Abaikan 4-3-3, Maurizio Sarri Mainkan Aaron Ramsey untuk Manjakan Cristiano Ronaldo
Asad Arifin | 7 Januari 2020 10:08
Bola.net - Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, menjelaskan mengapa dia lebih memilih memakai formasi 4-3-1-2 dengan Aaron Ramsey dibanding 4-3-3. Maurizio Sarri menilai formasi pertama bisa lebih stabil untuk sektor gelandang.
Juventus mengalahkan Cagliari dengan skor 4-0 pada laga pekan ke-18 Serie A musim 2019/2020, Senin (6/1/2020) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo mencetak hattrick dan satu gol dicetak Gonzalo Higuain.
Hasil ini membuat Juventus konsisten berada di papan atas klasemen. Si Nyonya Tua kini mendapatkan 45 poin, sama dengan Inter Milan. Hanya saja, karena kalah selisih gol, Juventus harus puas berada di posisi kedua.
Pada duel melawan Cagliari, Maurizio Sarri memilih memakai formasi 4-3-1-2. Padahal, dia punya opsi lain yakni 4-3-3. Maurizio Sarri bisa memainkan Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain bersamaan.
Mengapa Aaron Ramsey?
Pada beberapa kesempatan, Maurizio Sarri sudah mencoba bermain dengan 4-3-3. Ronaldo, Higuain, dan Dybala bermain bersama. Ketiga pemain bisa bergerak cukup cair. Sebab, mereka punya kemampuan bermain agak melebar.
Ketiga pemain juga tengah berada dalam performa terbaiknya dalam beberapa laga terakhir. Namun, Maurizio Sarri punya pandangan lain. Dia lebih senang memilih Aaron Ramsey dan mencadangkan Higuain di laga kontra Cagliari.
"Aaron Ramsey melakukan tugasnya dengan baik, dia mulai konsisten di sesi latihan setelah cukup lama menggigil. Kondisinya kini makin baik," ucap Maurizio Sarri dikutip dari Football Italia.
Pada laga melawan Cagliari, kata Maurizio Sarri, Aaron Ramsey mampu memainkan peran dengan cukup bagus. Tugas utama pemain asal Wales itu memang menyerang, tetapi dia ikut bertahan.
“Menurut saya, dia melakukannya dengan baik ketika bertahan. Saat menyerang, dia masih bisa melakukan yang lebih baik, dan dia memiliki kualitas untuk melakukan yang lebih baik," kata Maurizio Sarri.
Mengapa 4-3-1-2, Demi Cristiano Ronaldo?

Maurizio Sarri menambahkan, andai tetap bermain dengan 4-3-3, maka dia akan menumpuk pemain di kotak penalti. Sedangkan, ide utamanya adalah memaksimalkan potensi Cristiano Ronaldo dan membiarkan dia lebih dekat dengan kotak penalti.
"Pergerakan gelandang dengan dua penyerang jauh berbeda dibanding dengan 4-3-3, terutama karena Cristiano Ronaldo, kami ingin terus maju untuk mengubah gerakan pertahanan," kata Maurizio Sarri.
"Itu adalah kesulitan yang saya harap akan bisa diatasi dalam sesi latihan bulan ini," sambungnya.
Formasi 4-3-1-2 memang membuat Ronaldo lebih sering berada di dalam kotak penalti lawan. Aaron Ramsey bisa berperan sebagai penghubung lini tengah dan depan. Sedangkan, jika memakai 4-3-3, maka pemain 34 tahun tersebut juga akan mendapat tugas untuk lebih sering membuka ruang karena ada jarak dengan pemain di lini tengah.
Sumber: Football Italia
Baca Ini Juga:
Antonio Conte: Romelu Lukaku adalah Berlian yang Masih Kasar
Juventus Catat 4 Rekor Sensasional dalam Satu Dekade Terakhir
Rating Pemain Milan: Suso 4, Ibra Menjanjikan
Messi 0-1 Ronaldo, dan Beragam Reaksi Netizen Atas Hattrick Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo Hattrick, Maurizio Sarri Ukir Kemenangan Terbesar di Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







