Zola Akui Hazard Bukanlah Pekerja Keras
Richard Andreas | 26 Januari 2019 17:30
Bola.net - - Asisten pelatih Chelsea, Gianfranco Zola menilai Eden Hazard memang bukanlah pemain yang mampu bekerja keras. Menurut Zola, pemain seperti Hazard adalah jenis pemain yang mampu memainkan sepak bola apik secara alamiah, Hazard memang dilahirkan untuk sepak bola.
Musim 2018/19 ini memang berjalan naik-turun untuk Hazard. Dia sempa memulai musim dengan sangat baik dan langsung mencetak gol-gol penting Chelsea, tapi dewasa ini Hazard cukup kesulitan ketika diminta bermain sebagai false nine.
Performa Hazard memang tampak sama baiknya. Dia bisa memberikan permainan yang hebat baik ketika diturunkan di sisi sayap maupun sebagai false nine. Namun, Zola menyadari bahwa formasi yang berubah-ubah itu membuat Hazard mudah lelah.
Zola juga menegaskan staf kepelatihan Chelsea sudah paham betul dengan apa saja yang dibutuhkan Hazard. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sangat Mirip
Sebagai mantan pemain, Zola begitu memahami situasi Hazard. Dia sendiri mengaku pernah mengalami situasi yang dihadapi Hazard saat ini. Namun, dia juga menyadari bahwa Hazard memiliki kemampuan individu yang hebat.
"Saya dahulu sangat mirip Eden [Hazard]. Saya adalah pemain yang sangat positif, saya senang mengitari lapangan, menemukan ruang di lapangan di mana saya bisa mendapatkan bola, berputar, dan membuat lawan kesulitan," ungkap Zola di fourfourtwo.
"Saya sangat, sangat mirip, dan saya memahami itu [rasa frustrasi Hazard]. Saya percaya kami berusaha membebaskan dia melakukan itu tetapi juga jadi tim yang terorganisasi dengan baik secara defensif dan secara ofensif."
Bukan Pekerja Keras

Oleh sebab itu, staf pelatih Chelsea selalu meminta Hazard untuk bekerja keras bukan hanya saat menyerang, tapi juga ketika bertahan. Zola menyadari Hazard memang bukanlah pekerja keras, tapi Hazard dan pelatih sudah sama-sama memahami itu.
"Karena itulah terkadang kami meminta Eden untuk bekerja keras. Saya tahu itu bukan kualitas terbaiknya. Kami memahami bahwa terkadang dia harus berada dalam kondisi segar ketika dia mendapatkan bola."
"Tak perlu diragukan lagi kami sudah saling memahami. Kami ingin menemukan landasan yang sama di mana dia bisa memberikan kemampuan terbaiknya dan tim bisa diuntungkan karena hal itu," pungkasnya.
Berita Video
Berita video 5 olahraga populer didunia, bulutangkis tidak termasuk didalamnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




