'AC Milan Harus Lebih Respek Terhadap El Shaarawy'
Editor Bolanet | 1 Juli 2013 15:45
- Mantan bek kawakan Italia, Pietro Vierchowod mengemukakan pendapatnya mengenai rencana Milan yang ingin menjual Stephan El Shaarawy.
CEO Adriano Galliani telah beberapa kali berbicara kepada media mengenai rencana penjualan penyerang berusia 20 tahun tersebut dan dikabarkan tengah terlibat perbincangan serius dengan Manchester City dan PSG terkait rencana transfer.
Menurut Vierchowod, Rossoneri harusnya memberikan respek lebih kepada penyerang berdarah Mesir tersebut mengingat jasanya yang nyaris seorang diri memikul tanggung jawab mencetak gol bagi klub di putaran pertama musim 2012-13.
El Shaarawy bagaikan menarik kereta Milan seorang diri ketika mereka sedang terancam terlempar ke papan tengah, ungkap Vierchowod kepada Tuttosport.
Sekarang semua orang memuji Mario Balotelli. Namun dia baru datang di bulan Januari, saat Milan sudah diselamatkan oleh banyak gol yang dicetak El Shaarawy.
Vierchowood yang juga pernah membela panji Milan di era 90-an tersebut mengingatkan pihak klub untuk lebih membantu El Shaarawy dalam menjalani masa-masa sulit, bukannya justru menjualnya demi meraih keuntungan.
Klub harus menunjukkan apresiasi yang lebih baik kepada El Shaarawy yang berperan sangat penting dalam bulan-bulan awal musim. Saat ini dia layak mendapatkan respek, bukannya justru dilupakan karena sedang mengalami penurunan performa.
Produktivitas gol El Shaarawy memang jauh merosot usai pihak klub mendatangkan Balotelli dari Manchester City. Perubahan posisi dalam taktik Massimiliano Allegri disinyalir menjadi penyebab utama.
Sempat menggila dengan mencetak 16 gol di putaran pertama, ketajaman eks striker Genoa tersebut turun drastis dan hanya mampu mencetak 1 gol setelah kedatangan Balotelli. [initial]
CEO Adriano Galliani telah beberapa kali berbicara kepada media mengenai rencana penjualan penyerang berusia 20 tahun tersebut dan dikabarkan tengah terlibat perbincangan serius dengan Manchester City dan PSG terkait rencana transfer.
Menurut Vierchowod, Rossoneri harusnya memberikan respek lebih kepada penyerang berdarah Mesir tersebut mengingat jasanya yang nyaris seorang diri memikul tanggung jawab mencetak gol bagi klub di putaran pertama musim 2012-13.
El Shaarawy bagaikan menarik kereta Milan seorang diri ketika mereka sedang terancam terlempar ke papan tengah, ungkap Vierchowod kepada Tuttosport.
Sekarang semua orang memuji Mario Balotelli. Namun dia baru datang di bulan Januari, saat Milan sudah diselamatkan oleh banyak gol yang dicetak El Shaarawy.
Vierchowood yang juga pernah membela panji Milan di era 90-an tersebut mengingatkan pihak klub untuk lebih membantu El Shaarawy dalam menjalani masa-masa sulit, bukannya justru menjualnya demi meraih keuntungan.
Klub harus menunjukkan apresiasi yang lebih baik kepada El Shaarawy yang berperan sangat penting dalam bulan-bulan awal musim. Saat ini dia layak mendapatkan respek, bukannya justru dilupakan karena sedang mengalami penurunan performa.
Produktivitas gol El Shaarawy memang jauh merosot usai pihak klub mendatangkan Balotelli dari Manchester City. Perubahan posisi dalam taktik Massimiliano Allegri disinyalir menjadi penyebab utama.
Sempat menggila dengan mencetak 16 gol di putaran pertama, ketajaman eks striker Genoa tersebut turun drastis dan hanya mampu mencetak 1 gol setelah kedatangan Balotelli. [initial]
(tut/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 10:30
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















