AC Milan, Bologna, dan Akhir Sebuah Penantian Panjang di Kota Roma
Gia Yuda Pradana | 13 Mei 2025 12:01
Bola.net - Final Coppa Italia musim ini akan mempertemukan dua tim yang sama-sama haus gelar. AC Milan dan Bologna siap adu strategi di Stadio Olimpico, Kamis (15/5) dini hari WIB. Trofi dan tiket Eropa jadi taruhan besar dalam duel klasik ini.
Kota Roma akan menjadi saksi apakah Milan mengakhiri puasa gelar domestik sejak 2003, atau Bologna mengulang sejarah setelah setengah abad. Ini juga akan jadi final pertama kedua tim di ajang Coppa Italia.
Milan datang dengan kepercayaan diri usai menang 3-1 atas Bologna di Serie A. Namun, seperti kata orang: partai final punya ceritanya sendiri.
Milan: Bangkit dan Menyerang

Musim Milan memang berliku. Terdepak dari Eropa dan sempat inkonsisten, mereka kini kembali solid. Empat kemenangan beruntun jadi bukti konsistensi mulai terbentuk.
Perubahan skema ke tiga bek jadi kunci. Sistem ini membuka ruang bagi pemain sayap untuk eksplosif, sekaligus memberi stabilitas di belakang.
Santiago Gimenez kerap muncul sebagai pahlawan dari bangku cadangan. Kombinasi Rafael Leao dan Christian Pulisic juga kian padu di sektor depan.
Bologna: Kejayaan Lama yang Dirindukan

Bologna punya rekam jejak apik di Coppa Italia. Dua kali ke final, dua kali pula mereka pulang sebagai juara, terakhir pada 1974.
Perjalanan mereka musim ini pun patut diacungi jempol. Menyingkirkan Monza, Atalanta, dan Empoli bukan pekerjaan ringan.
Vincenzo Italiano sukses meracik tim yang kolektif dan berkarakter. Kini, mereka hanya tinggal selangkah lagi dari kejayaan yang telah lama dirindukan.
Rekor dan Realita

Dalam sejarah Coppa Italia, Milan lebih sering menang atas Bologna. Dari 14 pertemuan sebelumnya, Rossoneri unggul dengan enam kemenangan.
Namun, Bologna sempat membuat kejutan dengan memutus rekor 17 laga tanpa menang atas Milan di Serie A musim ini. Kekalahan di San Siro akhir pekan lalu pun menjadi pemicu semangat balas dendam.
Meski begitu, tren Bologna sedang menurun. Tiga laga terakhir tanpa kemenangan bisa memengaruhi kepercayaan diri mereka jelang final.
Skuad Siap Tempur

Milan akan tampil dengan kekuatan hampir penuh. Youssouf Fofana sudah kembali dari cedera dan Leao bisa bermain setelah menjalani skorsing.
Fikayo Tomori juga kemungkinan besar siap meski sempat mengalami gangguan fisik ringan. Pelatih Sergio Conceicao kini dihadapkan pada pilihan di lini depan: Gimenez, Tammy Abraham, atau Luka Jovic.
Di kubu Bologna, Thijs Dallinga diprediksi jadi starter menggantikan Santiago Castro. Secara umum, Rossoblu berada dalam kondisi siap tanding.
Adu Mental dan Momentum

Baik Milan maupun Bologna punya catatan impresif saat tertinggal. Milan mengumpulkan 22 poin dari posisi ketinggalan, Bologna mencatatkan 18 poin.
Fakta ini bisa jadi penanda bahwa final akan berlangsung ketat dan tak mudah diprediksi. Perpanjangan waktu atau adu penalti bukan kemungkinan yang mustahil.
Meski demikian, Milan sedikit lebih diunggulkan berkat momentum dan kedalaman skuad. Setelah lebih dari 20 tahun, Coppa Italia bisa kembali ke lemari trofi mereka.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Prediksi AC Milan vs Bologna 15 Mei 2025
15 Menit Blackout Bologna di San Siro
Doppietta Santiago Gimenez, Kado untuk Ibu, dan Sinyal ke Final Coppa Italia
Bara Semangat AC Milan: Pemanasan Sempurna Jelang Final Coppa Italia
AC Milan Comeback Lagi: Tak Sempurna, tapi Efektif
Rapor Pemain Milan saat Menang 3-1 vs Bologna: Gimenez 2 Gol dari Bangku Cadangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





