VAR Dinilai Akan Buat Premier League Jadi Tidak Menyenangkan
Dimas Ardi Prasetya | 10 Juni 2019 21:59
Bola.net - - Penyerang Timnas Inggris Callum Wilson menyebut penerapan Video Assistant Referee (VAR) di Premier League akan membuat kompetisi itu menjadi tidak menyenangkan lagi.
Ucapan itu ia lontarkan usai membela Timnas Inggris melawan Swiss di perebutan tempat ketiga UEFA Nations League. Pertandingan itu berakhir dengan skor 0-0 di waktu normal.
Di waktu extra time, tak ada juga gol yang tercipta. Pada akhirnya pemenang harus ditentukan via adu penalti.
Di sini, The Three Lions akhirnya bisa meraih kemenangan dengan skor 6-5. Kemenangan didapat setelah Josip Drmic gagal mengeksekusi penaltinya.
Akan tetapi Inggris sejatinya bisa menang di waktu normal. Jika saja gol Wilson pada menit ke-84 tidak dianulir wasit.
Saat itu Wilson mencetak gol memanfaatkan bola rebound hasil sundulan Alli yang memantul ke tiang gawang. Akan tetapi ia kemudian dinyatakan melanggar Manuel Akanji lebih dahulu setelah wasit melihat VAR.
Kecewanya Wilson
Penganuliran gol itu jelas membuat penyerang Bournemouth tersebut kecewa. Ia tak senang gagal membawa Inggris meraih kemenangan.
Ia juga memprediksi VAR musim depan akan memicu banyak kekecewaan pemain lain, sama seperti yang dialaminya. Ia pun menyebut sepakbola nanti jadi tidak seru dengan kehadiran teknologi itu.
"Jelas saya kecewa karena tidak mencetak gol kemenangan. Saya pikir akan seperti itu musim depan," ketusnya pada Sky Sports.
"Ini akan menghentikan banyak kesenangan dalam pertandingan. Anda mencetak gol dan Anda merayakannya tetapi kemudian Anda menunggu untuk golnya agar disahkan - dan ketika golnya tidak disahkan itu terasa seperti anti-klimaks," seru Wilson.
Diving
Lebih lanjut Wilson kemudian menuding Akanji bertindak tidak sportif. Sebab ia merasa ia tak melakukan kontak fisik yang cukup kuat untuk menjatuhkan lawannya itu.
"Ini membuat frustrasi pada catatan pribadi, tentu saja. Saya sebenarnya tidak punya banyak catatan, ia adalah pemain tengah yang besar dan saya hanya menggerakan tubuhnya sedikit ke samping untuk mengambil jarak setengah yard pada dirinya dan ia jatuh begitu saja," keluhnya.
"Jika bek tengah akan terus menjatuhkan diri musim depan akan ada banyak gol yang dianulir yang tidak seharusnya terjadi," serunya.
"Ini adalah olahraga kontak fisik dan saya pikir para striker seharusnya mendapatkan manfaat dari keraguan itu," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26











