5 Wonderkid AC Milan Kala Scudetto di Musim 2010/2011, Bagaimana Nasibnya Sekarang?
Jeffrydien Winanda | 23 Mei 2022 22:36
Bola.net - AC Milan secara resmi mengakhiri puasa selama 11 tahun dalam merengkuh scudetto. Minggu malam (22/5) menjadi penanda AC Milan meraih trofi tertinggi di kasta sepak bola Italia setelah mengalahkan Sassuolo tiga gol tanpa balas.
Scudetto ini terasa istimewa lantaran gelar terakhir yang direngkuh 11 tahun lalu, Milan masih dihuni legenda hidup seperti Alessandro Nesta, Andrea Pirlo, Gennaro Gattuso, hingga Clarence Seedorf. Meski begitu, AC Milan 11 tahun lalu yang dinahkodai oleh Massimiliano Allegri juga dihuni oleh beberapa wonderkid. Bagimana nasib mereka sekarang? Milanisti masih ingat dengan para wonderkid ini?
Rodrigo Ely
Nama Rodrigo Ely tentu saja masih diingat oleh para Milanisti. Center back Italia berdarah Brasil ini sejatinya berada pada squad Milan sejak 2010 dan baru dilepas ke Alaves pada 2017.
Namun karir Ely di Milan hanya sebatas pemain backup yang sering dipinjamkan ke beberapa klub. Setelah dilepas Milan, Rodrigo Ely memulai petualangan di Alaves, Nottingham Forest, hingga kini bermain di UD Almeria pada LaLiga2. Musim ini, Ely yang bergabung dengan Almeria sejak bulan Maret lalu memainkan 11 pertandingan dan sumbangsih dua gol.
Alexander Merkel
Sejak ditebus dari Stuttgart U17 pada 2008, Alexander Merkel digadang-gadang akan menjadi midfielder hebat sekaligus suksesor Andrea Pirlo. Maka tak heran jika nama gelandang asal Merkel ini beberapa kali masuk ke bench di musim ketika AC Milan meraih scudetto pada 2010/2011.
Namun gelandang asal Kazahkstan ini memilih pergi dari Milan demi mendapatkan peluang bermain yang tinggi. Setelah berlabuh ke beberapa klub seperti Genoa, Udinese, hingga Watford, kini Merkel menjadi bagian dari Gaziantep FK yang berlaga di kasta tertinggi sepak bola Turki.
Di usia yang kini 30 tahun, Merkel menjadi bagian penting dari Gaziantep FK dengan memainkan 24 pertandingan sepanjang musim ini.
Rodney Strasser
Mengorbit bersama tim Milan Primavera, Rodney Strasser menjadi sensasi di internal Rossonerri lantaran gaya mainnya yang ngotot dan punya daya juang bak Gennaro Gatusso. Namun setelah menjadi squad yang meraih scudetto pada 2011, karir Strasser jauh dari ekspektasi.
Dirinya akhirnya pergi dari Milan dan malang melintang di berbagai klub Italia seperti Parma, Genoa, Livorno, , Lecce, hingga Reggina. Kini, Strasser bermain untuk tim gurem bernama Cattolica yang berkompetisi di kasta keempat sepak bola Italia.
Simone Verdy
Nama Simone Verdy pasti masih familiar bagi fans Serie A serta penikmat sepak bola kasual lainnya. Hal ini lantaran Verdy masih bermain impresif di kasta tertinggi setelah resmi meninggalkan Milan pada 2016.
Verdy mampu tampil trengginas di Bologna, Napoli, hingga Torino. Pada musim ini, klub promosi Serie A yaitu Salernitana meminjam jasa Verdy selama semusim penuh dari Torino.
Alexandre Pato
Dari sekian banyak wonderkid yang dimiliki AC Milan saat itu, nama Alexandre Pato adalah yang bisa dibilang mampu tampil brilian. Sejak ditebus dari Internacional, Pato langsung nyetel dengan Milan dan menjadi sumber gol utama.
Namun sayangnya rentetan cedera seolah menghentikan karir sepak bola Pato di level tertinggi. Setelah pulang kampung ke Sao Paulo, Pato kembali ke Eropa untuk bermain di Chelsea hingga Villarreal. Kini Pato yang telah berusia 32 tahun bermain di Orlando City setelah berpetualang di Chinesse Super League dan Brasil.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
10 Pemain yang Memiliki Temperamen Tinggi, Dijuluki Tukang Pukul Oleh Para Fans
Liga Eropa Lain 27 Januari 2022, 19:07
-
5 Manfaat Air Kelapa Muda untuk Kesehatan, Cocok bagi Para Pehobi Futsal
Lain Lain 27 Januari 2022, 17:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







