5 Bulan setelah Derby d'Italia Dramatis yang Berakhir 4-3
Gia Yuda Pradana | 14 Februari 2026 15:04
Bola.net - Inter vs Juventus akan tersaji pada pekan ke-25 Serie A 2025-2026 di Stadio Giuseppe Meazza, Minggu, 15 Februari 2026, pukul 02.45 WIB. Laga ini hadir lima bulan setelah pertemuan dramatis di Turin yang berakhir dengan skor 4-3.
Pertandingan tersebut menjadi salah satu malam paling kacau di awal masa kepelatihan Cristian Chivu bersama Inter Milan. Kini, sang pelatih menilai situasi sudah jauh berbeda, terutama pada kubu Juventus yang berkembang pesat.
Chivu membawa Inter dengan identitas yang lebih jelas dan keyakinan lebih kuat terhadap skuadnya. Akan tetapi, ia mengingatkan bahwa Juventus di bawah Luciano Spalletti telah berubah menjadi tim yang lebih matang dan sulit dikendalikan.
Juventus dengan Identitas Baru

“Mereka adalah tim yang meningkat sejak kedatangan Luciano,” ujar Chivu. “Ia memberi mereka identitas dalam waktu singkat dan Anda bisa melihat ide-ide pelatihnya.”
Chivu menilai perkembangan individu pemain Juventus membuat mereka mampu menyulitkan siapa pun. Ia menegaskan Inter harus berada pada level yang sama untuk menghadapi tantangan tersebut.
“Kami berharap performa tetap berada pada level tinggi,” katanya. “Kami harus menunjukkan determinasi yang sama seperti dua bulan terakhir.”
Keseimbangan Emosi Jadi Kunci

Chivu menilai Derby d'Italia selalu membawa motivasi tambahan bagi para pemain. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan emosi agar tidak terbawa tekanan.
“Ada motivasi ekstra, tetapi tantangannya adalah menemukan motivasi yang sama saat melawan tim yang lebih kecil,” ujarnya. “Ini adalah laga penting secara global karena makna dua klub ini.”
Ia juga menolak anggapan bahwa tekanan derby harus mengubah persiapan tim. “Rahasia utamanya adalah tidak menciptakan tekanan untuk diri sendiri,” katanya.
Kesiapan Skuad dan Pertarungan Taktik

Chivu memastikan Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu siap dimainkan setelah berlatih penuh sejak Senin. Keduanya tidak mengalami masalah dan masuk dalam daftar pemain tersedia.
Pelatih Inter ini memprediksi duel taktik akan berjalan intens sejak awal laga. “Juventus adalah tim hibrida dengan mobilitas tinggi dan memiliki banyak cara untuk melukai lawan,” ujarnya.
Ia menambahkan Inter harus siap menerima perubahan dominasi permainan. “Kami harus menerima bahwa terkadang kendali berpindah dari satu tim ke tim lain karena Juventus memiliki level tinggi,” katanya.
Kenangan 4-3 dan Cerita Keluarga Thuram

Chivu mengaitkan perkembangan Inter dengan respons tim setelah kekalahan 4-3 di Turin. “Setelah itu, kami harus pergi ke Amsterdam dan mulai membangun rangkaian hasil positif,” ujarnya.
Ia menilai para pemain menunjukkan kebanggaan dan pertumbuhan mental yang jelas. “Keseimbangan adalah hal mendasar dalam sepak bola dan Anda harus mengontrol emosi setiap hari,” katanya.
Laga ini juga mempertemukan Marcus Thuram dengan adiknya, Khephren Thuram, yang membela Juventus. “Ini cerita indah karena ada nilai keluarga di balik rivalitas,” ujar Chivu.
Meski sarat gengsi, Chivu tidak menganggap derby ini sebagai penentu musim. “Liga masih panjang dan hasil sekarang lebih berdampak secara psikologis daripada di klasemen,” katanya.
Duel Inter vs Juventus kali ini menjadi ujian kedewasaan bagi Nerazzurri sekaligus tolok ukur kebangkitan Bianconeri. Lima bulan setelah duel 4-3 yang penuh kekacauan, kedua tim datang dengan wajah baru dan ambisi yang sama besar.
Sumber: Sempre Inter
Klasemen

Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Inter vs Juventus: Saatnya Lautaro Martinez Hentikan Puasa Gol di Laga Besar
Prediksi Arsenal vs Wigan Athletic 15 Februari 2026
Inter vs Juventus: 3 Pemain Bianconeri yang Harus Diwaspadai Nerazzurri
Rekor dan Nyanyian untuk Luka Modric
Penegasan Daya Saing AC Milan dalam Perburuan Scudetto Serie A
Pisa 2 Kali Lengah dan Milan Menghukum Mereka
Semua Pemain AC Milan Perlu Belajar dari Karakter Luar Biasa Luka Modric
Rating Pemain Hull City vs Chelsea: Pedro Neto Hat-trick Gol, Liam Delap Hat-trick Assist
Rating Pemain Pisa vs Milan: Luka Modric sang Pembeda
Man of the Match Hull City vs Chelsea: Pedro Neto
Man of the Match Pisa vs Milan: Luka Modric
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
-
Here We Go! Juventus Angkut Kiper Baru dari Inggris
Liga Italia 17 Agustus 2026, 15:52
-
3 Sinyal Positif dari Kemenangan 2-0 Liverpool atas Como
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 09:40
LATEST UPDATE
-
Uji Coba RANS Nusantara vs Arema FC di Kanjuruhan, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 15:55
-
Saga Rafael Leao Memanas: AS Roma Muncul sebagai Jalan Keluar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 15:44
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59







