Tren Negatif Mohamed Salah di Laga Final: Minim Gol di Momen Krusial
Aga Deta | 11 Agustus 2025 07:37
Bola.net - Mohamed Salah kembali harus menelan kekecewaan di laga final setelah Liverpool kalah lewat adu penalti dari Crystal Palace di ajang Community Shield 2025, Minggu (10/8/2025). Penyerang asal Mesir itu gagal menuntaskan eksekusi penalti dan tampil jauh dari performa terbaiknya.
Laga di Wembley berakhir imbang 2-2 dalam waktu normal, dengan gol The Reds dicetak Hugo Ekitike dan Jeremie Frimpong. Namun, drama di babak tos-tosan membuat Liverpool harus pulang tanpa trofi pembuka musim.
Performa Salah menjadi bahan pembicaraan hangat karena ia tak mampu menyumbang gol, assist, peluang berarti, maupun dribel sukses. Catatan ini menambah daftar penampilan mengecewakannya di partai puncak sepanjang karier.
Rentetan hasil tersebut memperpanjang tren negatif Salah di laga besar, di mana ia kerap gagal memberikan pengaruh signifikan. Kini, rekor finalnya bersama Liverpool dan Timnas Mesir menjadi sorotan yang tak bisa diabaikan.
Partai Puncak Community Shield 2025

Wembley kembali menjadi tempat pahit bagi Liverpool setelah mereka gagal mempertahankan keunggulan atas Crystal Palace. Dua gol dari Ekitike dan Frimpong sempat membawa optimisme, namun keunggulan itu sirna di babak kedua.
Palace berhasil menyamakan skor lewat penalti Jean-Philippe Mateta dan gol Ismaila Sarr. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dan memaksa laga ditentukan lewat adu penalti.
Di babak tos-tosan, Salah maju sebagai salah satu algojo namun tembakannya melayang di atas mistar. Kegagalan itu menjadi titik balik yang memastikan Palace keluar sebagai juara.
Pelatih Arne Slot menilai penampilan tim cukup menjanjikan dari segi permainan, terutama kontribusi pemain baru. Meski begitu, ia mengakui lini depan masih perlu dievaluasi, termasuk performa Salah.
Rekor Buruk di Laga Final

Sepanjang kariernya, Salah telah bermain di 13 laga final untuk klub maupun tim nasional. Dari jumlah itu, ia hanya mencetak dua gol dan dua assist.
Rekor kemenangannya mencatat lima kali juara dan delapan kali kalah. Rata-rata, Salah butuh 293 menit untuk terlibat langsung dalam terciptanya gol di partai puncak.
Yang lebih mencolok, belum ada satupun golnya di final untuk Liverpool yang datang dari open play. Semua gol di laga puncak bagi The Reds tercipta lewat titik putih.
Beberapa final menjadi momen pahit, termasuk cedera di final Liga Champions 2018 dan terpaksa keluar lebih awal di final Piala FA 2022. Kedua insiden itu menambah daftar kekecewaannya di panggung besar.
Bukan Cuma Salah

Meski statistiknya di final terlihat mengecewakan, Salah tidak sendirian. Nama-nama besar seperti Erling Haaland dan Thierry Henry juga memiliki rekor yang kurang impresif di partai penentuan.
Banyak faktor yang memengaruhi performa di laga besar, mulai dari tekanan mental, kondisi fisik, hingga kualitas lawan. Salah pun mengalami tantangan serupa di sejumlah kesempatan.
Sebagian final yang ia jalani berada di ajang prestisius seperti Liga Champions, Piala Afrika, dan Piala Dunia Antarklub. Tingkat kesulitan yang tinggi sering membatasi kontribusinya.
Kendati begitu, reputasinya sebagai tulang punggung Liverpool tetap kokoh berkat konsistensinya di liga. Performa regulernya menjadi alasan ia masih dianggap aset vital klub.
Statistik Lengkap Mohamed Salah di Final

- Final yang dimainkan: 13
- Gol: 2
- Assist: 2
- Penalti sukses: 2
- Menit per gol: 587
- Menit per gol atau assist: 293
- Final dimenangkan: 5
- Final kalah: 8
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Juventus vs Parma, 30 Agustus 2026
Liga Italia 29 Agustus 2026, 23:59
-
Michael Carrick Indikasikan MU Masih Belum Selesai Belanja Pemain Baru
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 23:51
-
Franck Kessie Batal Gabung Juventus, Pilih Balikan dengan Atalanta!
Liga Italia 29 Agustus 2026, 23:33
-
Andoni Iraola Bete Liverpool Gagal Menang atas Nottingham Forest
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 23:04
-
Here We Go! Real Madrid Amankan Gelandang Masa Depan Timnas Spanyol
Liga Spanyol 29 Agustus 2026, 21:43
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Cagliari vs Inter Hari Ini, 31 Agustus 2026
Liga Italia 30 Agustus 2026, 14:35
-
Live Streaming Chelsea vs Brighton Hari Ini, 30 Agustus 2026
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 14:13
-
Live Streaming Real Madrid vs Malaga Hari Ini, 30 Agustus 2026
Liga Spanyol 30 Agustus 2026, 13:48
-
Live Streaming Man United vs Ipswich Town Hari Ini, 30 Agustus 2026
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 13:13
-
Barcelona dan Misi Nirbobol ke-3 Beruntun di La Liga
Liga Spanyol 30 Agustus 2026, 12:11
-
Raphinha Lagi-Lagi Jadi 'Juru Selamat' Barcelona
Liga Spanyol 30 Agustus 2026, 11:36
-
Transfer Cody Gakpo: Man City Mendekat, Liverpool Tutup Pintu
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 10:31
-
Prediksi Persib vs Manila Digger 31 Agustus 2026
Bola Indonesia 30 Agustus 2026, 09:45
-
Jadwal MotoGP Aragon 2026 Hari Ini, Minggu 30 Agustus: Live Streaming di Vidio
Otomotif 30 Agustus 2026, 08:39
-
Prediksi Barcelona vs Rayo Vallecano, 1 September 2026
Liga Spanyol 30 Agustus 2026, 08:00
-
Prediksi Aston Villa vs Arsenal, 1 September 2026
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 07:00
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 29 Agustus - 1 September 2026
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 06:37
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


