AC Milan Paling Minim Pergantian Pemain di Serie A: Sebuah Fakta dan Bagaimana Allegri Menanggapinya
Gia Yuda Pradana | 28 November 2025 00:38
Bola.net - Data terbaru menunjukkan bahwa AC Milan menjadi tim dengan penggunaan pergantian pemain paling sedikit di Serie A musim 2025/2026 sejauh ini. Statistik itu langsung memunculkan perdebatan mengenai kedalaman skuad dan efektivitas rotasi yang diterapkan Massimiliano Allegri. Meski begitu, sang pelatih menegaskan tidak melihat hal tersebut sebagai masalah besar.
Dalam 12 pertandingan pertama musim ini, Milan hanya melakukan 42 pergantian pemain dari total 60 kesempatan yang tersedia. Angka tersebut bukan hanya menjadi yang paling rendah di liga, tetapi juga semakin menebalkan kritik tentang terbatasnya jumlah pemain outfield yang hanya berjumlah 19 sejak awal musim. Kondisi itu semakin terasa ketika badai cedera menerjang usai jeda internasional Oktober.
Walaupun demikian, Allegri memilih untuk tetap tenang. Menurutnya, skuad yang ada sudah mencukupi. Ia juga menegaskan bahwa pergantian pemain tidak selalu harus dilakukan. Situasi fisik pemain serta kebutuhan pertandingan jauh lebih penting dibanding sekadar memenuhi kuota lima pergantian.
Statistik yang Memperlihatkan Minimnya Rotasi AC Milan

Data yang disajikan dalam laporan terbaru menunjukkan Milan berada di posisi terbawah Serie A dalam hal jumlah pergantian pemain. Dengan total 42 pergantian dari 12 laga—rata-rata 3,5 pergantian per pertandingan—Milan tertinggal 10 pergantian dari Parma yang berada satu tingkat di atas dengan 52 pergantian. Dibandingkan rival, jaraknya bahkan lebih mencolok: 16 pergantian di bawah Inter dan Napoli, serta 17 dari AS Roma.
Menariknya, Allegri menjadi satu-satunya pelatih di liga yang pernah hanya menggunakan dua pergantian pemain dalam satu laga. Dalam tujuh pertandingan lainnya, ia hanya menggunakan tiga pemain cadangan. Lima tim lain pernah melakukannya, tetapi hanya sekali sepanjang musim. Allegri sendiri baru memanfaatkan seluruh lima jatah pergantian pada tiga pertandingan.
Minimnya rotasi dinilai berkaitan erat dengan kedalaman skuad. Milan memilih merampingkan skuadnya pada musim panas lalu dan hanya mempertahankan 19 pemain outfield. Tanpa jadwal Eropa, keputusan itu dianggap cukup. Akan tetapi, badai cedera pada Oktober membuat skuad Milan berada dalam posisi lebih rentan.
AC Milan: Allegri Tetap Tenang dan Berikan Pembelaan

Ketika isu rotasi rendah dan kedalaman skuad kembali mencuat dalam konferensi pers jelang laga melawan Lazio, Allegri memberikan penjelasan terbuka. Ia menegaskan bahwa skuad Milan tidak sekecil yang dibicarakan banyak pihak.
“Ini sama sekali bukan skuad kecil. Kami telah kehilangan Rabiot, Pulisic, dan Estupinan dalam sebulan terakhir,” ujarnya.
Allegri juga menjelaskan bahwa pergantian pemain tidak harus dilakukan hanya untuk memenuhi formalisme. “Terkadang pergantian pemain dibutuhkan, tetapi terkadang tidak dibutuhkan, atau Anda melakukannya hanya sekadar melakukannya, dan itu tidak baik. Pergantian harus dilakukan saat dibutuhkan; terkadang tidak ada pertandingan yang membutuhkannya.”
Ia melanjutkan bahwa beberapa pemain kembali dari tugas internasional dalam kondisi fisik melemah. “Dalam sebulan terakhir, lima pemain kembali dari timnas dalam keadaan praktis mati. Saya tidak bisa memainkan mereka. Ukuran skuad ini sudah tepat. Klub sedang bekerja merencanakan seperti Milan dalam beberapa tahun terakhir.”
Menanggapi rencana bursa transfer, Allegri menegaskan pendekatan yang lebih selektif. “Januari adalah bursa yang aneh… Mendatangkan pemain yang tidak dibutuhkan… Kami memiliki pemain yang sedang berkembang dan mereka bisa memberikan lebih banyak pada paruh kedua musim.”
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa Allegri tetap percaya diri dengan komposisi skuad saat ini. Walaupun angka menunjukkan Milan sangat minim rotasi, sang pelatih menilai efisiensi tetap menjadi prioritas.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Transformasi Trent Alexander-Arnold: Bagaimana Real Madrid Mulai Menemukan Versi Terbaiknya
Mengapa Crystal Palace vs Man United Punya Jadwal Kick-off Tak Biasa? Fakta, Alasan, dan Dampaknya
Chelsea vs Arsenal: 4 Pertanyaan Penting yang Harus Dicari Jawabannya oleh Maresca
AC Milan Bidik Peluang Baru: Romano Ungkap Potensi Transfer Striker Borussia Dortmund
AFC Setujui dengan Syarat: Laga AC Milan vs Como di Australia Semakin Dekat ke Kenyataan
Kenan Yildiz Jadi Katalis Penting, tapi Kemenangan Juventus Tak Ditentukan Seorang Diri
Mental Naik, Performa Terangkat: Juventus Mulai Menemukan Ritmenya
Juventus Tanpa Vlahovic di Laga Kontra Bodo/Glimt: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
This is Arsenal: Pemuncak Klasemen Premier League dan Liga Champions
Bedah Keterpurukan Liverpool: Taktik Slot Terbaca, Mohamed Salah dan Virgil van Dijk Habis?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

