Viral Minum dari Gelas Arsenal Saat Tottenham Kalah, Thomas Frank: Itu Bodoh Kalau Sengaja!
Afdholud Dzikry | 8 Januari 2026 09:21
Bola.net - Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Peribahasa ini mungkin paling tepat menggambarkan nasib manajer Tottenham Hotspur, Thomas Frank, di Vitality Stadium, Kamis (8/1/2026) dini hari.
Bukan hanya pulang dengan kekalahan menyakitkan 3-2 dari Bournemouth lewat gol menit akhir, Frank juga menjadi sasaran ridicule di media sosial.
Penyebabnya sepele namun fatal bagi sentimen suporter: secangkir kopi.
Di tengah tekanan berat karena Spurs terpuruk di peringkat ke-14 klasemen Premier League, Frank tertangkap kamera berjalan santai sebelum laga sambil memegang gelas kopi berlogo Arsenal, rival abadi Tottenham.
Sebuah pemandangan ironis yang semakin memanaskan kursi pelatih asal Denmark tersebut.
Insiden Kopi dan Logo Arsenal
Foto Frank memegang gelas berlogo The Gunners dengan cepat menyebar dan memicu amarah sebagian pendukung Spurs yang sudah kecewa dengan performa tim.
Bagaimana bisa seorang manajer Tottenham memegang atribut musuh bebuyutan di depan umum? Ternyata, ada penjelasan logis di balik momen canggung tersebut.
Arsenal baru saja bertanding di stadion yang sama empat hari sebelumnya. Gelas tersebut rupanya sisa persediaan dari kunjungan tim London Utara lainnya yang diberikan staf kepada Frank.
Frank sendiri mengaku sama sekali tidak menyadari logo tersebut hingga wartawan menanyakannya usai laga.
"Saya benar-benar tidak menyadarinya. Akan sangat bodoh bagi saya untuk mengambilnya jika saya tahu," ujar Frank memberikan klarifikasi.
Ia menyayangkan bahwa di tengah krisis performa tim, hal remeh seperti gelas kopi justru menjadi sorotan utama.
"Rasanya sedikit menyedihkan dalam sepak bola bahwa saya harus ditanya soal ini. Saya tidak akan pernah melakukan hal sebodoh itu (dengan sengaja)," tambahnya.
"Saya pikir kita menuju ke arah yang salah jika kita harus khawatir tentang saya memegang gelas dengan logo klub lain."
Tragedi Menit 95
Di luar urusan gelas, apa yang terjadi di atas lapangan hijau jauh lebih mengkhawatirkan bagi masa depan Frank.
Tottenham sejatinya memulai laga dengan impian indah ketika Mathys Tel mencetak gol pembuka di lima menit awal. Namun, Bournemouth membalas lewat Evanilson dan Eli Junior Kroupi sebelum jeda.
Semangat juang Spurs sempat menyala kembali di menit ke-78. Joao Palhinha mencetak gol penyama kedudukan lewat tendangan salto (overhead kick) yang spektakuler.
Namun, harapan membawa pulang satu poin musnah di masa injury time. Antoine Semenyo mencetak gol kemenangan dramatis untuk tuan rumah pada menit ke-95.
Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Spurs yang hanya menang dua kali dalam 12 laga terakhir Premier League.
Badai Cedera Belum Reda
Situasi Frank semakin pelik dengan bertambahnya daftar pasien di ruang perawatan. Lucas Bergvall harus ditarik keluar karena cedera di babak kedua, menyusul Mohamed Kudus yang juga tumbang saat melawan Sunderland akhir pekan lalu.
Meski Dominic Solanke dan Destiny Udogie dikabarkan mendekati kepulihan, mereka belum cukup fit untuk masuk skuad di Bournemouth. Sementara itu, James Maddison masih harus absen panjang.
Kombinasi hasil buruk, krisis cedera, dan blunder "gelas Arsenal" menjadikan malam di pantai selatan Inggris ini salah satu yang ingin segera dilupakan oleh Thomas Frank dan pendukung Tottenham.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Dari Royal Rumble ke Clean Sheet: Malam Sempurna Senne Lammens di Kandang Everton
Liga Inggris 24 Februari 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35






