sekarang, ada jurang yang harus dilewati."
Bukan pesulap
Sebab itu, Conte mengirim pesan khusus pada fans Spurs. Dia menegaskan bahwa pekerjaan di Tottenham butuh waktu, tidak bisa tiba-tiba mendongkrak level tim untuk jadi kandidat juara.
"Jika seseorang merasa ada pelatih baru dan Conte sudah pernah juara sebelumnya maka betul saya adalah pesulap," lanjut Conte.
"Namun, satu-satunya sulap yang bisa saya lakukan adalah kerja keras. Yakni untuk bekerja demi perkembangan, membawa metode saya, gagasan saya soal sepak bola."
"Meski begitu, kita harus paham bahwa kami butuh waktu," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Kata Conte, Tottenham yang Sekarang Gak Bagus-Bagus Amat
- Prediksi Starting XI Manchester United Racikan Ralf Rangnick: Pakai Formasi 4-2-2-2?
- Keraguan Besar: Apakah Cristiano Ronaldo Bisa Mengikuti Arahan Ralf Rangnick?
- Dulu Chelsea Gagal Rekrut Rangnick, Kok Manchester United Bisa?
- Ralf Rangnick Merapat, Fans Setan Merah Antusias: Jangan Kaget Lihat MU Main Gegenpressing!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48












