Xhaka: Semua Pemain Arsenal Harus Jadi Kapten!
Yaumil Azis | 6 Agustus 2019 00:30
Bola.net - Granit Xhaka menjadi kandidat terkuat pengganti Laurent Koscielny sebagai kapten Arsenal di musim depan. Pemain asal Swiss tersebut berharap bisa mendapatkan kepercayaan itu sambil meminta rekan setimnya untuk turut memegang tanggung jawab.
Masalah yang dipicu Koscielny membuat posisi kapten Arsenal saat ini tidak jelas. Bek asal Prancis itu sendiri dipaksa berlatih dengan skuat junior sebagai bentuk dari 'pembekuan' statusnya.
Seperti yang diketahui, Koscielny membuat publik gempar karena menolak turut serta dalam tur pramusim The Gunners di Amerika Serikat. Diduga karena pemain berumur 33 tahun tersebut ingin berkiprah di tanah kelahirannya, Prancis.
Kini, Unai Emery selaku pelatih sedang mencari sosok kapten baru. Dalam konferensi persnya beberapa waktu lalu, ia berujar bahwa dirinya ingin menyiapkan lima kapten untuk mengarungi musim 2019-2020 nanti dan salah satunya adalah Xhaka.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Semua Harus Jadi Kapten
Xhaka sendiri mengakui bahwa dirinya mendambakan jabatan kapten yang sedang lowong tersebut. Namun ia berharap semua rekan-rekan setimnya turut terlibat sebagai 'kapten' dengan bertanggung jawab atas hasil di lapangan.
"Belum ada yang berbicara soal ban kapten. Pelatih belum menentukan namun bila saya mendapatkan ban kapten itu, tentu saja saya merasa senang," tutur Xhaka kepada Arsenal Player.
"Itu adalah sesuatu yang spesial namun pada akhirnya kami harus menjadi kapten di dalam maupun luar lapangan, karena kami butuh semuanya," lanjutnya.
Komentari Performa Arsenal
Xhaka berbicara setelah Arsenal menelan kekalahan pada laga terakhir pramusim kontra Barcelona di ajang Joan Gamper Trophy. The Gunners menyerah dengan skor tipis 1-2, di mana satu-satunya gol yang sukses mereka ciptakan lahir dari kaki Pierre-Emerick Aubameyang.
Penyerang asal Gabon tersebut sempat membuat Arsenal unggul setelah berhasil mengkonversi umpan dari Mesut Ozil. Namun, finalis Liga Europa tersebut gagal mempertahankan keunggulan akibat gol bunuh diri Ainsley Maitland-Niles dan aksi Luis Suarez di babak kedua.
Xhaka memberikan pendapatnya soal performa Arsenal pada laga tersebut. Katanya, timnya harus belajar untuk mempertahankan konsentrasi selama 90 menit penuh jika ingin berbicara banyak di musim depan.
"Saya pikir kami memiliki situasi yang sama di masa lalu. Kami bermain dengan sangat baik tapi pada akhirnya tidak mendapatkan apapun. Kami harus belajar berkonsentrasi selama 90 menit untuk membawa pulang sesuatu," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











