25 Tahun Berkarir, Gianluigi Buffon Belum Ingin Berhenti
Yaumil Azis | 19 November 2020 23:44
Bola.net - Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, nampaknya tahu persis kapan ia harus mengakhiri karir sepakbolanya. Dan itu bukan dalam waktu dekat ini.
Buffon menghabiskan hampir seluruh karir sepakbolanya bersama Juventus. Pada tahun 2018 lalu, ia sempat hengkang dari Turin guna memenuhi pinangan dari klub raksasa asal Prancis, PSG.
Setelah menghabiskan waktu satu musim di Paris, Buffon kembali bergabung dengan Juventus. Namun perannya saat ini tidak lagi menjadi kiper utama, melainkan hanya pelapis dan dimainkan pada beberapa kesempatan saja.
Posisi kiper utama sekarang dipegang oleh kiper berdarah Polandia, Wojciech Szczesny. Kemampuan Buffon memang terlihat menurun karena usianya tidak lagi muda, namun pengalamannya masih sangat dibutuhkan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Belum Waktunya untuk Berhenti
Pada Kamis (19/11/2020), Buffon merayakan 25 tahun dirinya berkarir dalam industri sepak bola. Ia mencatatkan debutnya dalam ajang profesional bersama klub pertama yang juga berperan dalam membesarkan namanya, Parma.
Laga debut Buffon sendiri tidaklah mudah. Pada saat itu, Nevio Scala selaku pelatih Parma memberikan kesempatan tampil saat melawan AC Milan. Namun Buffon berhasil membuktikan kualitasnya dengan catatan clean sheet.
Waktu mencatatkan debutnya, Buffon masih berusia 17 tahun. 25 tahun berselang, ia tak kunjung gantung sepatu dan masih berniat melanjutkan karirnya yang sudah berlangsung sangat panjang.
"Saat saya melakukan debut di Serie A, dunia sudah benar-benar berbeda. Baru 25 tahun terlewati. 9132 hari, 219.168 jam (dan ini belum berakhir...)," tulis Buffon di akun media sosial Twitter miliknya.
Meraih 25 Trofi Bergengsi
Dalam karirnya yang panjang, Buffon telah merasakan banyak gelar bergengsi. Sebanyak 25 trofi pernah ia angkat, sebagian besar didapatkan bersama Bianconeri. Pada level klub, hanya Liga Champions yang belum ia menangkan.
Buffon pernah berada sangat dekat dengan trofi Liga Champions sebanyak tiga kali. Pertama pada musim 2002/03, di mana Juventus kalah di tangan rival bebuyutannya, Milan, pada babak final lewat drama adu penalti.
Musim 2014/15 dan 2016/17 menjadi masa di mana Juventus menelan kekalahan atas dua klub raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid. Meski demikian, Buffon punya satu gelar bergengsi yang bisa ia banggakan.
Ya, Buffon adalah salah satu pemain yang turut membantu Timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006. Ia turut bermain waktu Gli Azzurri meraih kemenangan lewat adu penalti yang dramatis melawan Prancis di babak final.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Juventus Mau Pulangkan Paul Pogba? Emang Ada Duitnya?
- Masa Depan Tidak Jelas di Juventus, Sami Khedira Ingin Merantau ke Inggris
- 7 Rekor Milik Cristiano Ronaldo yang Mustahil Dilampaui Lionel Messi
- Balada Cinta Alvaro Morata - Alice Campello: Penantian dan Pengorbanan Sang Bomber
- 3 Raksasa Serie A Rebutan Emerson Palmieri, Salah Satunya Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




