Ada Apa dengan Juventus? Sering Banget Kebobolan di Peluang Pertama Lawan

Afdholud Dzikry | 18 Mei 2026 08:36
Ada Apa dengan Juventus? Sering Banget Kebobolan di Peluang Pertama Lawan
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti bereaksi saat laga melawan Fiorentina, 17 Mei 2026. (c) dok.JuventusFC

Bola.net - Lampu Allianz Stadium menyorot malam yang pahit bagi Juventus setelah kalah 0-2 dari Fiorentina di kandang sendiri, Minggu (17/5/2026) petang. Kekalahan itu tidak hanya merugikan dalam perebutan tiket Liga Champions, tetapi juga kembali memperlihatkan masalah lama yang terus menghantui permainan Bianconeri musim ini.

Juventus kembali tampil rapuh saat menghadapi tekanan lawan. Konsentrasi mudah buyar, sementara sejumlah keputusan taktis memunculkan tanda tanya.

Advertisement

Ancaman gagal finis di empat besar kini semakin nyata di depan pendukung mereka. Tim asal Turin itu terlihat kehilangan energi justru ketika musim memasuki fase penentuan.

Di tepi lapangan, Luciano Spalletti tampak frustrasi melihat timnya kehilangan arah permainan. Juventus kalah dalam duel-duel penting dan gagal membangkitkan atmosfer stadion.

1 dari 3 halaman

Penyakit Kronis Juventus

Ada satu statistik yang kembali menjadi sorotan setelah laga berakhir. Juventus kembali kebobolan dari tembakan tepat sasaran pertama lawan dalam pertandingan tersebut.

Situasi itu memperlihatkan lemahnya antisipasi lini belakang sejak awal laga. Kini, Spalletti dituntut segera mencari solusi agar masalah serupa tidak terus berulang.

Ini adalah ke-16 kalinya musim ini Bianconeri kebobolan melalui upaya pertama dari tim lawan.

"Saya harus memastikan hal itu tidak terjadi lagi. Saya harus membicarakan hal ini dan sesuatu yang lain: menciptakan ketenangan dalam pikiran para pemain," respons Spalletti mengenai catatan buruk tersebut.

2 dari 3 halaman

Misteri di Bangku Cadangan

Keputusan Spalletti di lini depan menjadi bahan perdebatan setelah pertandingan. Saat Juventus membutuhkan gol di babak kedua, Lois Openda dan Jonathan David justru tetap berada di bangku cadangan.

Kedua striker itu tidak dimainkan sama sekali sepanjang laga. Padahal, Spalletti sebelumnya sempat meminta tambahan penyerang pada bursa transfer Januari karena merasa kedalaman skuad belum ideal.

"Sangat tidak berguna untuk membicarakan hal itu sekarang. Saya harus melakukannya dengan baik dalam pertandingan ini," elak Spalletti saat dicecar pertanyaan mengenai kebijakannya mencadangkan dua striker tersebut.

"Kami telah melakukannya dengan cukup baik. Saya pikir beberapa hal sudah jelas, tetapi kami tidak berada di sana sekarang; adalah sesuatu yang layak didapatkan Juventus dan penggemar mereka."

3 dari 3 halaman

Konsekuensi

Kekalahan dari Fiorentina membuat Juventus berada dalam posisi berbahaya secara finansial. Jika gagal lolos ke Liga Champions, pendapatan klub dipastikan akan terkena dampak besar musim depan.

Meski situasi semakin menekan, Spalletti meminta semua pihak tetap tenang. Ia menilai fondasi permainan tim masih bisa menjadi modal untuk bangkit.

"Kami tahu bahwa kurangnya Liga Champions memengaruhi tim secara finansial, tetapi berbicara tentang hidup dan mati dan berbicara tentang perang adalah salah," tegas pria berusia 68 tahun itu.

"Ini hanya sebuah pertandingan sepak bola. Para pesepak bola harus rapi, gaya bermain tetap ada, dan inilah yang telah membawa kita sejauh ini," pungkasnya.

Perjalanan panjang Spalletti di dunia sepak bola kini memasuki ujian berat bersama Juventus. Satu pertandingan tersisa akan menentukan apakah ketenangan yang terus ia gaungkan mampu menyelamatkan musim Bianconeri.

LATEST UPDATE