5 Pelajaran AC Milan Ditahan Imbang Sassuolo: Maignan Pahlawan, Lain Kali Belajar Set-piece
Abdi Rafi Akmal | 31 Agustus 2022 06:30
Bola.net - AC Milan hanya bisa meraup satu poin pada pekan ke-4 Liga Italia 2022/2023 usai bermain imbang 0-0 melawan Sassuolo di MAPEI Stadium, Selasa (30/8/2022) malam WIB.
Pada pertandingan ini, Milan sukses menguasai bola sebesar 62 persen. Rossoneri juga melepaskan 11 tembakan. Namun hanya dua yang mengarah ke gawang, itupun dengan kualitas rendah.
Sedangkan Sassuolo yang tidak dominan dengan bola, bisa melepaskan delapan tendangan. Tiga di antaranya tepat sasaran, termasuk satu penalti yang diselamatkan Mike Maignan.
Selain dari kualitas serangan yang rendah dan pertahanan yang rapuh, Milan juga tidak mampu memanfaatkan setiap situasi bola mati yang diperoleh. Alhasil, pertandingan tanpa gol terpaksa harus dinikmati.
Ketergantungan Terhadap Giroud

Sassuolo bermain sangat rapat dan disiplin pada pertandingan ini. Dua aspek tadi sukses mengisolasi pergerakan Giroud yang biasa menjadi papan pantul atau menghidupkan link-up play.
Sudah tahu pemain berusia 35 tahun ini terisolasi, Milan tidak punya solusi lain. Arah serangan selalu diberikan kepada Giroud.
Baru di babak kedua ada perubahan skema serangan. Rafael Leao dan Alexis Saelemaekers jadi poros serangan dari sayap. Itupun keduanya gagal tampil memukau.
Sampai akhirnya, Pioli mengambil keputusan yang terlalu telat dengan baru mengganti Giroud pada menit ke-73 dengan memasukkan Yacine Adli.
Tak Hidup Tanpa Tonali

Tenaga Tonali yang disimpan untuk Derby della Madonnina memang bisa dipahami. Tetapi tanpa Tonali, lini tengah Milan jelas tak bernyawa.
Duet Bennacer dan Pobega nyatanya gagal. Pobega yang harusnya bisa lebih visioner justru sering tidak dalam posisi terbaik untuk mengatur ritme serangan.
Sepanjang 57 menit ia bermain, hanya 12 umpan yang dilepaskan. Itu ditambah dengan ketiadaan peluang yang berhasil diciptakan Pobega.
Bandingkan dengan Tonali yang hanya bermain 33 menit tetapi bisa melepaskan sembilan umpan dengan akurasi seratus persen. Pemain berusia 22 tahun ini juga sukses menciptakan satu kesempatan bagi Milan.
Perlu Latihan Set Piece

Milan mendapatkan banyak sekali situasi bola mati di pertandingan ini, terutama di babak kedua. Sassuolo mencatatkan 14 pelanggaran, tetapi tidak ada satupun yang dimanfaatkan Milan jadi peluang.
Jelang pertandingan berakhir, Milan punya lebih kesempatan dari situasi bola mati. Mayoritas dari tendangan sudut, tetapi hasilnya juga sama-sama nihil.
Padahal, Milan bisa memperoleh delapan tendangan sudut. Satupun yang berhasil menciptakan kemelut tidak ada. Bola langsung tersapu keluar begitu eksekusi dilakukan.
Maignan Pahlawan

Maignan jadi pahlawan Milan. Tanpa Maignan, Milan tak mungkin bisa membawa pulang satu poin.
Salah satu penyelamatan krusialnya jelas terjadi di menit ke-22. Dia berhasil menggagalkan penalti Domenico Berardi.
Secara total, Maignan juga berhasil melakukan empat penyelamatan. Jika seluruh tembakan tepat sasaran itu digabungkan, nilai xGOT-nya mencapai 1,46 alias Milan bisa kebobolan sampai dua kali jika tanpa Maignan.
Bek Sayap Timpang

Hernandez yang biasanya cenderung dominan dan ofensif, di pertandingan ini tidak terlihat. Meski begitu, perannya di lapangan masih jauh lebih terlihat dibandingkan bek kanan yang diisi oleh Alessandro Florenzi.
Milan seperti seperti bermain dengan satu bek sayap saja karena Florenzi tidak seaktif Hernandez yang rajin menyisir tepi lapangan. Florenzi lebih banyak bertahan.
Meskipun pilihan menyerang dengan dua bek sayap atau satu saja adalah opsional dan tidak ada standar baku, Milan seharusnya tampil menekan. Apalagi saat mereka tahu lini depan terisolasi dengan pertahanan rendah dan disiplin dari Sassuolo.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 13 September 2026, 06:59
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 13 September 2026, 06:34
-
Man of the Match Madrid vs Rayo: Jude Bellingham
Liga Spanyol 13 September 2026, 05:39
-
Man of the Match Sunderland vs Arsenal: David Raya
Liga Inggris 13 September 2026, 05:12
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Real Madrid saat Menang atas Rayo Vallecano: Mbappe dan Carreras Bersinar
Liga Spanyol 13 September 2026, 07:47
-
Rapor Pemain Arsenal saat Menang atas Sunderland: Raya Gemilang, Saka Penentu
Liga Inggris 13 September 2026, 07:33
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 13 September 2026, 06:59
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 13 September 2026, 06:47
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 13 September 2026, 06:34
-
Man of the Match Madrid vs Rayo: Jude Bellingham
Liga Spanyol 13 September 2026, 05:39
-
Man of the Match Sunderland vs Arsenal: David Raya
Liga Inggris 13 September 2026, 05:12
-
Man of the Match Lazio vs AC Milan: Diego Moreira
Liga Italia 13 September 2026, 04:55
-
Hasil Sunderland vs Arsenal: The Gunners Menang 2-0 dan Kuasai Puncak Klasemen
Liga Inggris 13 September 2026, 04:10
-
Hasil Lazio vs AC Milan: Brace Diego Moreira Bawa Milan Terhindar dari Kekalahan
Liga Italia 13 September 2026, 03:57
-
Prediksi Inter vs Udinese 15 September 2026
Liga Italia 13 September 2026, 01:18
-
Prediksi Brest vs PSG 14 September 2026
Liga Eropa Lain 13 September 2026, 00:08
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



