5 Pelajaran dari Inter Milan vs Napoli: Puncak Sudah Terlihat
Gia Yuda Pradana | 17 Desember 2020 10:54
Bola.net - Peringkat 2 Inter Milan menjamu peringkat 3 Napoli pada pekan ke-12 Serie A 2020/21, Kamis (17/12/2020). Bentrokan dua tim papan atas di Stadio Giuseppe Meazza - San Siro ini berkesudahan 1-0 untuk kemenangan Nerazzurri.
Gol tunggal penentu kemenangan Inter dicetak oleh Romelu Lukaku dari titik penalti pada menit 73.
Penalti itu diberikan setelah kiper David Ospina divonis melanggar Matteo Darmian di kotak terlarang. Keputusan itu membuat Lorenzo Insigne berang dan mengumpat pada wasit, yang berbuah kartu merah.
Napoli bermain dengan sepuluh orang, tapi tak menyerah. Hanya sayang, dua peluang emas Napoli lewat Matteo Politano dan Giovanni Di Lorenzo semuanya bisa dinetralisir oleh kiper Samir Handanovic.
Ada beberapa pelajaran yang bisa diambil dari laga ini. Berikut ulasannya.
Penalti Itu, Meragukan Atau Adil?
Kubu Napoli merasa bahwa penalti yang diberikan wasit tersebut meragukan. Itu terlihat dari protes dan reaksi Insigne, yang berbuah kartu merah.
Namun, Darmian menegaskan bahwa penalti itu memang pantas diberikan.
"Saya melihat bola tanggung. Saya berusaha mengambilnya dan Ospina menyentuh saya. Itu penalti yang adil," kata Darmian, seperti dikutip Football Italia.
Lukaku Konsisten Mencetak Gol
Romelu Lukaku telah mencetak 10 gol dalam 11 penampilan untuk Inter di Serie A musim ini. Itu menunjukkan betapa konsistennya striker 27 tahun Belgia tersebut membobol gawang lawan.
Lukaku pun tercatat selalu mencetak minimal 10 gol di 5 liga top Eropa di tiap musim selama 9 musim terakhir. Selain Lukaku, hanya ada dua pemain lain yang sejauh ini mampu melakukannya, yakni Cristiano Ronaldo dan Robert Lewandowski.
Setelah Olivieri dan Mourinho, Sekarang Conte
Antonio Conte telah meraih 32 kemenangan dalam 50 pertandingan sebagai pelatih Inter.
Conte pun menjadi pelatih ketiga sepanjang sejarah Inter yang mampu mencatatkan minimal 32 kemenangan dari 50 laga pertamanya di Serie A. Dua pelatih sebelumnya adalah Aldo Olivieri (34) dan Jose Mourinho (34).
Terima Kasih, Handanovic
Inter sejatinya tidak bermain bagus di laga ini, tapi mampu mengamankan tiga poin. Itu salah satunya berkat kiper dan kapten Samir Handanovic.
Inter hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran. Napoli, yang bermain dengan sepuluh orang, justru punya peluang lebih banyak (3).
Namun, tiga shots on target Napoli melalui Lorenzo Insigne menit 68, Matteo Politano menit 79, dan Giovanni Di Lorenzo menit 89 semuanya mentah oleh Handanovic.
Puncak Sudah Terlihat
Ketika Inter menang atas Napoli, sang rival sekota dan pemimpin klasemen AC Milan hanya bermain imbang 2-2 di kandang Genoa.
Inter mendapatkan tambahan tiga poin, dan sekarang memiliki 27 poin dari 12 laga. Inter pun memangkas jarak dengan Milan (28).
Inter memang masih tetap berada di peringkat dua. Namun, dengan selisih hanya satu poin, puncak klasemen kini benar-benar sudah terlihat oleh mereka.
Jika Inter konsisten, sedangkan Milan kembali terpeleset di laga berikutnya, maka Nerazzurri bisa menggusur Rossoneri dari posisi teratas.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
5 Pelajaran dari Juventus vs Atalanta: Bianco-seri
5 Pelajaran Duel Barcelona vs Real Sociedad: Blaugrana Mulai Kembali ke Jalur Juara
5 Pelajaran dari Laga Arsenal vs Southampton: Mantan Hantui Arsenal
5 Pelajaran Liverpool vs Tottenham: Parkir Bus Mourinho Memang Top, tapi Hasil Akhirnya Tetap Kalah
Georgina Rodriguez Seksi dan Bugar dengan Pakaian-pakaian Yoga
Reporter Cantik Ini Juga Dikenal Sebagai Penggemar Fanatik Lazio
Potret-potret Cantik dan Seksinya Pasangan Hidup Oleksandr Zinchenko
Georgina Rebahan Seksi di Sofa, Ronaldo: Mamamia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

