5 Catatan Penting dari Laga Inter Milan vs Juventus
Yaumil Azis | 18 Januari 2021 08:42
Bola.net - Rentetan kemenangan beruntun yang sempat diperoleh Juventus di ajang Serie A berhasil dihentikan Inter Milan pada Senin (18/1/2021) dinihari tadi. Sang juara bertahan tumbang dengan skor 0-2 di Giuseppe Meazza.
Gol pertama Inter Milan sendiri lahir dari sundulan Arturo Vidal pada menit ke-12. Gelandang asal Chile tersebut, yang juga pernah memperkuat Juventus, sukses mengkonversi umpan silang kiriman Nicolo Barella.
Nerazzurri harus menunggu sampai menit ke-52 untuk bisa mendapatkan gol keduanya. Kali ini giliran Barella yang berhasil menjebol gawang Wojciech Szczesny setelah menerima umpan panjang Alessandro Bastoni.
Hasil ini membuat kans Juventus meraih scudetto semakin menipis. Mereka turun ke peringkat lima dengan koleksi 33 poin. Sementara itu, Inter Milan berhasil menyamai raihan 40 poin AC Milan yang sedang berada di puncak.
Ada 5 pelajaran penting yang Bolaneters bisa ketahui dari laga kali ini. Informasi selengkapnya dari Sportskeeda berikut bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.
Perjuangan Meraih Scudetto Kian Berat
Untuk Juventus, kekalahan kali ini cukup fatal akibatnya. Seandainya menang, mereka bisa naik ke peringkat tiga dengan selisih satu angka saja dari Inter Milan, sekaligus memangkas jarak dengan AC Milan.
Hasil ini tidak hanya memaksa mereka turun ke peringkat lima, juga menambah jarak dengan Inter serta Milan yang baru bermain pada Selasa (19/1/2021) dinihari nanti. Padahal situasi mereka cukup diuntungkan dengan adanya satu laga tunda.
Serie A telah mencapai pertengahan musim. Tentu, Cristiano Ronaldo dkk masih punya banyak laga untuk dimainkan. Tapi jika melihat konsistensi Milan dan Inter dalam meraih tiga poin, nampaknya akan berat buat Juventus untuk duduk di puncak klasemen pada akhir musim.
Mempertegas Status Penantang Juara
Status penantang juara sempat terlepas dari Inter Milan setelah meraih dua hasil buruk di awal tahun 2021. Salah satunya merupakan kekalahan ketika bertemu Sampdoria dengan skor tipis 1-2.
Banyak yang meragukan Inter Milan bisa meraih kemenangan pada pertandingan kali ini. Apalagi Juventus sedang apik, di mana klub besutan Andrea Pirlo tersebut berhasil menyapu bersih empat laga sebelumnya dengan kemenangan.
Kendati demikian, mereka tidak memiliki keraguan untuk meraih kemenangan. Inter menunjukkan penampilan yang sangat impresif, bebas dari kesalahan dan penuh konsentrasi hingga menit akhir, selayaknya sebuah tim juara.
Kontroversi Arturo Vidal
Seperti yang diketahui, Vidal sempat cukup lama membela Juventus. Bahkan Andrea Pirlo adalah salah satu rekannya di lini tengah. Bersama Paul Pogba dan Claudio Marchisio, Vidal dan Pirlo membuat lini tengah Juventus jadi ditakuti.
Kendati sudah memperkuat Inter, yang merupakan musuh bebuyutan Juventus, kenangan manisnya di Turin tidak hilang begitu saja. Ia menunjukkannya dengan memeluk Giorgio Chiellini - juga mantan rekan setim - serta Pirlo.
Tidak sampai di situ, Vidal juga terlihat mencium lambang kebesaran Juventus sebelum pertandingan dimulai. Ketika mencetak gol, pria berusia 33 tahun itu juga memilih untuk tidak berselebrasi.
Vidal seharusnya tahu betapa kerasnya persaingan antara Juventus dan Inter Milan. Sehingga jelas, tindak-tanduknya pada pertandingan kali ini patut dipertanyakan khususnya oleh fans Inter Milan.
Nicolo Barella Tampil Impresif
Harapan besar sedang berada di pundak Barella. Banyak yang mengklaim kalau pria berusia 23 tahun tersebut merupakan salah satu talenta terbaik yang pernah dimiliki oleh Italia.
Nampaknya klaim tersebut tidak memberatkannya. Justru sebaliknya, ia berhasil memenuhi harapan orang-orang dengan tampil impresif disertai catatan satu gol dan satu assist pada pertandingan kali ini.
Bukan cuma itu, Barella juga menciptakan tiga key pass di sepanjang pertandingan, menggiring bola sebanyak tiga kali serta mencatatkan akurasi operan sebesar 91,1 persen. Tak bisa dimungkiri, Barella adalah man of the match di laga ini.
Kemenangan Pertama Antonio Conte atas Juventus
Tidak bisa dimungkiri, Conte merupakan sosok yang berjasa membuat Juventus seperti ini. Ia mengangkat Bianconeri dari keterpurukan dan jika tanpanya, mereka takkan bisa menjadi seperti yang sekarang.
Pada tahun 2019, ia memutuskan bergabung dengan Inter Milan sebagai pengganti Luciano Spalletti. Namun sebelum pertandingan ini digelar, ia belum pernah meraih sekalipun kemenangan atas mantan klubnya tersebut.
Setelah menunggu lama, akhirnya Conte bisa mengalahkan Juventus pada percobaan kelima. Dalam empat pertemuan sebelumnya, Conte selalu berada di sisi yang kalah. Selain itu, ini juga kali pertama Inter menang atas Juventus sejak tahun 2016.
(Sportskeeda)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






