Tottenham Resmi Tunjuk Igor Tudor, Sekalian Sindir Thomas Frank

Ari Prayoga | 14 Februari 2026 20:41
Tottenham Resmi Tunjuk Igor Tudor, Sekalian Sindir Thomas Frank
Igor Tudor. (c) La Presse via AP Photo/Alfredo Falcone

Bola.net - Tottenham Hotspur akhirnya mengumumkan penunjukan Igor Tudor sebagai pelatih kepala baru mereka, Sabtu (14/2/2026) malam. Namun, pengumuman tersebut tak lepas dari nada sindiran terselubung kepada pendahulunya, Thomas Frank.

Tudor, 47 tahun, datang menggantikan Frank yang baru saja dipecat usai kekalahan 1-2 dari Newcastle United awal pekan ini. Hasil tersebut menjadi puncak dari rentetan performa mengecewakan Spurs musim ini.

Advertisement

Saat ini, Tottenham berada di peringkat ke-16 klasemen Premier League, hanya sedikit di atas zona degradasi. Posisi tersebut jelas jauh dari ekspektasi klub yang dalam beberapa musim terakhir konsisten bersaing di papan atas.

1 dari 4 halaman

Misi Tudor di Tottenham

Misi Tudor di Tottenham

Selebrasi Cristian Romero dalam laga Tottenham vs Borussia Dortmund di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Dalam pernyataan resminya, manajemen Spurs menyebut penunjukan Tudor memiliki misi yang sangat jelas: memperbaiki performa dan mendongkrak posisi tim di klasemen.

“Igor bergabung dengan fokus yang jelas – meningkatkan performa, meraih hasil, dan membawa kami naik di tabel Premier League,” demikian bunyi pernyataan klub.

Tak berhenti di situ, klub juga menegaskan mandat sang pelatih: membawa organisasi permainan, intensitas, serta daya saing yang lebih kuat di fase krusial musim ini. Banyak pihak menilai kalimat tersebut sebagai sindiran halus terhadap inkonsistensi performa tim di era Frank.

2 dari 4 halaman

Rekam Jejak dan Pengalaman Eropa

Tudor bukan nama asing di sepak bola Eropa. Ia pernah membela raksasa Italia, Juventus, dengan hampir 175 penampilan selama karier bermainnya sebagai bek.

Sebagai pelatih, ia memiliki pengalaman menangani sejumlah klub besar seperti Olympique de Marseille, Lazio, hingga Galatasaray. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membantu Spurs keluar dari tekanan.

Dalam pernyataan perdananya, Tudor mengaku memahami beratnya tanggung jawab yang kini ia emban.

“Ini adalah kehormatan besar untuk bergabung dengan klub ini di momen penting. Saya memahami tanggung jawab yang diberikan dan fokus saya jelas: membawa konsistensi lebih besar dalam performa dan bersaing dengan keyakinan di setiap pertandingan,” ujar Tudor.

Ia juga menilai skuad Spurs memiliki kualitas yang mumpuni, namun membutuhkan organisasi dan energi baru agar hasil positif bisa segera diraih.

3 dari 4 halaman

Ujian Berat: Derby London Utara

Tantangan pertama Tudor langsung datang dalam laga panas Derby London Utara menghadapi Arsenal, yang kini dilatih oleh Mikel Arteta, pada akhir pekan mendatang.

Kekalahan dalam laga tersebut bisa membuat situasi Spurs semakin genting. Nottingham Forest berpeluang menyalip jika meraih hasil positif dalam laga mereka berikutnya.

Sementara itu, kemenangan bagi West Ham yang kini berada di posisi ke-18 dapat memangkas jarak menjadi hanya dua poin apabila Spurs gagal meraih angka.

Dengan tekanan besar dan waktu yang terbatas hingga akhir musim, Tudor dituntut bergerak cepat. Misi penyelamatan Tottenham telah dimulai, dan Derby London Utara bisa menjadi penentu arah musim mereka.

Sumber: Tottenham Hotspur FC

LATEST UPDATE